
Anna menggunakan Gaun hitam selutut yang sangat cantik dengan rambut yang ia gulung keatas dan menggunakan kalung berlian yang di belikan oleh sang suaminya
Gray yang sudah siap dengan jas hitamnya langsung terpesona melihat sang istri yang begitu cantik dan anggun
'' Kamu Canti sekali Sayang '' Puji Gray yanglangsung memeluk dan menci-m bi-r sang istri sekilas
'' Jadi kemarin-kemarin Aku tidak cantik gitu '' Kata Anna sambil melirik kearah sang suami
Gray terkekeh '' Kamu selalu Cantik Sayang, Bahkan ketika kamu sedang masak di dapur pun kamu sangat cantik '' Kata Gray
Anna memukul dada Gray pelan lalu ikut terkekeh
'' Ayo kita berangkat sekarang, Nanti keburu malam '' Ajak Gray dan di balas dengan anggukan oleh Anna
Setelah mengantrakan Baby Vareel ke rumah Catlin mereka langsung berangkat ke Restoran yang sudah Gray pesan Tadi siang
Sebenarnya Gray sengaja mengajak Anna makan malam di luar karena tadi siang Widia mengirim pesan kepada Gray agar Gray menghibur Anna karena dirinya Akan pergi
Awalnya Gray tidak percaya kepada Widia yang akan pergi namun setelah Widia mengirimkan dirinya sedang di dalam pesawat barulah Gray percaya. Gray tidak banyak bertanya soal kenapa Widia pergi dengan mendadak karena Gray tidak ingin ikut campur soal hidup Widia bagi Gray selama Widia masih suka mengirim pesan dan memberi kabar itu tidak jadi masalah
Tak butuh waktu lama untuk Gray dan Anna sampai di Restoran
'' Wah Dad, Restorannya bagus sekali '' Ucap Anna kagum
Gray tersenyum '' Ia dong kan untukmu Sayang '' Ucap Gray merangkul pinggang Anna
'' Gombal '' Anna langsung berjalan mengikuti lilin-lilin kecil yang terlihat indah dan jangan lupakan musik romantis yang sanagt merdu
Gray menarik kursi untuk di duduki oleh Anna '' Terimakasih Dad '' Ucap Anna
'' Sama-sama sayang '' kata Gray
Gray menepuk tangan dan meminta pelayan untuk membawakan makana yang sudah Gray pesan tadi
'' selamat makan sayang '' kata Anna sambil tersenyum kepada sang suami
__ADS_1
Gray memotong stik dan memberikan suapan kepada Anna
Anna tersenyum, Anna baru merasakan lagi makan malam berdua bersama sang suami, Anna merasa teringat kenangan yang dulu sebelum menikah, Gray selalu mengajak Dirinya untuk makan malam di luar dan memberikan kesan romantis
'' Terimasih Dad, Daddy sudah mengajakku kesini, sudah lama kita tidak begini, Aku merasa menjadi anak muda lagi '' ucap Anna terkekeh
Gray membersihkan sudut bibir Anna yang terkena saus
'' Memang nya sekarang kamu sudah tua sayang, kamu ini masih muda dan masih sanagt cantik '' Puji Gray sambil tersenyum
'' Tapi aku kan sudah punya anak Dad, bentuk tubuhku saja sudah tidak seperti dulu lagi, apa lagi buah da-aku yang sudah di kuasai oleh putraku '' ucap Anna sambil menggoda sang suami
'' Bagiku kamu adalah wanita yang paling cantik dan paling super cantik, ,mau kamu punya anak banyak pun aku tidak peduli karena itu anak kita sayang '' kata Gray menatap wajah sang istri dengan lekat lalu mencium punggung tangan sang istri
Anna sungguh bahagia karena memiliki suami yang tidak berubah dari dulu selalu romantis
