Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 52 : Ketahuan


__ADS_3

Hari sudah mulai sore Acara telah usai para tamu pun sudah mulai berkurang, walaupun semua nya di handel oleh Gray, Mommy dan yang lain nya.


Gray hanya menggelar Acra tidak ada Resepsi, melihat keadaan Anna yang sedang hamil muda yang tidak memungkinkan Anna untuk melakukan resepsi


" Gray, bagai mana keadaan Anna?" tanya Mom


" Anna tadi aku tinggal sedang tidur dan sudah agak mendingan " jawab Gray


" Mungkin istri mu kelelahan makanya terasa kram terus perut nya "


" Iyah, apa lagi di usia kandungan yang masih muda itu sangat rentan, jadi kamu harus siaga dan jangan membuat istrimu lelah dulu biarkan malam ini dia istirahat " Lanjut Mami Arnold


" Iyah Aunty, Mom " jawab Gray yang sudah melipatkan kedua tangan kemeja nya


" Karena acara telah usai, jadi segera lah kamu balik ke kamar dan temani istri mu" ucap Mom sedikit mengusir


" Kalo begitu Gray balik dulu ke kamar, Mom dan yang lain nya jangan terlalu lelah langsung istirahat biar Fit lagi badan nya " Setelah berucap Gray langusng pamit untuk naik ke kamar nya sendiri


Di kamar, Gray melihat sang istri yang masih terlelap tidur bahkan dengan posisi yang masih sama seperti tadi. Gray duduk di samping Anna dan mengelus rambut Anna dengan lembut " Seperti nya kamu sangat Kelelahan sayang, Cup " Gray mendaratkan Kecupan di kening Anna lalu beranjak Ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Tak butuh waktu lama untuk Gray mandi, Gray yang sudah berpakaian santai tidak langsung naik ke atas tempat tidur tapi mengambil Handphone nya lalu mengirim pesan kepada Sahanaya kalo dirinya tidak bisa menemani mereka minum di bawah karena harus menjaga Anna di kamar


Setelah mengirimkan pesan, Gray naik ke atas tempat tidur lalu memeluk Anna dan ikut terlelap di samping Anna.


~ Di Bawah


Karan, Catlin, Arnold Dan juga Via sudah duduk di dekat kolam renang untuk menikmati Minuman yang di suguhi oleh Gray dan juga Anna, Tadi nya mereka ingin kumpul karena sudah lama mereka tidak kumpul bareng-bareng.


" Cat, bagai mana kandungan mu?" tanya Arnold kepada Catlin

__ADS_1


" Kandungan ku baik-baik saja, Bahakan bayi ku sangat Kuat " Ucap Catlin mengelus perut nya yang sudah mulai sedikit membuncit


" Syukur lah kalo begitu, jadi kapan kalian akan meresmikan Hubungan kalian, Mau bagai mana pun Anak itu butuh status yang jelas dari kalian " tanya Arnold


Karan membuang napas nya dan menyimpan handphone nya " secepat mungkin, aku akan menikahi Catlin, Dengan restu atau tidak dari Mom aku tidak peduli yang penting Aku bisa menikahi Catlin dan hidup bahagia bersama calon anak kita " ucap Karan menatap Catlin


" Maafkan, aku yang tidak bisa memberikan mu pernikahan yang mewah seperti Anna dan Gray apa lagi restu dari Mom " Lanjut Karan memegangi tangan Catlin lalu mengecup Punggung tangan Catlin


Caltlin tersenyum dia tau bagai mana perasaan Karan saat ini walaupun hatinya sedang tidak baik-baik saja karena Hubungan mereka terganjal oleh restu dari Mom nya Karan


" Sayang, Mau menikah mewah atau tidak aku tidak peduli yang penting kita tetap bersama Dan membangun keluarga yang harmonis " Jawab Catlin menatap bola mata Karan


Prok.. prok.. prok..


