
Seusai makan malam Anna dan juga Widia duduk di taman dengan cemilan dan juga teh yang di buat oleh Anna
" Ada apa kak, sepertinya kakak ingin membahas sesuatu sama Anna " Ucap Anna yang sudah duduk di kursi
Widia menaruh handphone nya di atas meja " Begini Anna sekarang kan kita sudah tidak mengambil kegiatan apapun bagai mana jika kita melanjutkan membagikan aktivitas kamu di sosial media agar kamu tetap ada pendapatan sendiri dan kakak juga ada kerjaan hehehe "
Setelah Anna tidak mengambil kerjaan lagi, widia kebingungan sendiri karean bingung harus mencari pekerjaan apa yang cocok dengan nya. Mau jadi asisten sesama artis lagi tapi Widia tidak pernah cocok dengan Artis-artis itu apa lagi Widia yang susah sekali bersosialisasi sama orang
Anna terdiam, Anna tidak mungkin mengambil keputusan sendiri karena saat ini dirinya sudah memiliki suami dan pasti sang suami juga akan ikut terlibat
" Begini kak, Anna tidak bisa memberikan jawaban nya sekarang, Anna harus meminta ijin terlebih dahulu kepada suami Anna " jawab Anna
" Iyah kamu obrolkan lah terlebih dahulu kepada suamimu agar semua nya berjalan lancar karean kakak tau pasti suami mu akan ikut terlibat nanti nya "
Anna tersenyum " Terimakasih ya kak atas pengertiannya" Anna tau kenapa Widia berniat ingin mempublikasikan kehidupan nya apa pagi saat ini Widia tidak ada kerjaan
" Sama-sama Anna. Mudah-mudahan saja suami kamu menginjinkan ya, biar kakak ada kerjaan lagi " jujir Widia
" Kalo kakak gak ada kerjaan kakak bisa datang ke sini dan temani Anna di sini, Apa lagi Anna di rumah sendirian sekarang "
Widia mengerutkan keningnya " lalu Istri Arnold pergi kemana? Kenapa kamu bisa sendirian "
Anna mengangkat kedua bahu nya " Aku kurang tau Kak, dari kemarin aku tidak melihat nya mau bertanya kepada kepada Arnold eh aku nya belum ketemu-ketemu lagi sama dia " jawab Anna jujur
Kemarin Anna sempat mencari keberadaan Arnold di rumah nya namun Arnold seperti bersembunyi di lubang semut membuat Anna tidak menemukan keberadaan nya
Jam semakin larut obrolan Anna dengan widia semakin asik sampai lupa dengan waktu
" Sayang " panggil Gray berjalan kearah Anna dengan membawa satu gelas susu
" Iyah Dad " jawab Anna menoleh kearah sang suami
" Hari sudah mulai larut ayo tidur tidak bagus ibu hamil tidur malam-malam " tegur Gray
" Ini di minum dulu susu nya lalu kita tudur "
Anna tersenyum " Iyah Dad " jawab Anna yang mengambil segelas susu di tangan sang suami
" Kalo gitu kakak pulang dulu ya Anna " pamit Widi kepada Anna dan juga Gray
__ADS_1
" Apa kakak tidak menginap saja di Sini? Ini sudah malam loh nanti ada apa-apa di jalan " Ucap Anna khawatir
" Tidak Anna, kakak pulang saja lagian besok kakak ada urusan " Tolak Widia halus
Bukan tidak ingin menginap tapi Widia malas jika harus bertemu dengan Max yang terus menggoda dirinya
Anna membuang napas nya " Baik lah kalo gitu Ann tidak akan memaksa tapi lain kali kakak nginep ya di sini "
" Iyah Anna. Kalo gitu Kakak pulang dulu ya Anna, Gray "
Setelah kepergian Widia. Gray dan Anna masuk kedalam kamar karena jam juga sudah mulai malam
Anna keluar dari kamar mandi dengan menggunakan Baju tidur nya dengan wajah yang sudah seger tanpa poesan. Anna duduk di kursi depan kaca rias untuk memakai krim malam miliknya
