Half Of My Soul

Half Of My Soul
Bab 03 : Sebuah tamparan


__ADS_3

Malam ini karena jadwal Anne kosong, Anne telah di ajak makan malam oleh Teman Artisnya Yang bernama Marco


Anna : Kak Widia aku ijin untuk pergi ke Restoran yang berada di hotel X ya bersama Marco ( Sand )


Menjadi seorang Model sangat lah tidak mudah apa lagi, semua kegiatan kita akan selalu ada yang meliput termasuk Kegiatan pribadi


Widia. : Ok, Hati-hati lah, dan ingat jangan melakukan hal yang aneh-aneh


Anna : Baik kak ( sand )


Di sinilah Anna berada, di sebuah Restoran mewah yang berada di Hotel bintang Lima, Anna duduk denah anggun dengan dress yang ia pakai " Terimakasih kak " Ucap Anna sopan


" Sampai kapan kamu akan memanggilku kak, Ck..Ck.. Aku bosan mendengarnya " keluh Marco


" Hehehe, ini sudah menjadi kebiasaan kak "


" Maka hilangkan kebiasaan mu itu, karena aku tidak Suka mendengar nya " Kata Marco


" Hem " Anna tersenyum


Marco sudah memesan kan makanan untuk mereka makan malam ini " Ini untukmu " Ucap Marco kepada Anna


" Maaf kak, aku sedang dayet jadi tidak bisa makan daging "


" Oh begitu ya, lalu kamu mau makan apa.?" tanya Marco


" Mbak, saya minta salad sayur dan Air putih ya " pinta Anna kepada pelayan


" Baik Nona " jawab nya


Selama enam tahun ini Anna hanya mengonsumsi Buah dan sayur, Anna tidak mengonsumsi makanan daging-dagingan dan juga makanan yang lain nya.

__ADS_1


" Hanya itu, apa menjadi model harus puasa dari segala makanan enak.?" Tanya Marco


Anna terkekeh " Karena Untuk cantik dan langsing itu butuh perjuangan kak " jawab Anna


Marco menggelengkan kepalanya, dirinya seorang Artis Namin kalo soal makan, Marco masih bisa makan apa saja karena setalah itu Marco akan berolahraga " Terserah kamu saja " ucap Marco


" Oh iya, kak, aku pamit ke kamar mandi dulu ya " Ucap Anna. Marco menganggukkan kepalanya


Anna berjalan ke toilet untuk buang air kecil, Setelah keluar dari toilet Anna melihat Gray yang sedang menyuapi Celina " Benarkah itu kak Kris " Gumam Anna. namun seketika hatinya sangat sakit ketika Melihat Gray menyuapi Celina " Ternyata kakak sudah sehat dan seperti nya kakak sangat mkencintai kak Celina " Ucap Anna menghapus air mata nya lalu ia kembali ke meja untuk melanjutkan makan malam nya bersama Marco


Setelah makan malam, Marco mengajak Anna untuk berjalan-jalan, walaupun hanya berkeliling kota denah menggunakan mobil namun itu bisa membuat mereka saling mengobrol " Oh iya nanti lusa kamu ada acara gak.?" tanya Marco yang sedang menyetir mobil


" Lusa, aku harus ke negara Y, karena ada kerjaan di sana selama satu bulan " Jawab Anna ".Memang nya ada apa kak.?" Tanya Anna


" Oh, Tidak, tadinya aku ingin mengajak kamu ke acara ulang tahun salah satu stasiun Televisi "


" Oh, maaf kak, aku tidak bisa Maaf ya " Tolak halus Anna. Anna bukan orang bodoh, Anna tau jika Marco menyukai dirinya namun Anna memilih pura bodoh agar tidak menyakitkan hati Marco yang cinta nya bertepuk sebelah tangan


" Serius, Wah asik dong, jadi aku bisa di ajak jalan gratis sama kakak " seru Anna


