
Setelah mendapatkan ijin dari Gray, Arnold langsung pulang ke rumah karena khawatir Dengan keadaan Cahra apa lagi tadi kata Catlin jika Cahra demam nya sangat tinggi
Arnold sampai di rumah Langsung menuju ke kamar Cahra karena dirinya sangat khawatir
Ceklek...
Arnold membuka Pintu dan melihat ad kedua sahabat nya di dalam kamar " Kalian masih di sini? " Tanya Arnold yang melihat kedua sahabatnya masih di rumah nya
" Mana mungkin kita membiarkan Cahra di sini sendirian apa lagi dengan keadaan nya yang seperti ini, tapi karena kamu sudah pulang kami harus ijin karena para baby sudah menunggu kami untuk pulang " kata Anna sambil berdiri dan mengajak Catlin untuk pulang
Arnold mengangguk " Iyah Terimakasih ya sudah nungguin Cahra, tapi maaf jika aku harus menitipkan Baby Jasmine dengan kalian karena aku tidak ingin Baby Jasmine ikut sakit " kata Arnold
Catlin mengelus pundak Arnold. Catlin tau bagai mana perasaan Arnold saat ini pasti sedih melihat orang yang di sayang harus terbaring lemah di atas tempat tidur " Iyah kamu tenang saja, Baby Jasmine aman dengan kita, kamu polusi saja menjaga Cahra ya " kata Catlin
" Ya sudah kalo begitu kami pamit dulu " kata Anna sambil mengajak Catlin
" Iyah "
Setelah kepergian Anna dan Catlin pergi Arnold mendekat kearah Tempat tidur Cahra
" Kenapa kamu bisa sakit kaya gini Hem.." ucap Arnold memegang tangan Cahra yang masih tidur
Karena lelah Arnold ikut tidur sambil memeluk Cahra
Jam sudah menunjukan jam Delapan malam. Cahra yang merasa kegerahan pun bangun dari tidur nya " eumm... " Lirih Cahra sambil membuka kedua bola mata nya
Pemandangan permata yang di lihat adalah Wajah tampan yang menyejukkan, Cahra tersenyum lalu mengelus pipi Arnold
" Kamu sudah bangun " kata Arnold yang merasa terusik tidur nya
" Maaf, aku sudah membangunkan mu " kata Cahra kaget ia tidak menyangka jika Arnold akan bangun di saat dirinya sedang mengelus pipi tampan milik Arnold
Arnold menekan pelipis nya lalu mengambil posisi duduk, tadi pagi ia tidur jam Tiga pagi karena Harus menidurkan adik kecil nya
" Bagai mana keadaan mu apa masih ada yang sakit? " Tanya Arnold sambil menempelkan telapak tangan nya di dahi Cahra
__ADS_1
Cahra tersenyum ia tidak menyangka jika Arnold sangat perhatian kepada dirinya " aku sudah baik-baik saja ko " kata Cahra
Arnold sangat lega ketika melihat keadaan Cahra yang sudah mulai membaik " Sukur deh kalo gitu, aku jadi tenang " jawab Arnold
" Jangan sakit lagi, aku tidak mau melihat mu kesakitan kaya tadi, hatiku sakit melihatmu terbaring lemah tidak berdaya kaya tadi " lanjut Arnold mengelus pipi Chara
Cahra tersenyum " iyah, aku janji aku tidak akan membuatmu khawatir lagi, terimakasih ya sudah menjaga ku " ucap Cahra Menyenderkan kepalanya di bahu Arnold
Arnold mengelus kepala Cahra lalu melihat jam di handphone nya
" Kita pesan makan ya, ini sudah cukup untuk makan malam " kata Arnol dan di balas anggukan oleh Cahra
Arnold memesan makanan di salah satu Restoran karena tidak mungkin Cahra memasak apa lagi Jika dirinya yang masak lebih tidak mungkin lagi bisa-bisa dapur menjadi kapal pecah
