Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 78 : Nonton bioskop


__ADS_3

Hari semakin siang, Anna, Gray dan yang lain sudah berpamitan untuk pulang, Tinggallah Catlin dan juga Karan


" Sayang "


" Iyah " Jawab Karan menoleh


" Jika ada kegiatan di Restoran, pergi saja aku di sini gak apa-apa ko " Ucap Catlin


" Mana ada seperti itu sayang, kamu ini istriku Jadi mana mungkin aku tega meninggalkan mu di sini sendiri. Lagian Kerjaan ku kan bisa di kerjaan di sini " Jawab Karan sambil tersenyum


" Heum baik lah " Kata catlin pasrah padahal niat nya Catlin tidak ingin merepotkan sang suami apa lagi saat ini Restoran sudah mulai ramai


Karan kembali membuka laptop nya, Karan tidak hanya mengecek Restoran baru dia juga mengecek semua Restoran yang ada di Negara Y.


~ Di Mol


Gray dan Anna saat ini sedang berada di dalam mol, mereka ingin belanja kebutuhan calon anak mereka sekalian mau ngajak Anna untuk menonton Bioskop


" Sayang, Kamu dari tadi ngemil terus itu kan buat di dalam bioskop " Tegur Gray menggelengkan kepalanya


Anna malah menunjukan gigi Putih nya " Habis ini enak sih Dad, mending Daddy beli lagi dengan rasa yang berbeda buat di dalam nanti " punya Anna


" Baik lah sayang " Gray mencubit pipi bulat milik sang istri lalu pergi membeli cemilan dengan rasa yang berbeda


Anna duduk di kursi tunggu dengan tangan yang memegang Cemilan dan juga minuman


" Ayo sayang " Ajak Gray kepada sang istri karena Filmnya akan segera di putar


Lampu sudah di matikan ruangan sudah gelap kini hanya ada cahaya dari layar besar


Gray menggenggam Tangan Anna, sedangkan Anna dia menyenderkan kepalanya di bahu sang suami dengan mendekap makanan


Film romantis telah di putar, Film yang menceritakan kisah Cinta seorang pasangan muda yang sedang di mabuk cinta yang akhirnya mereka melakukan hal yang terlarang sehingga si wanita hamil di luar nikah, Namun siapa sangka Jika si pria harus meninggal karena penyakit yang di derita nya.


" Hiks..." Anna menghapus air mata nya karena sedih


" Kamu kenapa sayang? " tanya Gray khawatir


" Aku sedih Dad, bagai mana jika itu semua terjadi kepada ku, kamu meninggalkan aku dan anak kita hiks "


Gray mengusap kepala sayang istri " Itu semua tidak akan pernah terjadi sayang karena aku sehat walafiat, aku tidak mempunyai riwayat penyakit " ucap Gray


" Tapi.."


" Suutt.. berisik " ucap Orang yang ada di depan Anna

__ADS_1


Gray memandang orang yang ada di depan nya dengan tatapan tajam " sudah kita keluar aja Dad " Ajak Anna


Anna benar-benar tidak kuasa jika harus melanjutkan Film nya, bisa-bisa Anna menangis kejer


" Ayo sayang " Gray memegangi tangan Anna untuk keluar dari bioskop


" Hati-hati sayang "


Ini yang Gray tidak suka jika Nonton di tempat Umum, tadi nya Gray mau mengambil VVIP tapi Anna merengek


Anna berjalan mengikuti sang suami " sayang "


" Iyah Dad " jawab Anna


" Kita makan dulu ya, hari juga sudah mulai sore " Ucap Gray


" Baik Dad "


Gray membawa Anna ke salah satu Restoran Jepang, Gray tidak melepas tangan Anna


" Di sini saja Dad " ucap Anna


" boleh, kamu mau pesan apa sayang "


" Sashimi, ramen, onigiri, minum nya, Royal Milk Tea " Jawab Anna sambil menaruh kembali buku menu


