Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 62 : Cuci mata


__ADS_3

Catlin menunggu Anna di sopa Tv sambil memainkan handphone nya, Catlin melihat Pelayan yang tadi pagi sedang membersihkan Kaca " kamu dengar kan tadi yang di ucapkan oleh Nona rumah ini? kamu bukan apa-apa untuk nya bahkan kamu hanya serpihan debu yang bisa Anna hempasan dengan Mudah, Satu peringatan dari ku, jangan kau injak Ekor kucing yang sedang tidur kalo tidak kau akan kena gigitan nya " Ucap Catlin dengan mata yang masih ke arah handphone


" Maaf Nona aku tidak mengerti dengan maksud anda " Ucap Nya


" Jangan so pura-pura di depan ku, Aku bukan Anna yang akan membiarkan ulat sawah seperti mu, Jika aku menjadi Anna sudah aku usir kamu dari sini bahkan akan aku buat kamu tidak bisa bekerja di mana-mana " Lanjut Catlin dengan tatapan lembut namun menusuk


Wanita itu masih berdiam diri dan pura-pura tidak tau " Maaf Nona saya permisi karena masih ada kerjaan "


" Kau pikir Anna tidak tau jika kau selalu memperhatikan Suaminya? Anna sangat tau tapi karena hatinya yang lembut maka dia membiarkan mu sampai kamu sadar bahwa kamu bukan tandingan nya " Lanjut Catlin tersenyum sinis " Dan satu lagi, Selagi sahabat ku masih baik kepada mu maka urungkan niat mu untuk menjadi duri sebelum kamu menyesali nya "


Wanita itu meremas Kain lap yang di dengan nya tadi, Rasa takut mulai menghantuinya " Bagai mana mungkin Nona Anna mengetahui nya, Aku harus apa sekarang " batin nya


" pergilah Bukan nya kau Masih ada pekerjaan " usir Catlin yang mulai muak melihat wanita yang ada di hadapan nya. Catlin sangat kesal bahkan geram kenapa bisa Anna tidak memecat Pelayan itu


" Baik, Permisi Nona " Ucap nya lalu meninggalkan Catlin


" Hai Cat, apa kabar kamu " Ucap Widia yang baru saja masuk kedalam rumah


Catlin menghentikan Main handphone nya lalu melihat ke arah Suara " eh kak Widia " Ucap Catlin


" Kabar ku baik kak, kakak sendiri bagai mana kabar nya ?" tanya Catlin seolah meraka sudah lama tidak bertemu padahal baru beberapa hari yang lalu mereka bertemu


" Kabar ku Selalu baik " Jawab Widia duduk di sopa


" Anna mana? apa dia sudah bersiap?" tanya Wida mencari keberadaan Anna


" Iyah, tadi dia masuk ke kamar kata nya mau mandi dulu " Jawab Catlin


" Oh, Tadi ada apa, aku dengar kamu sedang ngobrol dengan seseorang ?" tanya Widia


" Kakak salah dengar kali " elak Catlin menutupi yang sebenar nya


Widia hanya manggut-manggut saja lalu membuka jadwal kerja Anna sambil mengobrol dengan Catlin.


Tak lama kemudian Anna keluar dari kamar dengan menggunakan Dress berwarna merah muda dengan rambut yang di tata sedemikian rupa

__ADS_1


" Kak Widia sudah Samapi " ucap Anna sambil berjalan ke sopa


" Anna, kenapa kamu semakin cantik saja " puji Catlin melihat penampilan Anna yang sangat cantik


" ah kamu bisa saja " jawab Anna tersipu malu


" sudah ayo, nanti keburu siang " Ajak Widia kepada Anna


" oke " Ketiga wanita itu langsung pergi ke Ke lokasi syuting Anna


~Di kantor


Tok.. tok.. tok..


