Half Of My Soul

Half Of My Soul
Bab 20 : Kebanjiran rejeki


__ADS_3

Catlin memilih tidur di kamar tiga,di langsung membaringkan tubuhnya karena sudah merasa lelah, Tidak beda jauh dengan Arnold dan juga Karan mereka juga ikut terlelap. saking lelah nya mereka Samapi lupa untuk mengabari Gray bahwa mereka sudah sampai dan sudah Samapi di rumah Anna


jam tujuh malam mereka bangun karena di bangunkan oleh Bibi untuk makan malam, Tadi sebelum Widia pergi, Widia sudah menitip pesan kepada bibi untuk melayani tamu nya dengan baik karena, mereka adalah sahabat Anna.


Mereka langsung berjalan ke meja Makan, di meja makan sudah di sediakan makanan yang enak-enak " wah malam besar kita " seru Arnold


plak..


Karan memukul lengan Arnold " kau itu orang kaya tapi kenapa melihat yang sepeti ini saja kau terlihat kampungan, apa di rumah mu tidak ada yang begini " tegur Karan


" Ini beda bro, Gue mau Selfi dulu ah " Arnold mengambil beberapa gambar dan dia upload di soal media nya


Foto-foto Arnold tidak lepas dari pengawasan Gray, Gray meremas Handphone nya karena kesal, ketiga sahabat nya itu tidak memberikan kabar kepada dirinya padahal mereka sudah berada di rumah Anna " Awas saja kalian " kesal Gray


" Ada apa.?" tanya Mom Johana. karena saat ini Mom dan yang lain sedang berada di salah satu rumah sakit yang akan membuat tes DNA


" Tidak mom, ayo " ajak Gray, gray ingin sekali semua ini celah usai. Gray sudah geram kepada ketiga sahabat nya yang tidak memberikan kabar kepada Gray


" Masuklah " ucap Gray kepada Celina


" Oke sayang " jawab Celina dengan nada centilnya


Gray yang melihat itu merasa kesal dan geram, bisa-bisa nya Celina bicara seperti itu padahal ini di tempat umum


Sesudah Melakukan Tes DNA, mereka harus menunggu dua hari untuk melihat hasilnya " apa tidak bisa di percepat.?" tanya Gray kepada Dokter


" Maaf tuan, ini sudah lebih cepat biasanya harus membuang waktu Satu atau dua Minggu " ucap dokter itu


" Ok kalo gitu, Saya minta nanti hasil nya harus sampai di tangan saya langsung " ucap Gray


" Siap tuan " jawab dokter itu


Celina yang sedang bergelayut manja di tangan Gray terus saja menggoda gray dengan Suara-suara yang membuat Gray jijik " Sayang, anak kita lapar " ucap Gray


" Kalo begitu, kau pergi lah makan jangan bawa-bawa aku" keluh Gray

__ADS_1


" huaaaaa..." Celina menangis kencang sontak saja semua orang menatap Gray dengan geram karena bisa-bisa Gray mengacuhkan istri yang sedang mengandung Anak nya, pikir mereka


Dengan pasrah Gray menuruti keinginan Celina untuk makan bersama nya, Mom dan yang lain sudah pamit pulang karena ada urusan masing-masing


" Cepat lah makan, aku ada urusan " ucap ketus Gray


Ting...


Anna : Sedang apa.?


di mana.?


Gray membuka Handphone nya, senyum terbit ketiak melihat pesan dari Anna


Gray. : Aku sedang ada urusan


Anna. : Oh maaf menganggu


Gray. : tidak kamu tidak mengganggu


Gray. : nanti kalo sudah usai, aku hubungi ya


Anna. : Iyah


Anna menyimpan handphone nya, Anna merasa kesal kenapa Gray membohongi nya " Kenapa dia berbohong " kesal Anna " walaupun dia jujur juga aku tidak akan marah " lnjut nya