Via bertepuk tangan melihat Kedua pasangan yang ada di hadapan nya ini, mereka sangat serasi dan juga Sweet banget


" Kalian membuat ku iri, andai saja ada yang berkata seperti itu kepada Ku mungkin saat ini aku sudah terbang jauh melayang ke atas awan " Ucap Via sambil mengembangkan Senyuman nya


" Iyah, Kapan kamu akan menikahinya jangan menunggu lama-lama nanti keburu di ambil orang " Lanjut Karan


Wajah Via berubah menjadi merah dengan bibir yang mengulum senyum " Kapan-kapan kalo tidak hujan " jawab Arnold mematahkan Hati Via yang sedang tersipu malu


" kau ini ada-ada saja " Karan menggelengkan kepalanya


" Jangan menggantungkan wanita, Jika dia sudah pergi baru tau rasa " lanjut Catlin


" Apa yang kamu harapkan Via, Mana mungkin Arnold mengajak mu menikah dan berkata manis, Ingat via kamu hanya wanita bayaran tidak lebih jadi jangan main hati " Batin Via meremas Dress yang dia pakai


" Dia mah memang begitu kak, So jual mahal padahal dalam hati nya pasti sedang merencanakan sesuatu yang akan membuat kita terkejut " Jawab Via sambil tersenyum menyembunyikan Kegugupan nya

__ADS_1


" Iyah, biasanya pria seperti mu banyak sekali kejutan "


" Sudah-sudah kenapa jadi ngebahas aku sih, Aku kan tadi tanya kepada kalian " keluh Arnold yang sudah mulai merasa dipojokkan


Mereka saling tertawa melihat Arnold yang seperti itu, Mereka menikmati Minuman dengan di temani Candaan bahkan via merasa sudah mengenal mereka lama mungkin karena mereka sangat Oven kepada orang baru makanya Via merasa nyaman


" kalian di sini " Tanya Mami Karan yang sedang berjalan dengan di Ikuti Papi Arnold


" Mam, Pap " Ucap Arnold melihat kedua orang tua yang menghampiri nya


" Mami dari tadi mencari kamu Karen Mami dan papi harus segara pulang ke Negara Y " Ucap Mam


Mami Arnold menatap seorang gadis yang imut bahkan cantik " Eh ini siapa, ko Sepertinya Mami baru melihat nya "


" Wah kamu keterlaluan Arnold, Masa Mami dan papi kamu tidak di beritahu jika kamu sudah memilki kekasih " Ucap Karan memanas-manasi


Karan tau jika via bukan kekasih Arnold karena melihat Via yang terlihat polos dan jauh dari kateria Arnold, namun Karan melihat jika Via gadis polos dan juga baik makanya Karan ingin mendekatkan Arnold dan juga Via agar mereka benar-benar menjadi pasangan


" Benarkah itu Arnold?" tanya Papi menatap Arnold


Via yang melihat Arnold diam saja dia langsung Berinisiatif untuk menyapa Kedua orang Tua Arnold


" Halo paman, Bibi, Saya Via, Maaf Via belum menyapa Paman dan bibi tadi siang karena Via masih merasa malu " ucap Via dengan suara yang lembut


Mami langsung membawa Via untuk duduk " kamu tidak salah, yang salah Anak Mami yang tidak ingin mengenalkan mu kepada kami, padahal kami sedari kemarin ada di sini tapi " Mami menatap Arnold " Anak bandel ini tidak mau memperkenalkan kamu "


" Kamu punya pacar secantik ini malah di sembunyikan " sindir papi


" Bukan di sembunyikan tapi belum waktunya saja aku memperkenalkan Via kepada Papi dan mami, lagian kemarin kan kalian sibuk membantu Aunty Johana untuk mempersiapkan pernikahan Kak Gray " Elak Arnold

__ADS_1


Mana mungkin Arnold memperkenalkan Via secara Via bukan siapa-siapa dan hanya anaknya bayaran saja


" Alasan "


__ADS_2