Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 134 : BERASA MIMPI


__ADS_3

Tubuh Anna lemas untung Gray sangat sigap sehingga Anna tidak terjatuh ke bawah


" Sayang " ucap Gray yang sudah menopang tubuh Anna y


" Dad.. bilang jika ini hanya mimpi Dad hiks.." Anna memeluk sang suami karena tidak bisa menerima kenyataan ini. Anna merasa bermimpi, baru tadi pagi mereka berpamitan untuk pergi berbulan madu namun Tuhan ternyata lebih sayang mereka


Setelah Mendapatkan informasi bahwa Karan dan Catlin adalah korban dari pesawat yang di tumpanginya tadi pagi


Tidak di temukan ada korban hanya ada bangkai pesawat yang hanya tinggal puing-puing nya saja karena setelah meledak pesawat jatuh ke laut


Gray terus menenangkan sang istri, siapa yang tau jika Akan ada musibah seperti ini, Gray bukannya tidak sedih tapi ia harus kuat demi Istrinya


Arnold mendekat kearah Anna dan juga Gray " Ayo kita kembali menunggu kabar dari kepolisian " kata Arnold


" Kenapa nasib kedua sahabat kita sangat tragis Dad, bagai mana cara kita menjelaskan semua ini kepada Kevin? Kevin masih terlalu dini jika di beri tau soal kedua orang tua nya hiks.."


Anna memukul dada Gray dengan pelan karena tidak ada tenaga lagi untuk Anna, semuanya terasa lemas bahkan seolah tidak memiliki tulang


" Kita bicarakan lagi nanti ya, kita pulang dulu " kata Gray dan di balas anggukan oleh Anna


Di perjalanan tidak ada pembicaraan di antara ke tiga nya, Arnold, Gray dan Anna benar-benar shock dengan masih kedua sahabat nya yang tragis


Sesampai nya di rumah Anna langsung di bawa ke kamar untuk beristirahat " istirahatlah Dulu, nanti jika ada kabar soal pencarian jasad Catlin dan Karan aku pasti akan membangunkan mu sayang " kata Gray mengusap kepala sang istri


Anna memejamkan mata nya, rasanya dirinya sangat lelah apa lagi sedari tadi Anna menangis tiada henti


Sedangkan di ruangan Gray. Max dan Arnold masih terus mencari informasi tentang hilangnya Karan dan Catlin


" Aku yakin jika mereka masih hidup " kata Arnold


" Mudah-mudahan saja " kata Max


Gray masuk kedalam ruangan " Bagai mana apa ada informasi? " Tanya Gray


Tadi ketika Gray dan Anna pergi ke lokasi hanya ada sebagian badan pesawat dan puing-puing yang lain nya belum di temukan bahkan para korban pun belum di temukan.


" Kita masih mencari Informasi " kata Max


Gray mengusap wajah nya kasar " andai saja Karan menerima tawaran ku mungkin Kejadiannya tukang akan seperti ini " keluh Gray

__ADS_1


" Memangnya apa yang di tawarkan oleh Kakak? " Tanya Arnold


Gray menceritakan semaunya tentang Karan yang ingin pergi berlibur bahkan Gray sempat menawarkan pesawat pribadi kepada Karan namun Karan menolaknya dengan Alasan Ia ingin mengenang masa-masa jadian dulu bersama Catlin


" Kenapa mereka bodoh, di kasih enak malah di tolak " ucap Arnold memejamkan mata nya karena merasa Frustasi


" Mungkin mereka sudah mendapatkan Piling Jika mereka akan Meninggal dengan keadaan seperti ini " lirih Gray


" Tidak kak, Aku yakin jika mereka masih hidup " kata Arnold tegas


" Apa kita harus meyakini mu? Jangankan tubuh mereka bahkan Badan pesawat saja telah hancur lebur yang entah di mana " Ucap Gray menyadarkan Arnold


" Kamu tadi lihat sendiri bukan, hanya ada sebagian badan pesawat yang baru di temukan "


