Half Of My Soul

Half Of My Soul
Bab 24 : Via


__ADS_3

Mata Anna membulat sempurna melihat Perut Gray yang kotak-kotak bahkan urat-urat nya sangat terlihat sempurna di sana " Kakak Apa-apan sih " Anna dengan Repleks menutup mata dengan kedua tangan nya


"Gray tersenyum " tadi kata nya ingin saling buka-bukaan " Jawab Gray Terkekeh


Anna masih menutup mata dengan ke dua tangan nya " kakak pakai lagi baju nya " Ucap Anna


Namun bukan nya memakai kembali pakaian nya, Gray malah mendekati Anna dan meniup Wajah Anna yang tertutup oleh Keuda tangan Anna " Aku suka ketika melihat kamu malu-malu seperti itu " Bisik Gray


" Kakak!!" Teriak Anna memukul lengan Gray


" hahaha suruh siapa kamu mulai rahasia-rahasiaan sama aku " Ucap Gray Terkekeh sambil memasang kembali kaos miliknya


Tok..tok..tok..


" Masuk " ucap Gray dingin


Seorang suster yang membawakan sarapan untuk Anna " Ini saya mau mengantarkan sarapan Untuk Nona Anna "


" hm.." Jawab Gray masih dingin


Anna membulatkan mata nya, barusan Grey tersenyum ko sekarang malah berubah menjadi dingin kenali " Terimakasih " ucap Anna ramah


" Sama-sama Nona " jawab Suster itu yang langsung keluar


Gray mengambil mangkuk yang berisi Bubur, lalu duduk di dekat Anna " Biar aku saja kak " ucap Anna ingin meraih mangkuk bubur tersebut namun Keburu Gray menjauhkan nya


" Biar aku saja yang menyuapi mu, kalo kamu makan sendiri pasti hanya sedikit yang di makan " ucap Gray


" Baiklah " dengan pasrah Anna menerima suapan demi suapan yang di berikan oleh Gray


Di tempat lain, Karan, Arnold Catlin dan juga Widia sedang asik menikmati Wisata yang mereka kunjungi. Mereka berempat benar-benar memanfaatkan Keadaan untuk berlibur


" Ayo kita main itu " Tunjuk Catlin kepada Karan


" Jangan nanti kamu jatuh " tolak Karan


" is kakak, aku ini bukan anak kecil ya " kesal Catlin


" Kalo bukan anak kecil lalu apa? hanya Anak kecil yang selalu merengek " Goda Karan


" Iihh.. kakak, ya sudah kalo kakak tidak mau, biar aku main sendiri " Ucap Catlin namun Karan segera meraih tangan Catlin sehingga Catlin jatuh kedalam pelukan nya


Catlin dan Karan saling pandang, Catlin mengerjapkan Mata nya. Karan melihat Wajah cantik Catlin dari dekat bahkan saat ini Karan bisa merasakan hembusan napas Catlin, Karan menutup mata nya " mau apa kak Karan? jangan-jangan " Batin Catlin. Catlin ikut menutup mata nya

__ADS_1


Bugh..,


Arnold tidak sengaja melemparkan Bola salju ke punggung Karan " maaf " ucap Karan


" Aku yang minta maaf " ucap Caltlin


" sorry " Arnold langsung mendapatkan tatapan tajam dari Karan, Baru saja Karan akan menc_m BI_r tipis milik Catlin namun Arnold telah menghancurkan nya


Tanpa aba-aba, Karan membuat bola salju yang banyak lalu melemparkan nya kepada Arnold, Terjadilah perang Bola salju antara Arnold dan juga Karan


Sedangkan Catlin dan juga Widia mereka saling pandang lalu pergi meninggalkan Kedua Laki-laki itu " Kita cari yang hangat kak " ucap Catlin


" Boleh " jawab Widia


Widia mengajak Catlin ke salah satu Kafe yang biasa ia datangi dengan Anna " Kafe nya lumayan ramai " ucap Catlin


" Ini kafe yang biasa Aku dan Anna kunjungi, bukan hanya ramai di sini coklat panas nya lumayan enak " Ucap Widia


" Benarkah.?"