Marco tersenyum sambil mengacak-acak Rambut Anna karena gemas " Kakak " keluh Anna yang rambut nya sudah acak-acakan


~ Di restoran


Gray masih menemani Celina untuk makan malam padahal makanan sudah habis namun Celina masih betah mengajak nya mengobrol " Sayang, lusa bukan nya kamu akan pulang ke Negara Y, Kalo begitu kita pulang nya bareng saja " ucap Celina


" Hm.." Jawab Gray


Celina tersenyum " Sekarang sudah malam, lebih baik celah lah kembali ke kamar mu "


" Tapi, kamu temani aku dulu Samapi aku tertidur lelap ya " Pinta Celina

__ADS_1


Gray, membuang napas kasar, Entah Samapi kapan Gray harus bertahan seperti ini " Baiklah " Jawab Gray, agar Gray cepat kembali ke apartemen nya


Sesampai nya di kamar Hotel, Celina langsung mengganti pakaian nya dengan pakaian tidur yang cukup seksi " Apa kamu tidak kedinginan menggunakan pakaian yang sepeti itu " keluh Gray


" Aku Sidan biasa tidur menggunakan gaun yang seperti Ini " jawab Celina yang langsung membaringkan Tubuhnya di atas tempat tidur " Sayang, duduk nya di sini " Pinta Celina sambil menepuk tempat tidur di samping nya


Dengan pasrah Gray duduk di samping Celina " Sekarang apa lagi, ayo cepat tidur " ucap Gray kepada Celina


Celina mengambil tangan Gray dan menaruhnya di atas buah da_a lalu memejamkan mata nya. Gray sudah membulatkan mata nya ketika Celina menaruh tangan nya di atas sana " Sial, wanita ini benar-benar menyebalkan " keluh Gray dalam hati


~ Keesokan hari nya


Gray bangun dari tidur nya, ia melihat ke langit-langit kamar, Gray merasa Di perut nya ada yang melingkar " sial aku ke tiduran " Kesal Gray ketika melihat tangan Celina yang melingkar di perut nya, Gray memindahkan tangan Celina ke tempat lain namun Celina malah mempererat pelukan nya


Dengan terpaksa Gray, membangunkan Celina " Celina, bangun, ini sudah siang aku harus pergi ke kantor " ucap Gray menggoyangkan Lengan Celina


" Eum " Celina membuka mata nya lalu tersenyum " Kamu tidur si sini " ucap Celina


Bukan nya menjawab gray malah langsung membentak Celina " Singkirkan tangan mu, aku harus pergi " ucap Gray kesal


" Iyan, maaf " Jawab Celina menarik tangan nya " Aku kan tidak tau jika tangan ku akan melingkar di perut mu " gumam Celina pelana


" Lain kali, jangan menyuruh ku untuk menemani mu, kamu tau kan kalo Aku tidak pernah menyukai mu "


" yah, karena di pikiran mu hanya Aleta, Aleta dan Aleta " Teriak Celina kesal " Samapi kapan kamu akan menunggu nya hah! di sini aku yang banyak berkorban untuk mu tapi kenapa sedikit pun kamu tidak pernah mencintaiku Hiks ?" ucap Celina " Jika dia mencintai mu, tidak mungkin dia meninggalkan mu ketika kamu sedang terbaring lemah di rumah sakit, Sampai kapan kamu akan menunggu wanita sialan itu " Kesal Celina Berteriak


Plak..


Satu tamparan mendarat di pipi Celina " Sudah ku katakan jangan pernah menjelek-jelekkan wanita ku " Ucap Gray dengan tatapan tajam nya lalu meninggalkan Celina yang masih memegangi Pipi yang kebas


Celina memegangi pipi yang terasa kebas, Ini bukan pertama kalinya Gray memaki Celina. Celina menatap Kepergian Gray yang keluar dari kamar hotelnya " Dasar wanita miskin, awas saja kau " geram Celina mengepalkan kedua tangan nya

__ADS_1


__ADS_2