Arnold menunduk ia benar-benar tidak bisa menerima semua ini


Berita soal Karan dan Catlin yang menjadi korban telah Samapi di telinga Mom Johana dan kedua orang tua Arnold mereka langsung terbang ke Negara K untuk memastikan benar atau tidak soal berita itu karena Gray sengaja tidak menyalakan Handphone dan Tv karena takut Kevin mengetahui nya


Anna bangun dari tidur nya, ia langsung turun dari tempat tidur, pertama yang Anna cari adalah Kevin. Begitu malangnya nasib Kevin yang harus kehilangan kedua orang tuanya di saat Usianya yang masih belia


Anna duduk di ujung tempat tidur, Anna mengelus rambut Kevin dengan Air mata yang tidak bisa di bendung


Anna segera menghapus air mata nya lalu tersenyum kepada sang putra


" Maafkan Mom karena Sudah menggangu Tidur mu sayang " kata Anna kepada Vareel


" Mom Angis? " Tanya Vareel


" Tidak sayang. apa Mom boleh tidur dengan kalian? " Tanya Anna


" Tentu Mom " kata Vareel kegirangan jarang-jarang Anna tidur di kamar nya, biasanya Anna hanya akan menceritakan dongeng setelah itu akan pergi ke kamar miliknya


Anna memeluk Vareel dengan satu tangannya Masih mengelus kepala Kevin


" Mom janji, Mom akan menjaga Kalian " kata Anna mencium pipi Vareel lalu Kevin


Gray yang berniat untuk istirahat tiba-tiba kaget karena tidak menemukan Istrinya di dalam kamar


" Sayang " panggil Gray. namun tetap saja tidak ada jawaban

__ADS_1


Gray pergi keluar ia mencari ke kamar milik Vareel benar saja Jika sang istri sedang tidur dengan memeluk Vareel dan juga Kevin


" Ternyata kamu di sini " Gumam Gray


Karena tidak ingin membangunkan Sang istri, Gray ikut berbaring di samping Kevin dan memejamkan mata nya


~ KEESOKAN HARI


Mom Johana dan kedua orang tua Arnold datang ke rumah Anna dan juga Gray, mereka ingin meminta Jawaban atas berita yang tersebar luar


Gray yang bangun tidur langsung di serbu dengan bermacam-macam pertanyaan


" Jadi Benar jika Karan dan Catlin menjadi korban kecelakaan pesawat? " Tanya Mom Johana dengan suara yang lumayan kencang


" Grandma.." lirih Kevin yang keluar dari Kamar Vareel


Kevin mungkin masih kecil tapi ia sudah bisa mengerti dengan apa yang di obrolkan oleh orang dewasa


Kevin tanpa bertanya Ia langsung menghidupkan Tv


Gray hanya bisa mematung ketika melihat Kevin yang menghidupkan tv


Kevin menangis sekencang-kencangnya nya Ketika melihat Nama kedua orang tuanya telah terdaftar dari Korban Pesawat


" Mami papih hiks ...."


Anna yang baru beres memandikan Vareel langsung keluar kamar karena mendengar tangisan Kevin


" Kevin!! " panggil Anna sambil berlari kearah Kevin dan memeluknya


" Mom, Mih Pih Mom hiks.. " Kevin menangis di pelukan Anna


Anna tidak tahan mendengar tangisan Kevin " Iyah sayang, Kamu harus kuat ya. Mom dan Daddy sedang akan terus mencari keberadaan Kedua orang tua Kamu ya jadi jangan nangis lagi " kata Anna


Mom Johana dan kedua orang tua Arnold tidak bisa menahan tangis nya lagi mereka ikut memeluk Kevin


" Dad, Napa Semua Olang menangis? " Tanya Vareel yang tidak mengerti apa-apa


Gray memangku Vareel " Saat ini Kak Kevin sedang berduka Karena telah di tinggalkan oleh mami dan papih jadi Vareel harus menghibur kak Kevin ya Agar kak Kevin tidak bersedih lagi " kata Gray memberikan pengertian kepada Vareel

__ADS_1


__ADS_2