" Masuk " ucap Gray yang masih Fokus dengan pekerjaan nya karena hari ini luamyan banyak yang harus Gray selesaikan


" Hai, Bro sibuk Mulu " Ucap Karan berjalan ke arah Gray


" Eh elo, Tumben ke sini " Ucap Gray menaruh pekerjaan nya di meja dan berjalan ke arah sopa


" Hanya sedang ingin saja, Restoran masih sepi jadi dari pada kelayaban gak jelas mending kesini saja toh istriku sedang ikut ke lokasi syuting bukan " Jawab Karan


" Bagai mana persiapan pernikahan mu dengan Catlin, Apa sudah hampir selesai?" tanya Gray


" Luamyan, lagian tidak ada Resepsi jadi tidak membutuhkan waktu lama untuk mempersiapkan itu semua " Jawab Karan


" semoga setelah kalian menikah, Mommy mu memebrikan restu ya kepada mu, Biasa nya jika sudah melihat cucu pasti hati seorang ibu bakalan lunak dan bisa menerima " kata Gray


" Amin, Mudah-mudahan saja " Jawab Karan


Mereka mengobrol soal Bisnis bahkan Gray pun membahas soal Arnold yang menyukai Anna. Awalnya Karan Heran dan kaget kenapa Gray bisa mengetahui nya padahal Karan menutup rapat-rapat soal itu Agar tidak ada saling perselisihan di antara Arnold dan juga Karan, namun setelah Gray menjelaskan baru lah Karan mengerti


" Oh iya, Gue mau nyusul Anna ke lokasi apa kamu mau ikut?" Tanya Gray


" Boleh, sekalian kita makan siang bersama mereka pasti belum makan " ucap Karan

__ADS_1


" Baiklah kalo begitu, ayo kita pergi keburu semakin siang "


Gray dan Karan mereka langsung pergi ke lokasi dengan membawa Mobil sendiri-sendiri sedangkan Gray di supir oleh Max


" Max kita beli makanan dulu ya " Ucap Gray


" Baik tuan " Jawab nya


" Max bagai mana kelanjutan hubungan mu dengan kak Widia?" tanya Gray tiba-tiba


Uhuk...


Max tiba-tiba batuk mendengar ucapan Gray, baru kali ini Gray ingin tau masalah pribadi dirinya


" Maaf tuan, Saya dan Nona Widia tidak memiliki Hubungan apa-apa " jawab Max


Gray mengerutkan kening nya " Benar kah ? Lalu kemarin Aku selaku melihat mu memandangi Kak Widia, aku pikir kalian ada hubungan yang serius "


" Tidak Tuan " jawab Max dengan tegas karena tidak ingin ada ke salah pahaman, Toh memang benar tidak ada hubungan apa-apa, Bahan Widia sendiri yang membentengi Jarak mereka


" Sayang sekali, padahal Kak Widia aslinya baik, kenapa kalian tidak jadian saja kalian kan serasi, Sama-sama Berwajah garang hahaha " Ucap Gray


Max langsung menatap Gray dari kaca spion, Baru kali ini Max mendengar tawa Bos nya, Max merasa terkejut melihat perubahan Tuan nya " Nona Anna menang membawa pengaruh baik untuk Tuan, Semoga selalu sepeti itu, aku ikut bahagia melihat nya " batin Max


" Jika ingin meledekku, ledeklah tidak usah memberikan tatapan sepeti itu " Ucap Gray langsung merapihkan jas nya karena Mobil sudah mau Samapi di lokasi


Gray tidak jadi membeli makanan ternyata Karan sudah membeli nya terlebih dahulu


Sesampai nya di lokasi Gray turun dari mobil, Gray melihat banyak orang yang sedang melakukan syuting termasuk Sang istri yang sedang memakan cemilan nya dengan catlin di kursi miliknya


Sudut bibir Gray terangkat senyum mengambang di bibir nya, ternyata benar yang di ucapakan sang istri kalo di lokasi syuting banyak yang jual makanan bahkan bermacam-macam makanan


" Benarkan kataku, di sini itu kita bisa cuci mata " Ucap Anna sambil memakan makanan mimik nya


" Kamu benar, tau gini aku akan sering ikut dengan mu " Jawab Catlin sambil terkekeh

__ADS_1


" Hahaha, kalo lagi kaya gini kita jadi lupa dengan pasangan kita sendiri "


" Aehm.."


__ADS_2