
Di meja makan Sudah ada Widia dan Max mereka baru saja Samapi di rumah atasan merasa " Morning semua nya " Sapa Anna yang baru saja turun dari tangga dengan di Ikuti Gray di belakang nya
" pagi juga Anna " jawab Widia
Anna tersenyum lalu duduk di kursi dekat Gray " Apa kalian sudah menunggu kami lama?" tanya Anna
" Tidak, Aku baru saja datang " Jawab Widia
Anna mengangguk mengerti, Anna menuangkan Nasi dan lauk pauk di piring Gray " Makan lah yank " ucap anna
" Terimakasih sayang " jawab Gray tersenyum
" Ayo makan kak Widia, kak Arnold " ajak Anna
" terimakasih Nona, tapi saya sudah sarapan tadi di rumah " Tolak Max
"Baik lah " jawab Anna walaupun sedikit kecewa karena Max sudah Sarpan lebih dulu
Gray melihat wajah Anna mulai murung Langsung menatap Max " Mulai besok kamu harus sarapan di sini, jika tidak gajih mu akan ku potong " ucap Gray tegas
Max menelan air ludah nya " Ba..baik Tuan " jawab Max
Tidak ada pembicaraan di meja makan karena Gray menang tidak suka makan sambil bicara, setelah sarapan usai, kini di depan rumah Anna sedang berpamitan kepada sang suami " Aku pergi dulu ya yank " ucap Anna mencium Punggung tangan sang suami
" Iyah sayang, hati-hati di jalan dan jika ada apa-apa segera lah hubungi ku " ucap Gray yang langsung mencium kening sang istri
" Iyah yank, kamu juga hati-hati ya "
Gray menganggukkan kepalanya, dan melihat kepergian sang istri yang masuk kedalam mobil nya
" Ayo Max " Ucap Gray yang masuk kedalam mobil miliknya
~ Di rumah Karan
Catlin sedang meringis karena lelah bulak balik ke kamar mandi " Honey "
__ADS_1
" Sayang, aku lelah sedari tadi bulak balik ke kamar mandi terus " keluh Catlin
" Ini aku bawakan air jahe untuk mu, semoga lebih baik setelah meminum nya " ucap Karan memberikan satu gelas air jahe kepada catlin
Catlin langsung meminum nya hingga kandas dan berharap rasa mual nya terhenti
" Bagi mana ?" tanya Karan
" lumayan " jawab Catlin
Karan membawa Catlin untuk membaringkan tubuhnya di tempat tidur " istirahat lah, besok lagi aja kamu melihat Butik Jiak kamu sudah membaik " ucap Karan
Ya, Catlin telah membuat butik baru di Negara K, butik yang di buat catlin Baru berjalan satu Minggu. Awal nya catlin menolak untuk membuat butik di sini tapi mendengar sarapan dari Anna dan yang lain membuat Catlin yakin dan membuka usaha nya kembali.
Sedangkan Karan, dia juga membuat restoran di sini karena Karan akan sering di sini, Restoran yang ada di negara Y masih berjalan dan di urus oleh orang kepercayaan Karan
" Iyah yank " jawab Catlin yang langsung membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur
" Istirahat lah, tapi maaf aku tidak bisa menemani karena hari ini akan ada yang wawancara kerja di resto, tapi aku janji setelah usai aku akan langsung pulang " ucap Karan mengelus kepala Catlin
Setelah mendapatkan persetujuan dari Catlin Karan langsung pergi ke Restoran miliknya
" Sudah jam sepuluh ternyata " Ucap Arnold yang langsung berdiri dan masuk kedalam kamar mandi
tak butuh waktu lama untuk Arnold bersiap, rencana nya Arnold hari ini akan berpamitan kepada Gray dan juga para sahabat nya, karena Arnold harus segera pulang ke Negara Y untuk melanjutkan pendidikan nya
~ Di perusahaan Gray
Gray baru saja usai rapat langsung kembali ke ruangan kerja nya " Tumben kamu ke sini?" tanya Gray membuka jas dan langsung duduk di sopa
Arnold yang tadi nya sedang memainkan handphone langsung menaruh handphone nya " aku ingin berpamitan karena harus segera pulang ke negara Y " Ucap Arnold
Gray menganggukkan mengerti " Lalu apa kamu tidak ada yang akan kamu katakan lagi, Atau meminta maaf ?" tanya Gray
Arnold langsung mengangkat kedua alis nya " Minta maaf" tanya balik Arnold " Memang nya aku punya salah apa kepada kakak?" Arnold tidak mengerti dengan yang di ucapkan Gray
__ADS_1
Gray tersenyum simpul lalu menyilang kn kaki nya " kamu mencintai istriku kan ," Ucap Gray
Bola mata Arnold membulat dia heran kepada Gray mengetahui nya " Hahaha kakak ingin jangan ngaco, mana mungkin aku menyukai Sepupu ipar ku sendiri " elak Arnold
" Aku harap begitu, tapi jika Samapi aku tau kamu selalu memperhatikan istriku apa lagi mencintai nya, jangan harap aku akan diam saja walaupun kamu adalah adik sepupu ku " Ucap Tegas Gray
" Kakak tenang saja, aku tidak akan melakukan itu semua, lagian kita ini dulu Bersahabat jadi mana mungkin aku tidak memperhatikan nya karena itu sudah kebiasaan dari dulu, tapi karena sekarang setuasinya sudah berbeda maka aku akan mulai jaga jarak dari Anna " ucap Android meyakinkan Gray agar tidak mencurigai nya
" Aku akan pegang kata-kata mu " jawab Gray
" kalo begitu aku permisi, tolong sampaikan saja kepada Anna jika aku akan pulang nanti malam "
" heum " jawab Gray dingin
Walaupun Arnold adik sepupu nya namun Gray tidak ingin ke colongan, terkadang penghianat itu bukan orang lain melainkan orang-orang terdekat kita
Sedangkan Arnold merasa hati nya sangat sesak ketika mendapatkan teguran dari Kakak sepupunya " Mungkin sekarang aku benar-benar harus melupakan Anna, Aku tidak ingin ada pertumpahan darah antara Adik dan kakak " Gumam Arnold yang langsung pergi ke bandara. Arnold tidak berpamitan langsung kepada Karan dan juga Catlin dia hanya mengirimkan pesan untuk berpamitan.
~ Di rumah
Anna baru saja sampai di rumah, Anna langsung masuk kedalam kamar nya untuk memberikan dirinya sebelum sang suami pulang.
Anna menepati janji nya untuk pulang sebelum Gray Samapi di rumah " Bi, di dalam kulkas ada apa saja?" tanya Anna
" Masih komplit Non " jawab Bibi
" Oh baik lah, tolong keluarkan Udang, ikan Kakap dan juga sayuran, malam ini aku ingin masak itu saja " ucap Anna
" baik Non "
Para pelayan awalnya heran karena Anna turun langsung ke dapur untuk menyiapkan makan malam untuk suami nya namun Setalah di jelaskan oleh kepala pelayan baru lah mereka mengerti
" Padahal jika aku jadi Nona Anna, aku hanya tinggal ongkang-ongkang kaki saja, biarkan semua nya dilakukan oleh para pelayan, kan sayang sudah di gajih mahal-mahal tapi malah gak di manfaatkan " ucap nya
" Makanya kamu ditakdirkan miskin karena Tuhan tau jika kamu kaya, kamu akan sombong dan akan semena-mena kepada orang miskin " jawab si pelayan itu
__ADS_1
" Is kau ini " kesal nya
Para pelayan menggelengkan kepalanya melihat pelayan itu.