Half Of My Soul

Half Of My Soul
Bab 21 : Kebenaran


__ADS_3

Dua hari telah berlalu, Hari ini dokter Ken dagang ke rumah Gray untuk memberikan hasil tes DNA kemarin,Bukan hanya Ada Gray dan Mom Johana bahkan di sana sudah ada keluarga Celina


Celina sudah duduk dengan santai dan Bibir nya yang terus mengambang sedari tadi, Wajah yang ceria dan bahkan Celina Sangat terlihat santai hari ini


" Kita langsung saja ke intinya tidak perlu Banyak basa basi " ucap Gray menatap Ken


" Kamu tidak sabaran Sayang, Sudah jelas Anak ini anak kita " Ucap Celina sambil tersenyum


Gray bukan nya menjawab dia malah memalingkan wajah nya ke arah lain, rasanya sangat muak melihat Celina yang sedari tadi bergelayut manja kepada dirinya


" Ini hasilnya " Ucap Ken memberikan Amplop berwarna Coklat


Gray tidak ingin menunggu lama lagi, Gray langsung membuka amplop itu tergesa-gesa " Sabar sayang " ucap Celina dengan senyuman manis nya


Kedua mata Gray membulat ketika melihat hasil yang tertulis di sana, Mana mungkin bisa Celina Hamil anak nya padahal Gray tidak pernah melakukan nya sekali pun bersama Celina, Pikiran Gray sudah ke mana-mana apa lagi saat ini dirinya Ingin segera menghampiri Anna yang sedang menjalani Operasi " Ini tidak mungkin!!" Banyak Gray sambil membanting Hasil tes itu


". Ada apa dengan hasilnya " Mom mengambil Kertas yang di buang oleh Gray lalu membaca nya dengan lekat, Mom menutup mulut dengan satu tangan nya, Bukan hanya Gray yang kaget bahkan Mom juga ikut terkejut membaca hasil nya


" Kalian sudah tidak bisa mengelak lagi, Hasil sudah ada dan kalian siap-siap untuk menyerahkan Harta kalian 50% dan Kamu " Tunjuk Daddy Celina kepada Gray " kamu harus segera menikahi anak saya " ucap Daddy Celina


" Yang di ucapkan suami ku benar, jadi kalian siap-siap " Ucap Mami Celina dengan wajah sombong dan angkuh


" Sayang " Celina langsung bergelayut manja kepada Gray " Kami jangan mengelak lagi saat ini sayang, Kita harus segera menikah karena aku tidak ingin orang-orang menganggap anak kita anak haram "


" Singkirkan tangan mu, Aku merasa Jijik kepadamu " Gray menepis tangan Celina


Ken mengeluarkan Amplop Putih " Itu hasil yang palsu, dan ini yang aslinya " ucap Ken memberikan hasil yang sebenarnya kepada Gray


Dengan celah kilau Gray mengambil Amplop putih dari tangan Ken " Kamu yakin ini hasil yang sebenarnya.?"

__ADS_1


" Saya yakin Tuan " jawab Ken


Celina melotot ke arah Ken tangan nya sudah mengepal ingin Marsha " Apa maksud mu.? tes apa lagi ini.?" tanya Daddy Celina merasa kesal


Grey mengangkat Sudut bibir nya " Ken, Jelaskan kepada mereka tentang hasil yang sebenarnya " ucap Gray menyenderkan Tubuhnya ke sopa dengan tangan yang Gray lipat di dadanya


Ken mengangguk mengerti " Begini, di sini tertulis jika Nona selina sedang tidak hamil, bahkan Nona selina tidak akan bisa mempunyai anak karena Kandungan Nona Celina bermasalah " Ucap Ken " Itu semua karena Nona Celina Yang sudah beberapa kali menggugurkan kandungan membuat Nona Celina akan semakin susah memiliki seorang Anak "


" Mana mungkin bisa anak saya tidak hamil, kamu jangan Ngada-ngada ya!" kesal Daddy Celina sambil menunjuk Ken