" sayang malam ini kita tidur di Hotel saja bagai mana? kita nikmati malam kita berdua " ajak Gray
" tapi Dad, bagai mana dengan putra kita " ucap Anna
" benar kah? ko Anna tidak tau Jika Catlin sedang program Hamil anak ke dua? " tanya Anna heran
" mungkin belum biacra aja sama Kamu sayang " Jawab Gray biar Anna percaya padahal itu hanya akal-akalan Gray aja biar Anna setuju untuk tidur di penginapan
" heum Baiklah, kalo kaya gitu " kata Anna
Sedangkan di rumah Catlin Ia sedang pusing karena Baby Kevin yang tidak mengijinkan dirinya untuk menggendong Baby Vareel padahal baby Vareel sedang menangis untuk Ada bibi yang membantu dirinya
" Kak Gray dan Anna awas saja kalian " kata Catlin di buat pusing
" Sayang kamu kenapa? " Tanya Karan yang baru saja Datang lalu mengecup Kening sang istri
" lihat saja Dad, Putra kita tidak mengijinkan Aku untuk Menggendong baby Vareel padahal Baby Vareel sedang menangis " keluh Catlin
" loh, ko baby Vareel ada di sini? memang nya Anna dan Gray kemana? " tanya Karan heran
__ADS_1
Catlin membuang napas nya " Mereka bilang mau pergi untuk makan malam tapi entahlah samapi sekarang mereka belum pulang juga "
Karan Terkekeh " Biarkan saja, Mungkin Gray sedang menghibur Anna yang sedang sedih, karena kak Widia pergi ke Negara T " kata Karan
Tadi Karan sempat Ke kantor Gray untuk mengirimkan menu makanan baru yang di buat nya, lalu Gray bercerita jika Widia pergi ke Negara T dan meminta dirinya untuk menghibur Anna karena Widia yakin Jika Anna pasti akan sedih.
~ DI RUMAH Arnold
cahra yang baru saja beres mandi ia langsung menggunakan pakaian tidur nya tidak lupa memakai krim malam yang di belikan oleh Anna kemarin
Arnold yang berniat ingin memanggil cahra untuk makan malam langsung terpesona melihat Cahra yang begitu cantik dengan gaun malam nya
'' Kamu cantik sekali sayang '' Puji Arnold
'' Kamu bisa saja sayang '' jawab Cahra
Arnold memeluk cahra lalu menahan tengkuk leher Cahra untuk menc-m bi-r Cahra dan memperdalam nya
Cahra menutup mata dan menikmati belitan lid-h tangan Arnold yang sudah merayap kemana saja membuat Cahra semakin ikut menggila Namun itu semua tidak berlanjut lama karena tangis Baby Jasmine
oooweeekkkkkk
Arnold mendesah kesal karena ia harus melepaskan Cahra begitu saja '' Mandi air dingin lagi '' keluh Arnold
sedangkan Cahra dia malah terkekeh sambil menggendong Baby Jasmine
" Kamu memang penolongku " ucap Cahra kepada Baby Jasmine sambil mencium pipi nya
Sedangkan Arnold dia sedang berada di kamar mandi untuk mendinginkan Pikiran dan Menidurkan Adiknya karena dengan cara ini Adik nya bisa tidur kembali
Arnold berdiam diri di bawah Guyuran Air shower dan Mengusap Kepala yang basah " samapi Kapan Aku harus mandi air dingin kaya gini " gumam Arnold
Setelah merasa adiknya sudah tenang Arnold keluar dari kamar mandi dengan menggunakan Handuk yang melilit di Pinggang nya
Cahra yang sedang Menidurkan baby Jasmin langsung terpesona melihat bentuk Tubuh Arnold yang cukup menggiurkan, Dada bidang yang sangat indah dan rambut yang basah membuat Jiwa wanita Catlin keluar dan tergiur
__ADS_1
" Tutup mulut mu, Jangan Samapi aku menerkam mu sekarang juga " kata Arnold