Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 40 : Parenting


__ADS_3

Plak


Mom menampar Karan dengan keras " Bahkan kamu sudah berani membentak ibu kandung mu yang sudah melahirkan mu hah!!"


" Apa Mom masih pantas di sebut Ibu kandungku yang telah menghancurkan kebahagian anak nya sendiri?" tanya Karan " Aku selama ini diam bukan berarti aku akan diam saja, tapi aku diam karena aku masih menghargai Mom sebagai ibu ku, Tapi kali ini " Keren menggelengkan kepalanya " jangan harap aku masih menganggap Mom sebagi Ibu lagi " Karan langsung meninggalkan Mom begitu saja


" Karan!!!!" teriak Mom


" Awas saja, pasti Karan sudah di cuci otak nya oleh Wanita siala_n itu " geram Mom mengepalkan kedua tangan nya


Karan pergi kedalam kamar dan langusng mengemasi barang-barang nya ke dalam koper " Maafkan aku Mom, aku tidak bisa mengikuti semua keinginan Mom lagi, Ada wanita yang sedang menunggu pertanggung jawaban dari ku " Ucap Keren


Setelah siap semua nya Karan langusng turun ke bawah dengan membawa Koper milik nya


" Kamu mau kemana?" tanya Mom


Karan tersenyum sinis " Apa aku masih harus tetap di sini ketika aku merasa di Hianati oleh Ibu kandung ku sendiri?" Tanya Karan


" Kamu itu sudah di hasut oleh wanita itu, bahkan mom tidak meminta apa-apa kepada nya, Mana mungkin Mom dengan tega menghancurkan Usaha keluarga miliknya yang sudah mereka bangun sedari dulu, itu Fitnah " Ucap Mom dengan tegas


" Hahaha.. bahkan Mom membongkar Aib Mom sendiri " Karan tertawa sambil menggelengkan kepalanya


" Apa maksud mu " Tanya mom tidak mengerti


" Asal Mom tau, Aku sudah hampir dua bulan ini tidak bisa menemui Carlin bahkan dia menutup semua komunikasi dengan ku, Jadi mana mungkin Catlin menghasut ku "


" Jadi.." Mom mulai panik dia pikir Catlin yang sudah mengadukan dirinya kepada Karan


Karan tersenyum " Jika Samapi Mom mengganggu keluarga Catlin jangan harap Mom masih bisa menikmati kemewahan yang selama ini menemani Mom "


Karan langsung pergi meninggalkan rumah yang selama ini menjadi tempat dirinya pulang di saat sedang lelah atau pun sedang penat di luar


Mom menggelengkan kepalanya" Tidak! itu tidak mungkin " Mom jatuh ke atas lantai, Mana mungkin dirinya bisa kehilangan Semua kemewahan yang selama ini menemani dirinya


" Wanita itu benar-benar pengaruh yang buruk Karan, Mereka tidak boleh Samapi bersama, Tidak "


" Mom " Noni langsung membantu Mom yang sudah tertunduk di bawah lantai


" Noni sayang " Ucap Mom langsung menatap Noni


" Ada apa Mom, apa yang telah terjadi? " Tanya Noni sambil meraih tubuh Mom dan membawa nya ke sopa


" Ini semua gara-gara wanita itu "


Noni mengerutkan kening nya " Wanita, wanita siapa?"


" Wanita yang sudah membuat Karan Mengundur pernihana mu" Ucap Mom " Kamu harus kejar Karan, Mom yakin Saat ini karan sedang mengejar wanita itu "

__ADS_1


" Memang nya Karan pergi kemana Mom "


" Dia Baru saja pergi, mungkin belum jauh jika kamu kejar sekarang pasti kamu akan menemukan Karan " Pinta Mom


Nona mengangguk " Baik lah, aku pergi sekarang "


Setalah mendapat anggukan dari Mom, Noni langsung pergi dengan Mobilnya " Karan, dimana kamu " Gumam Noni sambil menjalankan mobil nya


~ Di negara Y


Di sini lah Anna dan Gray berdada saat ini, Gray membawa Anna ke tempat yang sangat istimewa untuk dirinya atau Anna



