
Jam sudah menunjukan jam Sepuluh siang, Cahra langsung menjemput putrinya di sekolah namun nanti Cahra ingin mengajak Putrinya untuk makan di luar
" Halo Mimih " kata Jasmine yang menghampiri Cahra
" Hai sayang, bagai mana sekolahnya hari ini ? " Tanya Cahra sambil berjalan kearah Mobil nya
" Seperti biasa saja Mih, tidak ada yang spesial " jawab Jasmine
" Wah Putri mamih kaya nya sedang Galau, ada apa sayang, cerita Dong ?" Tanya Cahra
Jasmine melihat memanyunkan bibir nya " teman baru ku tidak masuk hari ini Mih, kata nya dia sedang jalan-jalan dengan Papih nya " adu Jasmine
Cahra tersenyum " apa karena Dia tidak masuk sekolah jadi putri Mimih sedih heum? Apa kamu menyukainya? " Goda Cahra
" Is apa sih Mih, aku tidak menyukai nya hanya saja dia sangat asik jika di ajak ngobrol dari pada teman-teman yang lain nya " kata Jasmine
" Ok ok, kalo begitu bagai mana jika kita jalan-jalan ke Mol makan siang di sana sambil bermain agar mood mu bagus lagi " ajak Cahra kepada putri nya
" Mau.. mau Mih " seru Cahra
" Oke kalo begitu kita ke Mol ya "
Cahra membawa mobil nya ke salah satu Mol, ia ingin mengembalikan Mood putrinya terutama mood miliknya yang sedang gelisah gulana Karena ingat sang suami yang sedang bersama wanita lain
Sesampai nya di Mol, Cahra menuntun Jasmine untuk pergi ke Restoran terlebih dahulu agar ketika sedang main perut pun kenyang
Cahra memesan Stik sedangkan Jasmine memesan Spaghetti ubur-ubur
" Makan nya pelan-pelan sayang, Mimih gak akan meminta Ko " kata Cahra menggoda jasmine
" Hehehe.. habis Mine laper Mih " jawab Jamsmine
" Memang nya bekal yang Mimih berikan kepada mu kurang sayang? " Tanya Cahra
Jasmine menggelengkan kepalanya " Tidak mih.. cuman tadi Mine berikan kepada temen Mine yang gak bawa bekal makan jadi mine gak makan deh " jawab Jasmine jujur
" Wah Putri Mimih ternyata baik hati sekali ya " puji Nya
" tentu kan Anak Mimih dan pipih " kata Jasmine sambil tersenyum
Cahra dan jasmine tersenyum bahagia mereka saling melemparkan candaan walaupun candaan Jamsmine Biasa saja tapi menurut Cahra itu luar biasa karena bisa menghilangkan mood yang kurang Baik namun siapa sangka di sela tertawanya. Cahra malah melihat pria yang mirip dengan Arnold yang sedang Menuntun anak laki-laki
" Tidak.. itu bukan Pipih " batin Cahra Menggelengkan kepalanya ia menyangkal jika itu adalah suaminya
" Mih..." Panggil jasmine sambil menggoyang-goyangkan tangan Cahra
__ADS_1
" Eh iya sayang, maaf tadi Mimih melamun " kata Cahra sambil tersenyum
" Kenapa Mimih melamun, kan di sini Ada Mine? " Kata Jasmine
" Pasti Mimih lagi kangen pipih, iya kan? " Tebak Jasmine
Cahra tersenyum simpul bagai mana pun dirinya harus menyembunyikan apa yang sedang ia rasakan
" Ko kamu pinter banget sih sayang " ucap Cahra mengelus kepala Putrinya
" Hehehe.. tebak aja Mih " jawab Jasmine
" Ya sudah kita habiskan makanannya ya.. terus kita pergi Bermain " kata Cahra
" Siap Mih "
Di tempat lain, Arnold sedang menemani Ronal bermain di tempat permainan tidak hanya mereka berdua Tirani juga ikut Menemani Ronal karena Ronal yang meminta nya
" Awas hati-hati Boy " kata Tirani kepada Ronal yang sedang main mandi bola
" Ok Mamih " kata Arnold Yang sudah masuk ke tempat mandi bola dengan di temani Arnold
Tirani mengambil gambar kebersamaan Arnold dan juga Ronal dan Ngepost di sosial media nya dengan Kata-kata yang manis.
