Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 87 : Kemarahan Arnold


__ADS_3

" Apa kamu tetap tidak akan menikah dengan ku?"


Widia langsung menoleh ke arah suara " Jawaban ku masih sama " Jawab Widia yang langsung pergi meninggalkan Max


Max menelan ludah nya sambil menggaruk kepala yang tidak gatal mendengar jawaban dari Widia " Sampai kapan kamu akan jual mahal " Gumam Max


Anna yang sudah berganti pakaian Langsung di gandeng oleh Sang suami, Anna terus mencium Bunga yang di berikan oleh sang suami


" Mau Samapi kapan kamu mencium bunga itu? sedangkan aku tidak kamu cium-cium " sindir Gray


Anna Terkekeh " Samapi harum bunga ini Hilang " jawab nya tanpa melirik kearah sang suami


Gray membuang napas nya " Tau gitu aku tadi tidak memberikan mu bunga " Keluh nya


" Hahahha uuhhh.. suamiku mulai merajuk " Ucap Anna sambil mengusap rahang sang suami


" Akan ku balas kamu nanti malam " bisik Gray di telinga Anna


" Siapa takut " Jawab Anna malah menantang balik sambil masuk kedalam Mobil


Gray yang melihat reaksi sang istri langsung mengembangkan senyuman nya dan langsung menyusul sang istri masuk kedalam mobil


~Di rumah


Plak..


Satu tamparan mendarat di pipi Tirani, Tirani tersungkur ke atas lantai Tamparan yang sangat keras membuat sudut bibir tirani mengeluarkan darah segar


" Berani nya kau mencoreng nama baik keluarga ku hah!!" Tunjuk Arnold kepada Tirani


Tirani menatap balik wajah Arnold sambil memegang pipinya


" Sudah ku katakan, kau boleh melakukan apapun yang kau inginkan tapi jangan sampai mencoreng nama baik keluarga ku, Dan sekarang... " Arnold mengusap wajah nya

__ADS_1


Arnold tau jika Tirani suka berganti-ganti pasangan namun Arnold tidak menyangka Jika Tirani sampai tidak hati-hati


" Hiks.. maaf " hanya itu yang bisa keluar dari mulut Tirani


" Sekarang baru kau minta maaf hah! lalu kemarin-kemarin kemana saja, Kenapa kau tidak bilang padaku jika kau hamil "


" Jika kau bilang, Aku bisa mengajukan pembatalan pernikahan dan Aku Tidaka akan terjerat dengan manusia licik seperti mu "


Tirani langsung memeluk kaki Arnold dan meminta Ampun " Maafkan aku kak, Tolong jangan ceraikan aku, lagian kenapa kakak menahan ku untuk membuang anak ini Kenapa kak !!"


Arnold tidak habis pikir dengan pikiran wanita yang ada di bawah kaki nya ini " Apa kau sudah gila hah! apa dengan kau Membuang janin itu bisa membuat Nama baik keluarga ku akan baik saja? dan apa kau pikir itu dampaknya hanya ke keluarga, Itu juga bisa membuat nama baik ku tercoreng, Kau menggugurkan kandungan mu seperti kau menaruh kotoran di wajah ku !!" bentak Arnold


Jiak tirani sampai menggugurkan kandungannya, pasti Nama Arnold akan ikut tercemar dan Arnold pasti akan di cap Pria tidak baik tidak bertanggung jawab karena sudah membiarkan istrinya menggugurkan kandungannya.


Banyak yang Arnold pikirkan dampak nya jika Samapi Tirani melakukan hal itu, maknya Arnold tidak membiarkan Tirani untuk membuang janin nya.


