
" Kami ikut "
Anna,Gray dan juga Mom langsung menoleh " Arnold "
Arnold dan Tirani berjalan ke arah sopa ruang tv dan langsung duduk di sopa
" Kami ikut pulang bersama kalian, Aku juga ingin menjenguk sahabat kita "
" Tidak perlu, kamu kan harus pergi berbulan madu dengan Istri mu " ucap Gray
" Bukan madu bisa di tunda, Saat ini sahabat kita sedang membutuhkan kita " Ucap Arnold
" Iyan kan tirani " Tanya Arnold menatap Tirani
" Iyah kak, Aku tidak apa-apa, masih banyak waktu untuk pergi berbulan madu, kalo tidak kita sekalian berbulan madu di sana saja " Jawab Tirani mengembangkan senyuman nya
" heum, baik kalo begitu kita akan pergi Besok pagi " Ucap Gray
" Kalo begitu, kami permisi dulu untuk menyiapkan barang bawaan kami, besok pagi kita ketemu di depan rumah " Ucap Arnold " Ayo tirani " Ajak Arnold
~ Di rumah Arnold
" Bawa pakaian yang cukup dan jangan lupa surat-surat juga karena kita akan sekalian pindah " Ucap Arnold sambil memasukan pakaian nya kedalam Koper
" Tapi aku belum mengurus surat ke pindahan dari kampus "
" Itu gampang, nanti Aku yang urus kamu tinggal beres saja " Jawab Arnold
Tirani mengangguk mengerti. Tirani langsung membereskan pakaian nya dan beberapa surat-surat yang akan di bawa nya
" Mom apa ini awal yang baik untuk rumah tangga ku? semoga saja setelah pindah nanti hubungan ku dengan kak Arnold semakin membaik ya Mom " batin Tirani langsung melanjutkan berkemas
Setelah usai membereskan pakaian dan yang lain-lain ke dalam koper Arnold langsung membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur, sedangkan Tirani dia membaringkan tubuhnya di atas sopa panjang
Arnold tidak mengijinkan Tirani untuk tidur bareng bersama nya karena Arnold tidak ingin ada hal yang tidak di inginkan nanti nya.
Tadi setelah Pulang dari rumah Mom Johana, Arnold dan Tirani langsung menemui kedua orang Tua Arnold untuk meminta ijin untuk pergi ke Negara K, Awalnya kedua orang Tua Arnold tidak yakin melepaskan Tirani begitu saja namun dengan kegigihan Arnold akhirnya Kedua orang tua mengijinkan untuk pindah ke Negera K.
~ Pagi hari
Anna dan Gray sudah siap untuk pergi, Dua koper yang akan di bawa oleh Max.
" Ayo kita sarapan dulu " ajak Mom
" Iyah Mom " Jawab Anna
Seperti biasa Anna akan lebih dulu mengambilkan makanan untuk Gray lalu dirinya " Selamat makan " Ucap Anna
__ADS_1
" Nanti jika sudah sampai kabarin Mom ya " Ucap Mom
" Iyah Mom, Kita pasti langsung kabarin Mom jika sudah sampai " Jawab Anna
" Padahal Mom ingin sekali kalian tinggal di sini lebih lama lagi "
Anna mengelus lengan Mom " Maafkan kami ya Mom, Bukan kami tidak ingin lama-lama di sini tapi Minggu depan Anna ada Fashion show yang sudah lama Anna tandatangani "
" Heum, baik lah kalo itu alasan nya, kamu jangan terlalu capek apa lagi saat ini perut mu sudah mulai besar "
" Iyah Mom, ini juga kerjaan Anna yang terakhir setelah itu Anna akan lebih sering tinggal di rumah " jawab Anna sambil tersenyum
" Shukur kalo kaya gitu, Mom senang dengan nya "
" Mom tenang saja, ada aku di samping Anna pasti semua nya akan Aman terkendali " Ucap Gray Terkekeh
" Kamu ini,. awas saja jika cucu dan mantu Mom kenapa-kenapa berarti kamu yang harus berhadapan dengan Mom " Ancam Mommy
" Hehehe Siap Mom " balas Gray
" Ayo sayang, kita habiskan dulu sarapan nya setelah itu kita bersiap untuk berangkat "
" Iyah Dad " jawab Anna
Setelah siap Sarpan Anna dan Gray langsung berjalan ke depan rumah karena Arnold dan Tirani sudah menunggu di depan
" Mom Gray pamit ya " Mom memeluk putra nya lalu melepaskan nya
" Kalian hati-hati di jalan ya, jaga cucu Mom "
" Iyah Mom "
