Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 59 : Kemesraan


__ADS_3

Mobil Gray sudah masuk kedalam pekarangan rumah, Anna Yang sudah mengganti pakaian dan menyemprotkan parfum di tubuhnya langsung menyambut kepulangan sang suami


" Sayang " Ucap Gray memeluk Anna lalu mencium kening nya


Para pelayan hanya bisa menunduk menyaksikan kemesraan Mereka


" Sini biar aku bawakan " ucap Anna lembut


" Tidak perlu biar aku saja, nanti kamu lelah " jawab Gray yang langsung merangkul Anna dan mengajak nya ke kamar


Gray sudah mengetahui tentang perubahan peraturan rumah karena kepala pelayan yang sudah melaporkan kepada dirinya. Gray bukan nya marah dia malah merasa Bangga kepada istrinya padahal sang istri juga sama lelah nya dengan dirinya tapi tetap masih bisa melayani nya.


Di dalam kamar Anna dan langsung menyiapkan air Hangat untuk Sang suami " Yank, air nya sudah siap " ucap Anna


" Baik sayang " Jawab Gray


Gray langsung masuk kedalam kamar mandi sedangkan Anna langsung menyiapkan pakaian santai untuk Gray


Untung kehamilan Anna tidak rewel sepeti ibu hamil pada umum nya, Yang biasanya lemas dan malas beda hal nya dengan Anna dia malah semakin bersemangat untuk melakukan aktivitas


Ceklek


Gray keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di tubuh nya, Gray berjalan ke arah Anna yang masih berada di ruang ganti


" yank " keluh Anna karena Gray yang langsung memeluk nya begitu saja


" aku butuh Amunisi sayang " bisik Gray


Anna tersenyum dia tau apa yang di sebut amunisi " Jika kamu mau kenapa aku harus bilang tidak " jawab Anna yang sudah membelai Pisang


Senyuman Gray pun semakin terlihat cerah, Gray membawa Anna ke atas tempat tidur dan membaringkan nya " Daddy jenguk ya sayang " Ucap Gray sambil mengelus Perut Anna yang masih Rata


" baik Daddy, aku sudah siap menggunakan jas hujan " jawab Anna dengan suara anak kecil


" Let's go " Ucap Gray


#SKIP #


Setelah satu jam lebih mereka menjenguk Calon anak nya Akhirnya Gray terkapar lemah di samping sang istri


" Tumben Daddy gak ada perlawanan " Ucap Anna yang sudah memeluk sang suami

__ADS_1


" Bagai mana Daddy mau melawan Jika Mommy nya saja sangat lincah " goda Gray


" Masa sih, perasaan mommy hanya Bergerak dan bermain saja " Elak Anna karena malu


" Tapi Daddy suka Mom " jawab Gray yang langsung menc_m kemabli sang istri


" Sekarang saat nya Daddy yang memberikan perlawanan kepada Mommy, mommy cukup diam Dan rasakan saja " bisik Gray di telinga Anna


Terjadilah Ronde ke dua di sore menjelang malam itu, Membuat Anna benar-benar lunglay lelah


Karena Melihat sang istri yang kelelahan Gray langsung turun meminta pelayan untuk membawakan makana ke kamar mereka karena Anna dan Gray akan makan malam di kamar


" maaf tuan bukan nya tidak mau, tapi Nona melarang kami untuk masuk kedalam kamar Tuan " ucap pelayan itu " Peraturan Nona Anna membuat kami kesulitan Tuan " adu nya


Gray menyempit Keuda alis nya " apa kau bodoh, kau bisa saja mengetuk pintu kamar dan membawanya hanya Samapi depan pintu kamar " Ucap Gray dingin membuat pelayan itu ketakutan


" maaf Tuan " Jawab nya dengan gugup


Gray yang langsung meninggalkan Pelayan itu namun langkah nya terhenti " Peraturan istriku sudah benar, karena istriku tau Jiak akan ada ular yang mencoba masuk kedalam rumah tangga kami " Sindir Gray yang melanjutkan langkah nya