" Aku yakin Kalo aku Upload Foto ini pasti Akan ada yang menyampaikan nya ke Wanita itu " gumam Tirani sambil tersenyum sinis
Cahra menghentikan langkah nya " apa ini Mimpi? "
" Mih " panggil Jasmine menggoyang-goyangkan tangan Cahra namun yang di panggil masih menatap siapa orang yang ada di depan nya
Jasmine yang tidak mendapatkan respon langsung melihat ke arah yang di liat oleh Mimih nya
" Pipih!! " Teriak Jasmine ketika melihat Pipih nya yang sedang bermain dengan seorang Anak pria
Jasmine melepaskan tangan Cahra ia langsung Langsung lari ke arah Pipih nya
" Pipih!!! " Teriak nya lagi dengan wajah yang sudah memerah
Sedangkan yang di panggil terlihat shock ia tidak menyangka jika akan bertemu dengan putri dan juga Istrinya
" Jasmine " kata Ronal yang melihat ada jasmine di ujung sana
Jasmine berlari ke arah Arnold " pipih ngapain di sini? Kata Mimih, pipih pergi ke luar kota "
Ronal mendorong Jasmine sampai terjatuh " Apa maksud mu memanggil papih ku dengan sebutan pipih! " Tegur Ronal yang tidak terima
__ADS_1
Cahra langsung lari ketika melihat putri nya yang terjatuh
Dengan pipi yang sudah basah dengan air mata Ia menolong Jasmine
" Sayang apa kamu tidak apa-apa? " Tanya Cahra
Jasmine menggelengkan kepalanya " aku tidak apa-apa Mih " jawab Jasmine yang seperti menahan tangis nya
Cahra menatap Arnold dengan tatapan tajam " Siapa anak laki-laki ini Pih? " Tanya Cahra
" Aku bisa jelasin " kata Arnold yang mendekat kearah Cahra dan putrinya
" Stop Pih. Aku tunggu di rumah, pipih bisa jelaskan di rumah " Kata Cahra yang melihat seorang wanita mendekat kearah Anak laki-laki itu
" Ayo sayang kita pulang " Ajak Cahra
" Tapi... "
Cahra tersenyum " Kita pulang dulu ya sayang " Pinta Cahra dengan lembut
Jasmine menatap pipih nya lalu pergi dengan Cahra
Arnold yang melihat Kepergian Cahra dan putrinya terasa sakit apa lagi ketika melihat air mata Cahra yang membasahi pipi cantik nya
Tirani yang melihat drama di depan mata nya hanya tersenyum ia berharap jika akan ada pertengkaran di antara Arnold dan juga Cahra
" Lihat sayang, Kita pasti bisa mendapatkan Pipih kembali " kata Tirani kepada putra nya
Sedangkan Ronal ia hanya diam
Arnold melangkah ke arah Tirani
" Aku ingin akhiri semua ini, Lihat gara-gara kamu Istri dan anak ku terluka hati nya " ucap Arnold sambil menunjuk kearah Tirani
" Apa karena wanita mur-n itu kamu rela meninggalkan istri dan anak mu Pih!! Hiks..." Bentak Tirani sambil terisak
" Stop!!! " Bentak Arnold
Pengunjung Yang ada di sana langsung melihat kearah Tirani dan juga Arnold ada juga yang berbisik dan menyalahkan Cahra sebagi wanita perebut suami orang
" Kau dan anak mu sudah membuat Istri dan putriku sakit hati, Jadi maaf Aku tidak bisa terus berpura-pura menjadi Ayah dari Anak mu, Karena aku juga memiliki Putri dan istri yang aku sayang dan ku cintai " kata Arnold
" Papih apa maksud papih " Ucap Ronal yang bingung
Arnold berjongkok ia mengelus kepala Ronal " maaf Boy, Aku bukan papih kandung mu, Mamih mu telah hamil sebelum menikah dengan Papih jadi jika kamu ingin tau siapa papih kandung Mu maka tanyakan yang benar kepada Mamih mu " kata Arnold mengelus kepala Ronal
__ADS_1
Arnold berdiri lalu berjalan ke arah Tirani " maaf jika aku sudah tidak bisa berpura-pura lagi, Ronal pantas tau siapa papih kandung nya dan untuk mu Mau samapi kapan kamu akan membohongi Putra kandung mu sendiri sedangkan dia ingin bertemu dengan ayah kandung nya. Jangan egois dan jangan Mengorbankan Perasaan Putra mu " kata Arnold pelan sambil menepuk bahu Tirani.