Setelah Anna dan Gray berpamitan kini, Arnold dan Tirani pun ikut berpamitan, mereka menggunakan satu mobil untuk pergi ke bandara
Tak butuh waktu lama untuk mereka sampai di bandara hanya butuh dua puluh menit " Ayo sayang " Ajak Gray mengulurkan tangannya kepada Anna
Mereka berjalan sambil berpegangan tangan, sedangkan Arnold dan Tirani berjalan sendiri-sendiri dengan membawa koper mereka masing-masing
Max berjalan di belakang mereka sambil membawa Dua koper milik Anna dan juga Gray
Kini mereka sudah berada di jet pribadi Milik Gray
" Sayang, ini minum dulu " Ucap Gray memberikan air putih kepada Anna
" Terimakasih Dad " Anna langsung meminum air putih nya
Tirani yang melihat sikap Gray yang terlihat manis kepada Anna merasa iri, karena Arnold yang sangat cuek kepada dirinya
__ADS_1
" Sayang, aku ngobrol dulu Sama Arnold dulu ya di sana "
" Iyah Dad " jawab Anna
Tinggallah Anna dan Tirani berdua, Tirani memalingkan pandangan nya ketika Anna melihat Tirani sambil tersenyum
" Tirani, bagai mana malam pertama kalian ?" goda Anna kepada Arnold
" Ya seperti pasangan yang biasa nya lah, menghabiskan malam panjang " jawab Tirani. padahal ke nyatana nya mereka tidur sendiri-sendiri bahkan Arnold tidak mengijinkan Tirani untuk tidur satu kasur dengan dirinya.
" uuhhh.. pasti sangat berkesan " ucap Anna sambil terkekeh
" Ya begitu lah " jawab Tirani cuek
" Bahkan, Kak Arnold sangat manis di malam itu " lanjut Tirani sambil senyum-senyum sendiri
" Hehehe, kepada para sahabat nya saja mereka sangat manis dan baik, apa lagi kepada mu istrinya pasti lebih manis lagi " puji Anna
" Itu dulu, sekarang dia sudah memiliki seorang istri jadi tolong jaga jarak dengan suamiku, aku tidak ingin ada ke salah pahaman di antar kita " ucap Tirani dengan tatapan yang tajam
Anna yang mendengar ucapan tirani merasa tidak terima " Kamu tenang saja, aku tau diri dan mana mungkin aku dekat-dekat dengan nya apa lagi kita sama-sama sudah memiliki pasangan, seharusnya kamu tidak perlu berkata seperti itu tanpa kamu bicara pun aku sudah tau dimana batasan ku " Ucap Anna " Dan satu lagi, kamu tidak perlu curiga kepada Ku karena aku menganggap dia sebagi sahabat ku dari dulu sampai sekarang " Anna langsung meninggalkan tirani sendirian
Tirani menatap kepergian Anna begitu saja " Laga nya seperti orang yang lebih benar saja " gerutu tirani kesal
Anna masuk ke dalam kamar dan membaringkan tubuhnya " Ada apa dengan tirani, kenapa sikap nya seperti itu kepada ku, apa aku ada salah kepada nya makanya dia bersikap kaya gitu, tapi aku salah apa?" gumam Anna
" Sudah jangan di pikirkan, Kamu tidak boleh banyak pikiran sayang " ucap Gray masuk kedalam kamar
" Eh Dad " ucap Anna langsung bangun dari tidur nya
~ Tadi antara Gray dan Arnold
" duduk lah " ucap Gray
" Ada apa kak?" Arnold duduk di depan Gray
" aku tau, kamu dan Tirani menikah bukan karena cinta tapi kamu tetap harus menjaga dan melindungi nya karena sekarang dia sudah menjadi suami nya "
Arnold terdiam, Arnold menatap Ke bawah lalu menatap sang kakak " Iyah Kak, aku pasti akan jaga dia "
" Aku bukan ingin menggurui mu, karena aku pun belum bisa membina rumah tangga ku sendiri, Tapi aku sebagai kakak mu, aku harap rumah tangga mu selalu bahagia "
" Terimakasih kak "
" Dan satu lagi, aku tidak suka sikap tirani kepada istri ku seolah istriku akan merebut mu, kamu tau bukan jika Anna tidak mengetahui perasaan mu kepada nya, aku harap kamu bisa menasehati nya agar tidak bersikap seperti itu bagai mana pun kita sudah menjadi saudara jangan sampai ada dendam di antara kita "
" Atas nama tirani aku minta maaf kak, nanti akan aku nasehati dia "
__ADS_1
~ Tutup cerita