" Sayang, ini " Ucap Anna terhenti karena melihat Gray yang sudah berlutut


" Will you marry me " Gray sudah berlutut di hadapan Anna dengan memberikan sebuah cincin


Kedua bola mata Anna membulat dengan mulut yang Anna tutup dengan Tangan nya " sayang " panggil Anna dengan air mata yang sudah berderai membasahi wajah nya


Anna mengangguk dan mengulurkan tangan nya " Aku mau "


Gray tersenyum dan memasangkan Cincin berlian di jari manis Anna " Terimakasih sayang "


Cup


Prok.. prok.. prok


Widia, max dan catlin keluar dari persembunyiannya nya lalu bertepuk tangan " Kalian " Seru Anna


" Selamat ya " Widia dan Catlin memeluk Anna


" Terimakasih " Balas Anna tersenyum


" Semoga kalian di lancarkan sampai hari H Ya " Ucap Catlin


Anna menatap Catlin " Terimakasih ya, semoga kamu juga akan segera menyusul ku " ucap Anna mengelus perut catlin yang masih rata


" Iyah " Jawab Catlin memeluk sahabatnya itu


" Apa aku tidak di ajak?" Tanya Arnold yang baru saja datang dengan di Ikuti Karan


" Arnold, Karan " ucap Catlin kaget


" Apa ini sambutan dari kalian?" Karan langusng memeluk Anna


" Selamat ya, semoga kebagian selalu meliputi mu "

__ADS_1


" Terimakasih kak " jawab Anna bahagia


" Jangan lama-lama kau peluk calon istriku" Tegur Gray yang langsung menarik pinggang milik Anna


" Cih, begitu saja tidak boleh " kesal Karan


Arnold yang melihat Catlin akan pergi, Arnold langsung menarik tangan Catlin " Jangan kamu lari lagi, selesaikan masalah mu dengan karan, Dengan kamu berlari semua masalah tidak akan usai jadi selesaikan lah dulu "


" Kamu tidak akan mengerti " ucap catlin


" Apa yang tidak bisa aku mengerti Hem " Karan berjalan ke arah Arnold dan juga catlin


" Aku permisi dulu " Arnold langusng meninggalkan Catlin dan juga Karan


Setelah Arnold pergi, Karan memeluk Caltlin " Bagai mana kabar mu?"


Catlin meneteskan air mata nya, jujur saja jika dirinya sangat merindukan pelukan Karan " aku sangat merindukan mu, Jika aku tau kamu berada di sini mungkin aku sudah menyusul mu sedari dulu "


" Maafkan aku hiks.."


Karan mengelus kepala Catlin dengan lembut " Tidak, ini bukan salah mu tapi salah ku yang tidak mengetahui apa yang sudah terjadi Maafkan aku "


catlin semakin mempererat pelukannya " Jangan pernah tinggalkan aku lagi, Aku gak bisa jauh dari mu "


Jika Catlin dan Karan sedang menyelesaikan Maslah nya beda hal nya dengan Anna dan juga Gray yang sedang merayakan Pesta kecil-kecil


" Sayang "


" Iyah yank " jawab Gray


" Kenapa aku tidak tau jika kamu sedang menyediakan kejutan untukku " tanya Anna menatap Gray


" Apa yang tidak bisa aku lakukan, walupun aku selalu dengan mu tapi aku bisa melakukannya " jawab Gray


" The power of Money " Sindir Anna menggelengkan kepalanya


Gray Terkekeh " Ini semua untuk mu sayang "


" Benar kah?" tanya Anna


" Tentu "


" oh iya, apa Mom sudah tau tentang ini ?"


Gray mengangguk " Mom tau bahkan Mom yang selalu merengek untuk segera melamar mu " jawab Gray


" benar kah? hm, Tapi apa setalah menikah aku masih bisa melakukan aktivitas ku?" tanya Anna

__ADS_1


" Kamu atur-atur saja, aku hanya minta kepada mu jangan lupa dengan kewajiban seorang istri, Jika kamu sampe lupa maka kamu harus teriak hukuman dari ku " Ucap Gray tersenyum sambil mencubit Pipi milik Anna.


__ADS_2