" Kau besarkan anak itu, dan setelah kau melahirkan akan ku gugat cerai dirimu " Ucap Arnold dengan tatapan tajam nya


Tirani menggelengkan kepalanya " Tidak, aku tidak pisah dengan mu kak, aku Mohon Hiks.. "


" Terserah, mau terima atau tidak aku tidak peduli karena ini sudah menjadi keputusan ku " Arnold langsung pergi meninggalkan Tirani di dalam kamar sendirian yang masih menangis di atas ubin


" Ada dengan mu " Tanya Gray yang baru masuk rumah dengan Anna. Gray merasa ada yang aneh dengan Adik sepupu nya


Arnold yang awal nya mau pergi ke luar langsung menghentikan langkah nya " Kak, apa Kita bisa bicara " Ucap Arnold


Gray menatap sang adik yang terlihat kacau Langsung menganggukkan kepalanya


" Sayang, pergilah ke kamar Nanti aku menyusul dan menagih janji mu " Bisik Gray kepada Anna


Anna tersenyum seolah mengerti apa maksud sang suami " Oke, aku ke kamar dulu " jawab Anna yang langsung masuk kedalam kamar


" Ayo ikut aku ke ruangan ku " Ajak Gray kepada Arnold. Max juga mengikuti mereka ke dalam ruang kerja Gray

__ADS_1


Arnold Gray dan Max sudah duduk di sopa " Ada apa ?" tanya Gray dengan kaki yang ia silakan


" Begini kak " Arnold mulai menceritakan semua nya kepada sang kakak, tidak ada yang Arnold lewati karena Arnold tidak ingin kakak nya salah paham kepada dirinya


Wajah Gray sudah memerah bahkan tangan nya sudah mengepal mendengar cerita dari Arnold


" Sekarang dimana wanita itu?" tanya Gray dingin


" Dia masih ada di kamar ku kak " jawab Arnold


" Max, bawa dia ke paviliun yang kosong dan kasih penjagaan yang ketat agar dia tidak mengulangi kebodohannya lagi, dan jangan Samapi dia masuk ke rumah utama karena aku tidak ingin melihat wanita yang menjijikan itu masih berkeliaran di rumah ku " Ucap Gray " Dan untukmu, kamu sudah mengambil keputusan yang bagus, Kamu sudah melindungi Nama baik keluarga dan nama baik dirimu sendiri, Untuk saat ini biarkan dia melahirkan di rumah ini dan setelah itu ceraikan dia "


" Iyah kak, Aku juga berfikiran seperti itu " Jawab Arnold


" Alangkah baik nya jika kamu juga menghentikan Kegilaan mu itu kepada Para jala_g di luar sana, apa kau tidak berfikir ketika melakukan nya, bagai mana jika suatu saat ada wanita yang mengaku-ngaku sedang hamil atau sudah melahirkan anak mu "


Arnold menunduk Ia tidak tau jika sang kakak sudah mengetahui kelakuan nya di luar " Baik kak, aku akan mencoba nya "


" Fokuslah untuk kerja, karena kamu akan menggantikan Uncle di perusahaan milik keluarga kamu "


" jika kamu masih melakukan nya, apa beda nya kamu dengan wanita itu, sama-sama menjijikan "


" Iyah kak " Jawab Arnold lagi yang masih menunduk. Rasanya Arnold sangat malu mendengar ucapan kakak sepupunya itu .


Di dalam kamar, Anna sudah mengganti pakaian nya dengan gaun tidur yang sangat seksi untuk menyambut sang suami


Gaun merah yang transparan yang terlihat sangat kontras dengan kulit putih nya, Rambut yang di biarkan di gerai agar menambah sensasi sek_l Dan jangan lupakan Parfum yang Biasa di gunakan Oleh Anna ketika mau berc_ta


Ceklek...


Gray masuk kedalam kamar, ia melihat Sang istri yang sedang Membaringkan tubuhnya dengan gaya se_l


" Oh sayang " Ucap Gray membuka Kancing kemeja nya satu persatu. Melihat sang istri yang sudah siap untuk di lahap membuat Pikiran nya Plong..

__ADS_1


" Tunggu aku, aku mau membersihkan Tubuhku dulu " Ucap Gray yang langsung masuk kedalam kamar mandi


__ADS_2