Bagai mana Anna tidak kesal, ada yang mengirim beberapa gambar Gray dengan Celina yang sedang berada di ruangan Ibu hamil bahan Tidak hanya itu, ada juga Foto Gray yang sedang di Peluk oleh Celina


" dasar laki-laki, awas saja kau " kesal Anna menaruh handphone nya kemabli dan menutup mata nya, namun tetap saja Maya Anna tidak bisa terpejam karena terus saja ingat dengan gambar yang di kirim ke handphone


" kenapa dengan mata ku " keluh Anna " Tidur lah, kita sudah lelah hari ini " gumam Anna kepada dirinya sendiri


Anna menaikan selimut nya Samapi kepala biar, Bisa tidur namun alhasil Anna masih tidak bisa merem juga " Awas ya, jika nanti kamu mendekati ku lagi, aku tidak akan mau " kesal Anna


Widia masuk kedalam kamar Anna setelah Dirinya membeli Cemilan " kamu kenapa,? mata mu sudah sepeti zombi " ucap Widia

__ADS_1


" aku tidak apa-apa " elak Anna, tidak mungkin kan Anna bicara sejujur nya kepada Widia, Anna juga punya rasa gengsi


" Kalo begitu, tidur lah, ini sudah malam " ucap Widia


" hm.." jawab Anna


~ Keesokan Hari nya


Pagi ini, Anna bangun dengan mata yang seperti zombi karena semalaman dia tidak bisa tidur nunggu kabar dari Gray, namun yang di tunggu malah. tidak datang-datang entah lah kemana


" Anna, ada apa dengan mu.?" tanya widia


" Aku tidak bisa tidur semalaman " jawab Anna


" kenapa.? apa ada yang kamu pikirkan .?" tanya Widia " Apa kamu gugup karena akan Perasi besok .? "


" Aku baik-baik saja kak, hanya sedang tidak bisa tidur aja, sudah ah aku mau ke air dulu mau mandi " ucap Anna sambil berjalan ke arah kemar mandi


Widia yang melihat itu merasa heran dengan sikap Anna yang aneh, Widia menggeleng kepalanya lalu duduk di sopa, Widia tidak bisa terus menjaga Anna karena dirinya banyak yang harus Widia selesaikan terutama kontrak kerja yang harus di batalkan dan yang lain-lain nya rasa nya kepala Widia ingin pecah


~ Di rumah Anna


Catlin, Arnold dan Karan sedang menikmati sarapan nya " oh iya apa kalian sudah memberi kabar kak Gray.?" tanya Caltlin


Arnold yang awal nya mau memasukan makanan nya ke dalam mulut tiba-tiba saja sendok itu terjatuh. Arnold langsung mengambil handphone nya dan mengecek handphone benar saja, Gray menelpon nya Samapi ratusan kali tapi tidak ada satupun yang Arnold jawab karena handphone nya mode Sailan " Gawat " ucap Arnold


" kenapa.?" tanya Karan kepada Arnold


" Aku lupa mengabari kak gray kalo kita sudah Samapi, matilah kita " Arnold mengucek rambut nya karena lupa Membaringkan kabar kepada Gray


" mampus, mana gue juga lupa lagi " balas Karan


" Kalian sih, malah asik menikmati tidur kalian jadi lupa kan " ucap Caltlin " Kalian orang kaya tapi lihat rumah Anna kalian seperti orang kampungan yang baru datang dari desa ke kota, biasa di rumah gubuk tiba-tiba melihat istana " sindir Catlin


" diam, memang nya hanya kita saja yang terpesona dengan rumah Anna, kamu juga terpesona kan.?" tanya Arnold

__ADS_1


" Iya sih, tapi aku tidak akan kalian yang lupa ngabarin Sahabat kita sendiri " ucap Catlin. Semalam setelah makan malam, Caltlin menelpon dan mengabari Gray ,dan alhasil Catlin di banjiri rejeki karena Gray langsung memborong Dress yang ukuran nya cukup Buat Anna.


__ADS_2