
Waktu sangat tidak terasa saat ini kandungan Anna sudah menginjak usai enam bulan, sedangkan catlin sudah menginjak jalan sembilan bulan
Kedua ibu hamil itu sering bertemu kadang catlin menginap di rumah Anna jika ada jadwal senam ibu hamil, seperti saat ini Anna dan juga Catlin baru saja usai senam ibu hamil
" Lumayan lelah ya " ucap Anna mengusap keringatnya dengan handuk kecil
Catlin terkekeh " minum dulu " Catlin memberikan satu gelas jus apel kepada Anna
Anna meminum nya hingga kandas karena memang dirinya sangat lelah sekali
" oh iya, apa kamu sudah mendapatkan kabar dari Arnold?" tanya Catlin
" Kabar apa?"
" Arnold akan menikah dua Minggu lagi " Ucap Catlin
Uhuk.. uhuk...
" Kamu tau dari mana?" tanya Anna heran, Karen semenjak dirinya menikah dengan Gray, Arnold sudah tidak pernah membalas pesan dari Anna lagi bahkan Telpon pun hanya sesekali di angkat oleh Arnold dengan alasan sedang sibuk kuliah
" aku tak dari suamiku, dia yang memberitahuku semalam " Bohong catlin, padahal Catlin tau sendiri dari Arnold bahkan Arnold mengundang dirinya langsung buat datang ke pernikahan nya
" Kenapa dia tidak memberitahukan kita? " ucap Anna kesal
" Entah lah, mungkin mau bikin kejutan untuk Kita " jawab Catlin padahal Catlin sudah tau dari sang suami kenapa Android menjauhi Anna
~ Waktu itu
" Sayang, kenapa Arnold sekarang berubah kepada Anna, Arnold seolah menghindar dari Anna, setiap Anna kirim pesan gak pernah di balas tapi kalo aku komunikasi dengan nya lancar-lancar saja "
" Kamu ingin tau alasan nya apa? tapi kamu jangan bilang lagi sama Anna, karena aku tidak ingin membuat anna merasa bersalah, kamu tau sendiri bukan bagai Mana Anna "
" Iyah aku janji memang nya ada apa?" tanya Catlin penasan
" Arnold mencintai Anna, tapi Anna tidak mengetahui nya, Karena Arnold tidak ingin merusak persaudaraan nya dengan Gray, akhirnya nya dia memilih menjauh dari Anna agar Arnold bisa melupakan Anna, apa lagi Gray sudah mengetahui nya bahkan sudah memperingati Arnold untuk membuang Jauh perasaannya untuk Anna " ucap Karan
Catlin menutup mulut nya dengan ke dua tangan nya, Catlin tidak percaya jika selama ini Arnold menyukai Anna yang sudah menjadi sepupu ipar nya sendiri
__ADS_1
" Lalu bagai mana dengan Arnold sekarang?" tanya Catlin
" demi membuang rasa curiga Gray, Arnold menerima perjodohan Orang tau nya dengan anak rekan bisnis Paman Ibram, yang bernama Tirani yang akan menjadi calon istrinya saat ini " jawab Karan
" Kenapa masalah percintaan kita tidak ada yang benar, Dulu kak Gray harus kehilangan Anna, lalu aku dengan mu yang tidak mendapatkan restu dan sekarang Arnold akan menikah dan berharap bisa membuang perasaan nya kepada Anna " ucap Catlin
" Tapi aku berharap Kita akan mendapatkan ke bagaian " Lanjut Catlin
" Kita berdoa saja, agar kita sekali bahagia dengan pasangan kita masing-masing walaupun bukan dengan pasangan yang kita cintai "
~ Masa Kini
" Awas saja jika nanti aku bertemu dengan nya jangan harap aku memberikan ampun kepada nya " kawal Anna
" Hus, kalo ngomong jangan sembarang sekarang Arnold sudah memiliki pasangan, yang harus kita lakukan adalah mendokan yang terbaik untuk dirinya " kata Catlin so bijak
" Entah lah, aku merasa kesal saja dia tidak memberitahukan aku, padahal selama ini aku sekali mengirim pesan menanyakan kabar kepada nya karena aku khawatir "