" Iya, mau coba.?" Tanya Widia


" Boleh " jawab Catlin


Catlin mengambil gambar dan juga Foto dirinya untuk di jadikan sebagai kenangan di sosial media nya " Sudah kak " ucap Catlin


" Sudah, nanti akan di antar kan kemari " Jawab Widia


Catlin mengangguk mengerti, Catlin juga mengirimkan pesan kepada Arnold dan juga Karan jika dirinya sedang berada di kafe yang tempat nya tidak jauh dari tempat bermain tadi


" Nona silahkan di nikmati " Ucap pelayan itu


" Terimakasih " Jawab Catlin sambil tersenyum


Pelayan itu langsung meninggalkan meja Karena harus mengantarkan Kopi milik pelanggan lain


Bruk..


Arnold tidak sengaja menubruk pelayan tersebut " apa kau bisa lihat-lihat kalo jalan" bentak Arnold kesal sambil membersihkan jaket yang terkena Kopi


." Maaf tuan " ucap Nya sambil menunduk


Arnold yang merasa tidak asing dengan suara ini pun langsung Menatap Pelayan itu " Via " ucap Arnold

__ADS_1


" Kamu tidak apa-apa?" tanya Caltlin menghampiri Arnold


" aku Tidak apa-apa " jawab Arnold


" Makanya kalo jalan itu lihat-lihat, tuhkan jadi ke tumpahan Kopi " gerutu Catlin sambil membantu Arnold membersihkan Jaket nya


Iya, pelayan itu adalah Via, Via baru bekerja di kafe ini baru beberapa hari " Maafkan saya Nona tuan, ini salah saya " ucap Via menunduk


" Sudah ini tidak apa-apa ko " ucap Arnold menatap Via yang masih menunduk


" Sekali lagi saya minta maaf, Tolong jangan laporkan saja ke atasan saya " ucap Via mulai menatap Arnold


" Aku bilang ini tidak apa-apa" ucap Arnold " Ayo cat " ajak Arnold kepada Catlin


Via membungkukkan tubuhnya untuk permintaan maaf nya kepada Arnold, namun Arnold tidak melirik nya sama sekali


Catlin yang sudah duduk merasa heran kenapa Arnold bisa mengetahui nama Pelayan itu " kenapa kamu bisa tau nama pelayan itu.?" tanya Catlin


" hanya asal saja " elak Arnold. Tidak mungkin Arnold bilang kepada para sahabat nya kalo Arnold pernah di nasehati oleh Via di dalam pesawat


" Oh " mereka ber oh ria


" Aku sudah memesankan Kopi dan juga Cemilan untuk kalian, kalian tunggu lah " ucap Widia tanpa bertanya


" Wah, kakak kita ini sungguh pengertian sekali " puji Karan


Widia hanya melirik dengan ekor mata sambil menikmati Coklat panas nya


Karan menatap Catlin dengan lekat, Entah entah kenapa dan entah sejak kapan Karan menyukai Catlin namun perasaan nya semakin besar ketika mengetahui Catlin telah menyukai laki-laki lain selain dirinya. Rasa cinta yang harus selalu Karan pendam bahkan entah Samapi kapan rasa cinta ini akan melabuhkan hatinya kepada Catlin


~ Di rumah sakit


Gray yang sedari tadi duduk di sopa sambil memeriksa kerjaan namun walaupun begitu, Gray juga sesekali melihat kearah Anna yang sedang memainkan handphone nya


" Wah mereka benar-benar pergi ke sana " seru Anna " Aku pikir Kak Karan tidak akan membawa nya ke tempat itu " Gumam Anna


" Fotonya juga lucu-lucu " ucap Anna melihat sosial media milik Catlin


" Apa yang kamu lihat.?" tanya Gray kepada Anna


" Hanya melihat sosial media milik Catlin " jawab Anna jujur


" lalu apa yang tadi kamu bisikan kepada Karan.?" Tanya Gray yang masih penasaran

__ADS_1


" Aku hanya membisikkan Kak Karan untuk segera menembak Catlin dan aku juga menyarankan tempat yang indah untuk menembak Catlin " celetuk Anna yang langsung Tiba-tiba menutup mulut nya


__ADS_2