
Cus Cahra masuk kedalam kamar mandi kedua bola mata cus Cahra membuat sempurna ketiak melihat isi kamar mandi yang cukup mewah menurut nya " ini yakin kamar ku, tapi ko Ada tempat berendem juga ya " gumam Cus Cahra namun ia tidak ingin bayak berfikir Cus cahra langsung merendamkan dirinya di Bak mandi sambil memejamkan kedua bola mata nya karena rasanya hari ini sangat lelah sekali
Ceklek..
" Aaaaaaaaahhhhhhh..." Terik Cus Cahra kaget karena Arnold menerobos masuk kedalam kamar mandi
Arnold juga tidak kalah kaget nya ketika melihat Ada cus Cahra di dalam kamar mandi miliknya " sedang apa kamu di sini!? " Tanya Arnold membulatkan kedua bola mata nya ketika melihat gunung kembar yang hanya tertutup air busa
Cus Cahra yang sadar dengan tatapan Arnold langsung menutup gunung kembar nya dengan kedua tangan
" Keluar Tuan!!! " Teriak Cus Cahra
Dengan repleks Arnold keluar dari kamar mandi dan menutup nya kemabli " sedang apa dia di dalam kamar mandi ku, apa dia sedang menggoda ku " gumam Arnold
" Tapi gunung kembar nya sangat indah " puji Arnold lalu adik kecilnya malah ikut hidup " Tau saja jika asa yang bening "
" Sadar kamu Arnold dia adalah pengasuh anak mu dan kamu adik kecil jangan asal masuk lobang saja kamu " keluh Arnold kepada dirinya sendiri sambil menatap adik kecil nya yang telah bangun
Ceklek..
Cus Cahra keluar dari kamar mandi dengan menggunakan Kemeja yang di berikan oleh Arnold, kemeja yang keberadaan namun hanya menutupi bokong Cus Cahra
Lagi-lagi Arnold mengagumi tubuh indah Milik Cus Cahra " indah " gumam Arnold namun masih bisa di dengar oleh Cus Cahra
Cus Cahra langsung melotot dan menutupi Gunung kembar nya
__ADS_1
Arnold Menggelengkan kepalanya lalu menatap Cus Cahra dengan lekat " kamu sedang apa di dalam kamar mandi milikku hah!! " Tanya Arnold
" Apa kamu sengaja ingin menggoda ku " tuduh Arnold
Cus Cahra memalingkan wajah nya lalu menatap Arnold dengan berani
" Maaf tuan, saya tidak tau jika ini kamar tuan, tadi tuan hanya bilang kamar ku di sebelah kamar tuan saja tapi tidak menunjukan yang mana, terus pas saya masuk di dalam kamar sudah ada box baby jadi aku pikir ini kamar saya karena di kamar sebelum nya juga box baby ada di kamar saya. Jadi menurut Tuan di sini siapa yang salah aku apa Tuan, dan satu lagi saya tidak berniat untuk menggoda tuan karena sebelum saya menggoda saya sudah sadar diri terlebih dahulu siapa saya ini hanya seorang pengasuh dan orang tidak punya sudah pasti tidak selevel dengan taun ibarat kata Aku bumi dan tuan langit nya yang gak akan pernah bisa di gapai oleh wanita miskin seperti saya " ucap Cus Cahra panjang lebar membuat Arnold melongo mendengarkan ucapan Cus Cahra
Sebelum pergi meninggalkan kamar Arnold Cus Cahra melirik Arnold sekali lagi " tutup mulut nya tuan nanti lalat masuk "
Arnold langsung menutup kedua mulut nya dan menggerutu kenapa bisa Cus Cahra ngomong panjang lebar seperti itu
" Kenapa dia berani sekali ngomong seperti itu di depan ku, terus kenapa aku hanya diam saja " keluh Arnold
" Ya Tuhan kenapa aku bisa ngomong selancar itu di depan Tuan Arnold, bagai mana jika aku di pecat oleh nya dan aku tidak punya pekerjaan lagi. Aku harus bagai mana ini, apa aku minta maaf saja kepada nya atau bagai mana hiks... " Cus Cahra terus saja mundar mandir di depan pintu kamar nya sambil menggigit kukunya
Cus Cahra keluar dari kamar nya ia melihat Arnold yang sedang Menenangkan Baby Jasmine
Karena tidak tega Cus Cahra Langsung mendekat kearah Arnold
" Tuan sini biar saya yang gendong " ucap Cus Cahra
" Kamu pikir aku tidak bisa menenangkan anakku sendiri " ucap Arnold ketus
Cus Cahra membuang napas nya " Aku yakin tuan bisa menenangkan Baby Jasmine tapi apa salahnya jika saya mencoba " ucap Nya sambil mengambil baby Jasmine
__ADS_1
Cus Cahra langsung menggendong Baby Jasmin dengan lembut " duh Anak cantik jangan nangis ya " ucap Cus Cahra sambil mengusap kening Baby Jasmine, benar saja Baru juga beberapa detik baby Jasmine Langsung tenang. Cus Cahra tersenyum ketika Baby Jasmine sudah tenang dalam gendongan nya
Arnold yang melihat itu hanya bisa melongo apa lagi sedari tadi cus Cahra mundar mandir di Depan wajah nya, punggung yang lumayan simpal terlihat jelas jika pinggul milik Cus Cahra bulat dan besar membuat Arnold menelan ludah nya
" Benarkan kata saya, Baby Jasmine langsung tenang " ucap Cus Cahra. Cus Cahra duduk di sopa sambil menyilang kan kaki nya agar Baby Jasmine nyaman
Namun lagi-lagi pandangan Arnold adalah paha putih dan mulus milik Cus Cahra " ini benar-benar menguji keimanan ku " gumam Arnold apa lagi di bawah sana sudah mulai sesak ingin keluar
Cus Cahra dengan telaten menaruh Baby Jasmine di Box membuat Cus Cahra harus menundukkan tubuhnya dan mengespos Apem miliknya
Arnold yang melihat Apem milik Cus Cahra ia langsung pamit ke kamar mandi menidurkan adik kecil nya
Sedangkan Cus Cahra ia hanya menggelengkan kepalanya nya lalu pergi ke dapur untuk menyiapkan makan makan
" Untung ada ikan ini, kali tidak mau makan apa coba " gumam Cus Cahra yang langsung mengolah ikan yang di bawanya dari rumah Anna tidak lupa memasak nasi
Arnold yang baru keluar dari kamar nya langsung mencium bau harum dari dapur ia langsung berjalan ke dapur lagi-lagi iman Arnold sedang di uji karena Kemeja yang di kenakan oleh Cus Cahra terangkat-angkat ke atas karena cus Cahra yang sedang memasak
" Masak apa kamu? " Tanya Arnold duduk di kursi meja makan
" Saya bikin sup ikan, karena di dalam lemari es masih kosong. Untung saja tadi nona Anna membiarkan ikan hasil pancingan tadi kalo tidak entahlah malam ini makan apa " jawab Cus Cahra
Cus Cahra mulai memberanikan diri untuk sedikit banyak bicara, mungkin awal-awal nya cus Cahra hanya akan diam saja kalo tidak hanya menjawab seperlunya saja tapi setelah ucapan Arnold tadi pagi yang membuat dirinya sedikit harus memberanikan diri untuk banyak bicara agar tidak di remehkan lagi
" Oh, kalo begitu besok kita belanja bulanan " kata Arnold sambil memainkan handphone nya
__ADS_1