" sudah jangan manyun gitu " Ucap Catlin
" Tapi apa kamu akan datang di acara pernikahan Arnold?" tanya nya
" hahaha, kau Benar sekarang jika kita mau pergi harus banyak konsultasi dulu kepada Dokter "
" Kira-kira berapa lama lagi kamu lahiran?" tanya Anna
" Masih ada tiga Minggu lagi " jawab Catlin
Mereka mengobrol soal kehamilan dengan di temani cemilan ke sukaam mereka masing-masing
~ Di negara Y
Arnold baru saja keluar dari kampus untuk menyerahkan skripsi nya
" Kak Arnold " panggil seorang wanita
" Tirani " Gumam Arnold " ngapain dia di sini "
__ADS_1
Ya, itu adalah Tirani calon istri Arnold yang di pilihkan oleh Papi nya, Tirani baru berusia 20 tahun dan dia juga masih kuliah tapi di tempat yang berbeda dengan Android. Tirani baru saja di tinggal meninggal oleh kedua orang tua nya akibat kecelakaan beruntun ketika sedang perjalanan bisnis di akhir hayatnya, ayah tirani menitipkan Tirani kepada Papi Ibram dan menyuruh nya untuk menjaga tirani.
Papi Ibram menyuruh Tirani untuk tinggal di rumah nya agar papi Ibram bisa mengawasi tirani dua puluh empat jam, namun tirani menolak dengan halus dengan alasan tidak enak di lihat oleh rekan bisnis papi Ibram takutnya akan menjadi Bahan gunjingan dan mempengaruhi perusahaan papi Ibram
Mami Mona memutuskan untuk menikahkan Tirani dan juga Arnold agar tirani bisa tinggal di rumah nya tanpa harus takut saham perusahaan turun karena dirinya
Awalnya Arnold menolak karena sudah kecanduan dengan dunia malam, Namun beberapa Minggu kemudian entah bagai mana Arnold menyetujui untuk menikah Dengan Tirani.
" Ngapain kamu di sini ?" tanya Arnold
" Aku di suruh Mami buat ajak kamu mencari cin-cin pernikahan untuk kita " Jawabannya
Arnold membuang napas kasar " kamu bisa kan tidak datang ke sini, kita bisa janjian di tempat nya saja " keluh Arnold
Tirani sudah Biasa mendapatkan sikap ketus dari Arnold karena Arnold pernah memberitahu kepada dirinya jika Arnold menerima dirinya karena atas dasar orang tua bukan karena Arnold menyukai tirani
Bagi Tirani tidak jadi maslah jika Arnold tidak mencintai dirinya karena cinta akan tumbuh dengan sendirinya apa lagi jika kita sering bersama
" Maaf, tadinya biar sekian lewat saja "
" Walupun kamu ke sini juga tetap saja kita pergi nya sendiri-sendiri karena kita bawa mobil masing-masing "
Tirani mengangkat Kepalanya " tadi aku ke sini menggunakan Taksi tidak membawa Mobil " jawab nya
" kalo begitu ayo masuk, merepotkan saja " keluh nya yang langsung masuk kedalam mobil
Di dalam mobil tidak ada percakapan dari kedua nya, hanya ada keheningan, Tirani melihat ke arah kaca luar sedangan. Arnold menatap ke depan
" setelah menikah kita akan pindah ke Negara K, karena sahabat ku sudah membuatkan ruang untuk Kita di sana " ucap Android mencoba membuat pembicaraan
Tirani langsung menatap Arnold " lalu bagai mana dengan kuliah ku?" tanya nya polos
" kamu bisa melanjutkan nya di sana " jawab Arnold
Tirani terdiam, Tidak mudah untuk dirinya pindah negara apa lagi Tirani termasuk wanita yang polos dan pendiam, Tirani takut di sana dia tidak bisa bersosialisasi
" Kamu dengar tidak " ucap Arnold
__ADS_1
" Iyah kak, aku dengar " jawab nya Pasrah, mau bagai mana pun Arnold akan menjadi suami nya sudah pasti dirinya harus mengikuti langkah sang suami.