Pelayan itu mengulangi pesanan Anna dan Juga Gray, setelah itu dia langsung pergi


" Apa itu akan habis sayang?" tanya Gray


" Pasti dong Dad " jawab Anna mengelus perut nya


" Apa Daddy lupa jika sekarang aku makan berdua " Keluh Anna sambil mengelus perut buncit nya


" Hahaha Aku tidak lupa sayang, mana mungkin aku melupakan Anak yang ada di dalam kandungan mu " jawab Gray menelan ludah nya, jika dia salah jawab bisa-bisa jalan menuju surga di tutup oleh sang istri


" aku ngasih kabar ke rumah dulu kalo kita tidak akan makan di rumah, biar bibi masak untuk Tirani dan Arnold saja"


" Iyah sayang " jawab Anna


Setelah memberi kabar, Anna menaruh handphone nya kembali " Kak Widia kemana ya, ko no nya gak aktif " keluh Anna


" Mungkin lagi sibuk sayang, sudah jangan di pikiran mending sekarang kita makan saja dulu, nanti keburu dingin " ucap Gray dan di balas dengan anggukan


~ Di rumah

__ADS_1


Arnold tadi sudah pulang ke rumah namun dia pergi kemabli setelah mengantar Tirani


Tirani saat ini sedang duduk di taman dengan majalah di tangan nya, Tidak lupa jus mangga yang ia minta kepada Bibi


" Kamu siapa?" tanya widia yang baru datang


Tirani langsung menoleh ke arah Sura dan menutup majalah nya " Saya Tirani, istri Kak Arnold " jawab Tirani


" Oh " Widia ber oh ria


" Kalo kakak?" tanya nya


" Saya, Sekertaris Anna " jawab Widia


" Ayo duduk kak " Ucap Tirani


" Oh, sekertaris kak Anna " Lanjut Tirani sambil menganggukkan kepalanya sambil membuang muka ke arah lain


" ada apa, ada maslaah ?" tanya Widia penuh selidik


" Tidak ada ko kak, is Kakak curigaan sekali " keluh Tirani membaik bibir nya


Widia bisa menebak jika Tirani bukan wanita yang baik " Muka nya sih polos tapi aku tidak yakin jika hati nya baik,, aku tidak boleh Ketipu dengan wajah polos nya " Widia membatin


Widia berdiri dan mencari Bibi " Bi, bibi " panggil Widia


" Iyah Non " jawab bibi sambil berlari kecil menghampiri Widia


" Nona Anna sama Tuan Gray kapan pulang nya?" tanya Widia


" Kurang tau Non, tadi sih telpon untuk tidak di buatkan Makam malam untuk Tuan Dan Nona salnya mau makan di luar " jawab bibi


Anna selalu memberitahu jika mereka tidak akan makan di rumah, Agar Bibi masak hanya untuk mereka saja, biar masakan nya tidak mubajir


" Oh Gitu ya Bi " Widia melihat ke arah lain


" Kalo gitu, saya pulang saja deh bi, nanti Tolong bilangin saja jika saya ke sini, dan sekalian bilang jika besok saya jemput jam sembilan pagi, handphone saya sedang di servis jadi gak bisa ngabarin dia " ucap Widia menghelaikan Napas nya


Tadi ketika widia sedang berendam, Widia memainkan Handphone sambil melihat sosial media namun tiba-tiba Jatuh ke atas bak mandi " Ah sial " ucap Widia kesal. makanya Widia ke rumah Anna takut nya Anna menunggu dirinya karena tidak bisa di hubungi


" Baik Non " jawab Bibi


Setalah bicara seperti itu, Widia langsung pergi menaiki Mobil milik nya


~ Di Klab

__ADS_1


Arnold sudah memesan kamar VVIP untuk melampiaskan hasrat kepada " Puaskan saya " pinta Arnold sambil duduk di sopa tanpa menggunakan sehelai benang pun


Arnold merem melek, Ketika Monas nya mulai di mainkan oleh wanita seksi


__ADS_2