
Cahra pergi ke dapur dan seperti Baisa dirinya Menyiapkan sarapan untuk putri dan juga Suaminya
Setelah usai, Cahra membangunkan sang suami dan menyiapkan keperluan Sang suami
" Pih, bangun sudah pagi " kata Cahra membuat Gorden Kamar agar matahari Masuk kedalam kamar nya
Arnold mulai terusik karena Merasa silau oleh matahari
" Bangun Pih " kata Cahra lagi
" Em.. iya Sayang " kata Arnold yang langsung bangun dari tidur nya dan pergi ke dalam kamar mandi
Cahra melihat Kepergian sang suami yang masuk kedalam kamar mandi. Chara berniat akan bersikap biasa saja dan tidak akan membahas apa yang ia dengar pagi tadi
" Aku mencintaimu mu Pih " lirih Cahra yang langsung pergi ke dalam kamar putri nya
Cahra melihat Jika putrinya masih tertidur pulas
" Sayang, bangun yuk... " Pinta Cahra kepada Jasmine
" Bentar lagi Mih, Mine Ngantuk " lirih Jasmine
" Yakin sebentar lagi, Mimih sudah buatkan makanan ke sukaan mu loh, telur mata sapi setengah Mateng dengan margarin yang sangat wangi " bujuk Cahra
Jasmine membuka mata nya " telur mata sapi " ucap nya yang langsung bangun dan pergi ke kamar mandi
Cahra yang melihat itu terkekeh. Mana mungkin Jasmine bisa tahan jika ada telur mata sapi setengah Mateng apa lagi margarin yang sangat wangi
Setelah menyiapkan keperluan Jasmine Cahra langsung pergi ke dapur karena Jasmine sudah mandiri dan akan menggunakan seragam sekolah nya sendiri
Cahra mengajarkan Jasmine mandiri dari usia Tiga tahun karena Cahra tidak ingin jika putrinya akan tumbuh menjadi anak yang manja walaupun Arnold selalu memanjakan nya tapi itu tidak berlaku untuk Cahra
" Pagi Mimih " sapa Jasmine yang sudah siap dengan seragam sekolah nya
" Pagi sayang " jawab Cahra sambil tersenyum
" Ayo duduk "
Jasmine duduk di kursi yang Baisa ia duduki
" Apa pipih belum bangun Mih, ko mine belum melihat pipih? " Tanya Jasmine
" Pipih tadi lagi mandi sayang mungkin sebentar lagi " Jawab Cahra yang menyiapkan sarapan untuk Putrinya
" Ini dia Telur mata sapi setengah Mateng dengan menggunakan margarin " kata Cahra memberikan piring yang berisi telur mata sapi
" Asikkkkk " seru Jasmine dengan mata yang berbinar
" Mimih paling The best " kata Jasmine mengacungkan jempolnya
Cahra tersenyum, lalu melihat ke Lantai atas ia masih belum melihat suaminya turun dari Lantai atas " Tidak biasanya Pipih mandi lama " Gunma Cahra
Cahra berniat ingin menyusul Arnold namun " sayang Apa boleh Mimih minta Tolong "
" Tentu saja boleh " jawab Jasmine
__ADS_1
" Tolong panggilkan Pipih ya Nak, Mimih tanggung sedang membuatkan Kamu susu coklat " pinta Cahra
" Siap mih " Jasmine langsung turun dari duduk nya dan ia langsung pergi ke lantai Atas
Cahra sengaja menyuruh putrinya karena Cahra ingin menjaga hatinya terlebih dahulu.
Jasmine menggedor kamar Arnold dengan Sura ketukan yang luamyan Kencang
Dor.. dor.. dor..
" Pih, pipih..." Teriak Jasmine
Arnold yang sedang menelpon Langsung mematikan handphone dan memasukan nya ke dalam Saku celananya
" Iyah sayang " jawab Arnold di dalam kamar
Ceklek..