Sedangkan pelayan itu mematung, dia pikir jika dia ngadu Gray akan memarahi Istrinya namun pikir nya salah " Sial, semenjak ada Nona Anna aku jadi tidak bisa menikmati kasur dan bantal milik Tuan Gray " keluh nya


" hahaha, makanya jangan so cantik jadi orang, kamu pikir Tuan Gray akan menyukai mu hah! kau salah besar yang kaya dan lebih cantik dari mu saja tuan Gray hempasakan demi Nona kita apa lagi wanita yang sepeti mu " sindir pelayan lain


Gray bukan laki-laki bodoh yang tidak tau gerak gerik seseorang bahkan Gray sangat tau bagai mana gerak gerik wanita Gan_n


Di dalam kamar Gray berjalan ke samping sang istri yang masih tertidur lelap " Maafkan aku karena aku sudah membuatmu kelelahan, Cup " Gray mengecup kening Anna


" Eum, Daddy " Gunma Anna yang ke bangun


" Kenapa bangun "


" karena aku merasakan kecupan dari Daddy " jawab Anna


Gray Terkekeh " Kamu bisa saja, karena kamu sudah bangun ayo cuci muka, Makan malam akan segera di anggarkan ke sini " ucap Gray


Anna mengangguk dan langsung pergi ke kamar mandi


Gray merapihkan tempat tidur agar terlihat nyaman


" Loh ko Sudan rapih Dad " ucap Anna

__ADS_1


" karena aku tidak ingin membuat kamu tampah lelah, ayo duduk makanan sudah datang " ucap Gray menyuruh Anna untuk duduk di sopa


Anna hanya bisa menurut dan langsung duduk di sopa dengan tubuh yang ia sandarkan ke sandaran sopa


" Biar aku saja yang suapi " Ucap Gray


" eum, tumben Daddy romantis sekali " ucap Anna Sambil tersenyum


" Memang nya, Baisa nya tidak gitu?" tanya Gray


" romantis sih " jawab Anna


" Aaaa.. buka mulut nya " pinta Gray


Dengan patuh Anna membuka mulut nya dan mengunyah makanan yang di berikan oleh Gray


" Oh iya sayang, aku hampir lupa, Arnold tadi datang ke kantor dan berpamitan karena dia harus pulang ke Negara Y "


" Ko dia gak pamitan juga kepada ku" keluh Anna


" Arnold buru-buru makanya tidak sempat berpamitan kepada mu " jawab Gray sambil memakan makanan milik nya


" heum " Ada rasa kecewa karena Arnold tidak berpamitan kepada dirinya apa lagi selama Arnold di sini, Anna jarang sekali bertemu dengan Arnold, karena Arnold yang selalu menghindar dari nya


" jangan punya pikiran Yang aneh-aneh mungkin dia ingin cepat pulang karena di sini sedang patah hati makanya dia memutuskan untuk pulang lagian dia juga kan masih harus melanjutkan kuliah nya, jika dia sering Bolos pasti pendidikkan nya akan semakin lama " Ucap Gray meyakinkan Anna


" Iyah Daddy, Aku hanya merasa Heran saja kepada nya karena akhir-akhir ini Dia sepeti menjauh dari ku, apa aku punya salah ya kepadanya?" tanya Anna


pletak..


" Aw.. sakit Dad " keluh Anna sambil memegangi jidat yang di sentil oleh Gray


" sudah ku bilang jangan punya pikiran yang aneh-aneh, tapi masih saja berfikiran yang aneh-aneh " Gray menggelengkan kepalanya


" Iya maaf Dad "


" Bagai mana tadi, apa kerjaan mu lancar?" tanya Gray yang langsung mengalihkan pembicaraan


" Lumayan, bahkan mungkin akan lebih cepat dari perkiraan " jawab Anna


Gray tersenyum " Shukur deh kalo gitu jadi kamu akan cepat bersantai di rumah " Ucap Gray

__ADS_1


" heum "


__ADS_2