Setelah menunggu satu jam lebih akhirnya makanan pun telah tiba, Arnold membawa nampan ke dalam kamar. Tadinya Cahra ingin makan di meja makan namun di larang oleh Arnold dengan alasan belum sembuh total dan akhirnya Arnold yang harus membawa makanan ke dalam kamar
" Ayo makan setelah itu minum obat " kata Arnold menyuapi Cahra
" Aku bisa sendiri " tolak Cahra yang merasa tidak enak apa lagi sedari tadi sudah banyak merepotkan Arnold
Dengan pasrah Cahra pun membuka mulutnya. Dengan telaten Arnold menyuapi Cahra Bahakan Arnold tidak segan untuk makan satu sendok dengan Cahra
" Sekarang minumlah obat nya " kata Arnold sambil memberikan obat kepada Cahra dan air putih
Dengan patuh Cahra meminum obat yang di berikan lelah Arnold
" Sekarang tidur lah, aku mau menaruh ini dulu " kata Arnold dan di balas anggukan lelah Cahra
Setelah mencuci piring Arnold langsung kembali ke kamar dengan membawa air putih
Arnold melihat Cahra yang sudah tertidur lelap, Arnold menyelimuti Cahra hingga dadanya lalu mencium kening Cahra sebelum ia pergi ke kamar nya
" Tidur ya, maaf aku tidak bisa menjaga mu malam ini karena aku takut, takut menyakitimu " kata Arnold tersenyum lalu pergi
Bukannya tidak mau menemani Cahra namun adik Arnold yang selalu berontak ingin keluar membuat Arnold frustasi
__ADS_1
~ PAGI HARI NYA
Pagi ini Anna bangun lebih awal, ia melihat kedua bayi yang usia nya tidak jauh itu masih tertidur lelap, Anna tersenyum karena merasa mempunyai anak kembar
Semalam Anna membawa Baby Jasmine ke rumah nya karena Anna merasa kasian kepada Catlin yang sudah mengurus tiga baby tadi siang
" Sayang, sedang apa di sini? " Tanya Gray memeluk Anna dari belakang
Anna dan Gray memang sudah membiasakan baby Vareel untuk tidur sendiri di kamar nya namun walaupun begitu Anna dan Gray bisa melihat ke arah kamar sang putra karena Gray membuat kaca besar yang bisa melihat ke kamar Sang baby Vareel jadi kalo nangis akan ke tahunan
" Ini aku lagi melihat baby Vareel dan baby Jasmine, aku seperti melihat anak kembar " Ucap Anna sambil terkekeh
" Kamu benar sayang, apa lagi usia mereka yang tidak jauh beda " jawab Gray yang masih memeluk sang istri
" Dad " lirih Anna ketika Gray menggoda dirinya
" Ayo kita kembali ke kamar sayang, ini masih pagi lagian kedua baby masih deng tidur kita tidak boleh sia-sia keadaan ini " kata Gray yang langsung menggendong Anna ke dalam kamar
Otak Gray memang selalu mesum membuat Anna tidak bisa menolak apa lagi permainan Gray yang membuat Anna semakin menggila
~DI RUMAH KARAN
Karan baru saja bangun dirinya sudah tidak melihat keberadaan sang istri
" Honey " panggil Karan sambil berjalan ke arah kamar mandi namun kamar mandi kosong
Karan Langsung pergi dari kamar dan mencari keberadaan Sang istri
" Ko di sini sayang " ucap Karan yang melihat sang istri sedang berada di dapur
" Eh Pih, ko sudah bangun " kata Catlin
" Karena kamu tidak ada makanya aku bangun, lagian kamu sedang apa di sini? " Tanya Karan heran
" Ini aku sedang membuat air panas untuk mengompres gunungku karena dari semalam aku merasakan sakit, baby Kevin sedari kemarin hanya Mimi sedikit tidak seperti biasa " kata Catlin yang sedang merasakan sakit di bagian dadanya
__ADS_1