Sedangkan Gray dia sudah menyenderkan tubuhnya di kepala tempat tidur dengan laptot yang ada di atas paha nya
" Dad "
" Iyah sayang " jawab Gray. Gray walaupun mata dan tangan nya masih ke Laptop tapi dia masih bisa mendengarkan ucapan sang istri
" Tadi kak widia bilang kata nya dia ingin mempublish Tentang kita "
" Untuk apa? "
Hem Anna menghembuskan nafas nya, Anna berjalan ke arah kasur dan duduk di samping sang suami dengan kaki yang sudah di selonjorkan dan kepala yang di sender kan kepada sang suami
" Kak Widia tidak ada kerjaan, dia mau melamar kerja dengan ke Artis-artis lain tapi.. Daddy juga tau kan jika Kak Widia itu sangat susah dekat sama orang "
Gray mencerna ucapan sang istri, bukan Gray tidak setuju dengan rencana Widia tapi Gray tidak ingin rumah tangganya menjadi tontonan orang
" Begini sayang, Aku kurang setuju dengan rencana itu karena aku tidak ingin Rumah tangga kita ini menjadi Tontonan orang-orang, Kamu pasti tau kan apa dambak dan akibatnya jika kita sering memamerkan Keharmonisan rumah tangga " Gray mengelus pucuk kepala sang istri
" Heum baik lah, kalo Daddy tidak memberi ijin "
" Tapi jika kak Widia mau,. Dia masih bisa menjadi asisten mu sayang, Aku yang akan menggajih nya "
" Tapi untuk apa Kak Widia menjadi Asisten aku, Aku sudah tidak punya kegiatan lagi "
Pletak..
__ADS_1
Gray menyemtil kening sang istri
" Seorang Asisten itu tidak hanya melakukan Aktivitas sayang, tapi cukup dia menemani mu dan menjaga mu denagn baik Saja itu sudah lebih dari cukup "
Anna meneh ke arah sang suami " itu bukan Asisten Dad, tapi babysister " keluh Anna
Arnold sesampai nya di rumah dengan Max ia langsung masuk kedalam kamar nya dan membersihkan dirinya karena seharian ini Arnold belim mandi badan nya pun sudah lengket semua
" Segar nya " ucap Arnold sambil mengeringkan rmabut yang basah dengan handuk nya
Arnold duduk di atas tempat tidur dan memeriksa handphone nya siapa tau saja ada pesan masuk atau ada Email yang masuk. Setelah usai Arnold membaringkan tubuhnya karena badan nya terasa lelah sekali
~Keesokan hari nya
Seperti biasa Anna akan bangun pagi dan menyiapkan sarapan untuk Suami dan juga yang lain nya. Setelah satu jam lebih Anna meminta bibi untuk memindahkan makanan ke Meja Makan sedangkan dirinya membangunkan sang suami
Anna masuk kedalam kamar ia melihat sang suami yang masih tertidur pulas. Anna menbukakan Gorden agar cahaya matahari masuk kedalam kamar
" Eum sayang silau " keluh Gray dengan menutup mata nya
" Sudah pagi Dad, ayo bangun apa Daddy lupa jika hari ini kita akan menjemput Catlin di rumah sakit " ucap Anna mendekat kearah sang suami
" Iyah sayang sebentar lagi "
Anna tersenyum jahil, Anna tau bagai mana cara nya agar Gray bangun dari tudur nya
Anna membika pakaian nya yang hanya menyisakan Dalaman nya saja.
" Yakin gak mau bangun "
" 10 menit lagi sayang "
" Bener nih, lihat dulu ke sini " pinta Anna sambil tersenyum menggoda
" Yakin tidak mau "
Gray tadi nya menutup mata rapat-rapat langsung bangun darj tudur nya dan menghampiri sang istri yang masuk kedlaam kamar mandi
Siapa yang tidak tahan dengan godaan yang
__ADS_1