" Pipih lama sekali buka pintunya " protes Jasmine yang sudah memanyunkan bibir nya
" Maaf sayang, tadi pipih lagi di kamar mandi " jawab Arnold
" Sudah jangan cemberut lagi nanti cantiknya hilang loh " Goda Arnold
" Heum, pipih sudah di tungguin sama Mimih di meja makan " kata Jasmine
Arnold tersenyum " oke let's go putri Pipih yang cantik kita susul Mimih " kata Arnold yang menggendong Jasmine
" Loh ko di Gending " kata Cahra heran
" Ya lagian pipih, gak biasanya Pipih kunci pintu kamar " keluh Jasmine
Cahra Langsung melirik kearah sang suami dan meminta jawaban
Arnold yang merasa di lirik langsung Tersenyum " itu karena pipih takut kamu masuk ke dalam kamar pipih, kamu kan suka nyelonong begitu saja bagaimana Jika kamu melihat Pipih yang tidak mengunakan pakaian kan itu tidak baik sayang. Mulai sekarang pokonya mau pipih atau mimih yang ada di dalam kamar Kita harus mengunci pintu agar putri kita tidak melihat apa yang tidak semestinya " Kata Arnold melihat Sang istri
" Oh itu maksud pipih, Dan kamu sayang lain kali jika mau ke kamar Pipih atau mimih harus ketuk pintu dulu ya jangan asal masuk aja oke " ucap Cahra mengelus kepala putrinya walaupun Cahra merasa jika Arnold berlebihan, walaupun Jasmine masuk kedalam kamar nya Tapi kan Dirinya dan sang suami selalu memakai pakaian di ruang ganti, tidak mungkin Jasmine Masuk ke ruang ganti jika ada yang sedang berganti pakaian, namun lagi-lagi Cahra menepis pikiran buruk nya.
" Siap Mih " Jawab Jasmine yang langsung menyantap sarapan nya
" Oh iya Pih, liburan akhir pekan Bagai mana jika pulang ke rumah ibu, Aku rindu ibu Pih, sudah lama juga kita tidak menjenguk Ibu dan ayah " kata Cahra
" Iyah Pih, mine juga mau ke rumah nenek dan Abah " kata Jasmine dengan senang
Arnold Menaruh sendok dan Garpu nya lalu meminum air putih yang ada di samping " kalo itu mau kalian kenapa tidak, pipih ikut kalian saja " jawab Arnold
" Beneran Pih? " Kata Cahra dengan mata berbinar
" Iyah "
" Horeee.... " Seru Jasmine senang apa lagi Chara ia sangat senang
" Kalo begitu, nanti siang setelah menjemput Jasmine, aku ijin ke Mol ya buat beli oleh-oleh Yang akan di bawa nanti " ijin Cahra
" Iyah sayang " jawab Arnold
__ADS_1
" Ye ye.. ke rumah nenek dan Abah ye ye... " Seru Jasmine sambil berjoged di tempat duduk nya
Pagi ini Jasmine meminta Pipih nya untuk mengantarkan nya ke sekolah karena sedari kemarin Mimih nya terus yang Anatar.
Cahra yang sudah melihat kepergian Suami dan anak nya, ia langsung bergegas beres-beres rumah karena ia akan pergi siang nanti.
Cahra tidak menggunakan Bibi karena menurut nya dia masih mampu untuk membersihkan rumah dua lantai ini, lagian rumah ini tidak sebesar rumah yang ada di Negara K.
Jam Sepuluh Siang. Cahra sudah siap untuk pergi menjemput putrinya dengan menggunakan mobil yang Baisa ia kendarai
Tak butuh waktu lama Cahra memarkirkan Mobil merah nya di parkiran lalu Keluar dari mobil karena ingin menjemput Jasmine
" Pak, apa Kelas kupu-kupu sudah bubar? " Tanya Cahra
" Belum Bu, paling sebentar lagi " jawab satpam itu
Cahra mengangguk " terimakasih ya pak " kata Cahra yang langsung pergi ke tempat penjemputan anak-anak
Cahra duduk di dekat ibu-ibu yang sama-sama sedang menunggu bubar nya anak-anak
" Ini ibu nya Jasmine ya " kata Ibu 1
" Iyah Bu " jawab Cahra ramah
" Cantik ya, sama kaya Jasmine " puji ibu 2
" Iyah, tapi kaya nya Jasmine lebih mirip Pipih nya sih ya " kata ibu-ibu itu
Cahra hanya tersenyum ia enggan untuk menjawab
" Tapi bagus dong jika mirip Pipih nya jadi itu tanda nya Suami ibu sangat mencintai ibu " kata ibu 2 itu
Deg...
Cahra meremas rok pakaian nya, entah kenapa Cahra merasa tidak nyaman mendengar ucapan ibu-ibu ini
" Mimih " terik Jasmine yang keluar dari ruang belajar nya
Cahra tersenyum Karena Jasmine sudah keluar dari kelas
" Maaf Mine lama mih " kata Jasmine
" Iyah tidak apa-apa sayang, ayo kita pulang " ajak Cahra
" Ibu-ibu, saya pamit pulang duluan ya " pamit Cahra ramah
" Iyah Bu hati-hati " kata ibu-ibu itu
Di dalam mobil Jasmine terus saja berceloteh tentang Teman baru nya
" Dia tampan Mih, mata nya walna biru kaya Kak Vareel " kata Jasmine
" Benar kah, wah berarti sekarang Jasmine sudah punya teman orang bule dong " kata Cahra Sambil tersenyum
" Hehehe iya Nih " jawab Jasmine
__ADS_1