" Ini sudah yang sebenar-benarnya Tuan " Ucap Ken yang masih santai


" Kalo anak kami tidak hamil kenapa ada tes mengatakan Jiak anak saya sedang hamil " kesal Mami Celina


Ken mengajarkan Rekaman suara yang ia rekan beberapa hari yang lalu


" Pokonya saya ingin hasilnya Positif dan saja janji akan memberikan apa saja untukmu terutama Tubuh ku pun akan Ku berikan kepadamu " Ucap Celina dengan suara manja dan menggoda waktu itu


" Maafkan saya, nona Celina, saya tidak bisa menukar hasilnya, Saya sudah berhutang Budi sangat banyak kepada Tuan Gray jadi mana mungkin saya menghianati Orang yang sudah menolong saya banyak, Sekali lagi saya Minta maaf " ucap Ken sambil Membungkuk hormat


" Kau!!" Tunjuk Celina kepada Ken


" Kalian memang tidak berubah, Sudah gagal merayu anakku dengan pura-pura menjadi pendonor sekarang malah ingin menipu anakku lagi, kau pikir Aku dan anak ku akan Percaya dengan kalian yang sudah membohongi kita " Ucap Mom. Mom sangat geram kepada mereka yang tidak ada kapok nya untuk menuduh dan membohongi anak nya.


Plak.


satu tamparan mendarat di pipi Celina " Dad!" tegur Mami Celina kepada Suaminya


" Dasar anak gak tau di untung, sudah ku peringati kau jangan Membohongi kita " Ucap Daddy

__ADS_1


Gray berdiri " Jiak kalian ingin bertengkar jangan di rumah Ku, silahkan kalian keluar dari rumah ku " ucap Gray mengusir mereka


Orang tua Celina merasa malu dan mereka berdiri dan menyeret Celina untuk keluar " Tunggu " ucap Mom


Mereka langsung menghentikan langkah nya lalu menatap ke arah Mom " Jangan lupa dengan perjanjian kalian Yang akan memberikan semua harta kalian kepada kami " lanjut Mom


Bruk..


Daddy membanting Pintu rumah Gray dengan keras " Mam hiks.." Celina menangis di pelukan sang mami


" Berhenti lah menangis, iTu semua ulah kebodohan mu sendiri yang sudah membuat Kita miskin saat ini " ucap Mami Celina menatap Putri nya


" Dad" lirih Celina


" Pergi kau, mulai saat ini kau bukan anakku lagi " Ucap Daddy dengan tegas


Daddy dan mami Celina masuk kedalam mobil tanpa membawa Celina " mom, dad " Celina terus menggedor pintu Mobil Orang tua nya namun Daddy Sudan terlanjur marah mereka tidak menghiraukan Celina yang Samapi tersungkur di aspal sambil meraung Menangis


" Dad, Mam Hiks.." Celina benar-benar Menyesal dengan apa yang sudah dia buat saat ini, Kedua orang tua nya benar-benar tidak memberikan kesempatan Kedua untuk dirinya


Celina menulusuri jalan raya dengan air mata yang sudah membasahi pipinya, Saat ini Celina bingung mau kemana lagi, dia sudah di usir oleh Keuda orang Tua nya bahkan Kedua orang tua nya sudah pergi entah kemana


Siapapun pasti akan sangat kecewa dan malu memilki anak sepeti Celina apa lagi gara-gara Celina Mereka kehilangan harta yang mereka rintis dari bawah dan sekarang harus kehilangan dengan sekejap Mata


~ Di rumah Gray


Gray menepuk bahu Ken " Terimakasih, kamu sudah berpijak kepada kami, dan Terimakasih kamu tidak terpengaruh dengan rayuan Celina " ucap Gray


" Ini sudah menjadi kewajiban ku sebagai dokter " Ucap Ken " jangan bilang Terimakasih kepadaku, karena aku tidak mungkin membohongi orang yang sangat Berjasa dalam hidupku " Lanjut Ken

__ADS_1


Gray tersenyum " kalo begitu Aku permisi dulu, kau harus segera pergi " ucap Gray menepuk bahu Ken. Ken langsung menganggukkan kepalanya.


__ADS_2