
Hari sudah mulai sore Anna dan juga Widia sudah siap untuk pulang namun sebelum pulang Anna mekinya widia buat mampir ke salah satu Klab malam yang sedang di datangi oleh sang suami
Bukan tidak percaya kepada Gray namun Anna merasa janggal saja baru kali ini ada pertemuan di sebuah klab malam
" Mau apa ke sini an?" tanya Widia heran
" Untuk memastikan sesuatu " Jawab Anna
Anna menggunakan Dress yang cantik dan sedikit tertutup namun tetap saja Mata buaya darat masih jejelatan melihat Anna
Anna masuk dengan di Ikuti widia, Bibir Anna terangkat ketika melihat sosok laki-laki yang ia kenal sedang bercengkrama dengan seorang pria paruh baya tapi yang membuat anna mencuri perhatian adalah seorang gadis yang berpenampilan sexsi yang duduk di samping sang suami
Suara musik yang kencang dan lalu lalang orang-orang membuat Gray tidak akan menyangka jika Anna berada di tempat yang sepeti ini
" Tuan Gray, saya permisi dulu untuk ke Toilet, silahkan anda nikmati lah " Ucap pria paruh baya itu " Lus jangan buat Tuan Gray kecewa "
" Oke Dad " Jawab wanita itu
Setelah kepergian Pria paruh baya, wanita itu mencoba untuk pindah duduk di sampang Gray namun Gray tidak bergeming
" Tuan " Ucap nya dengan suara mend_h agar Gray tergoda dengan Pakaian yang sedikit di turunkan agar belahan dada nya terlihat
Anna dan Widia yang melihat itu merasa Geram, Anna berjalan ke arah Gray dan langsung mendudukan bokong nya di pangkuan sang suami dengan tangan yang sengaja di lingkarkan di leher Gray
" Dad "
" Mom, sedang apa di sini?" tanya Gray heran
" Kamu siapa, kenapa kamu duduk di sana ?" keluh wanita itu
Anna mendongakkan kepalanya agar bisa melihat wanita itu " Menurut mu aku ini siapa?" tanya balik Anna
" Dasar wanita mur_n!! Pergi kamu dari sini " bentak nya
" Hahaha..." Anna tertawa lepas mendengar ucapan wanita itu
" Di sini, Yang murah_n itu siapa? Aku atau kau? "
Anna melihat Penampilan wanita itu dari atas Samapi bawah " Bahan kau hanya wanita yang di percaya oleh Ayah mu "
"Jaga Mulut ya!!"
__ADS_1
" Diam!!" bentak Gray
" Sayang keluar lah lebih dulu biar aku yang membersihkan ini semua aku tidak ingin calon anak kita tertular oleh wanita ini " ucap Gray
Anna dengan patuh langsung pergi dengan widia
Sedangkan Gray menatap wanita itu dengan tatapan Tajam dan mengambil kontrak kerja yang ada di atas meja
Srekkk...
" Tuan " Bola Mata wanita itu sudah membulat melihat Gray yang menyobek kan berkas kerja saja yang selama ini ayah nya inginkan
" Dengar baik-baik, saya bukan orang bodoh yang bisa kau rayu hanya untuk kontrak kerja sama, Dan bilang kepada Ayah mu yang menjijikan itu, jika perusahaan miliknya akan aku Black Lis, dia tidak akan pernah bisa mengajukan kontrak kerja sama lagi dengan perusahaan ku "
Wanita itu langsung memohon bersimpuh di kaki Gray " Tuan tolong maafkan kesalahan kami, Kami mohon Tuan, saya akan melakukan apa saja untuk tuan agar Tuan mau memaafkan kami " ucap wanita itu
Gray menyunggingkan bibir nya " Jika saya minta kau Dan ayah mu mati apa kau akan melakukan nya?" Ucap Gray dengan tatapan tajam nya
Wanita itu langsung melepaskan kaki Gray, tidak menyangka Jika Gray begitu kejam, Pikir wanita itu jika dia bicara Seperti itu Gray akan minta nya untuk tidur dan memuaskan Gray di atas tempat tidur sepeti laki-laki yang selama ini dia goda, namun Gray malah minta dirinya dan sang ayah untuk mati
" lus ada apa ini ?" sang ayah langsung membawa Lusi agar berdiri
" Ada apa ini Tuan, kenapa Putri saya sampai bersimpuh di kaki anda?" tanya nya heran
" Ada apa ini lua?" tanya nya setelah melihat Gray pergi
" Dia meminta kita untuk mati Dad, dan kita sudah tidak bisa kerja sama lagi dengan perusahaan nya, Ini semua salah Daddy " Lusi memukul-mukul dada Sang Ayah
" hentikan Lusi " keluh sang ayah yang mulai marah
" Gara-gara Daddy karir aku pun akan hancur ini semua karena Daddy !!!" teriak nya langsung pergi meninggalkan Sang ayah
Lusi adalah Seorang Model baru yang baru saja merintis, Lusi tau jika Gray adalah suami dari seniornya namun Lusi yakin Jika Gray sama dengan pria yang lain yang gampang di rayu, Agar tidak tercium oleh Anna, Lusi sengaja menyuruh sang ayah untuk mengadakan pertemuan di Klab malam Agar mempermudah Lusi menggoda Gray
Namun bukan nya berhasil dan mendapatkan apa yang dia mau, kini Karir nya akan terancam karena aksinya telah di ketahui oleh Anna.
~ Di rumah
Anna baru saja Samapi di rumah dengan Widia dan juga Gray
" Anna, aku pamit pulang ya " ucap Widia
__ADS_1
Anna mengangguk " Iyah kak, terimakasih ya " jawab Anna sambil tersenyum
" Tuan, aku permisi"
" Hmm.." jawab Gray
Anna masuk kedalam kamar nya dengan di Ikuti oleh Gray
" sayang " panggil Gray kepada Anna yang sudah mau masuk kedalam kamar mandi
" Ada apa Dad ?" tanya Anna
Gray merangkul dan memeluk Anna " Maafkan aku, aku tidak tau jika pria bau tanah itu membawa putrinya, Jika aku tau mungkin aku akan membatalkan "
.Anna tersenyum ramah kepada sang suami " Iyah Dad, aku mengerti ko lagian mempunyai suami seperti mu membuat aku harus lebih waspada, apa lagi akan banyak wanita-wanita lain yang mengincar mu " keluh Anna
" Itu resiko nya mempunyai suami yang tampan sayang " ucap Gray menggoda Anna
" Mulai deh narsis " Anna menggelengkan kepalanya
" Sudah aku mau mandi dulu "
" Mandi bareng sayang " Ajak Gray
Anna mengangguk dan menuntun Gray untuk masuk kedalam kamar mandi
~ Di Rumah Karan
Catlin baru saja menghabiskan satu Box coklat membuat Karan ngilu sendiri
" Sayang, awas nanti gigi mu sakit " tegur Karan
" Iyah, sayang " jawab Catlin dengan mulut yang penuh dengan Coklat
" Honey, bagai mana jika kita bermain dengan di taburi coklat pasti akan semakin asik " goda Karan mencium bi_r Catlin yang penuh dengan Coklat
Kedua bola mata Catlin membulat sempurna, ada saja akal Karan, kemarin dirinya dibaluri Madu sekujur tubuh dan sekarang
" Seperti nya kakak sangat menikmati sensasi yang seperti itu " keluh Catlin
" Gak juga Honey, mungkin karena bawaan bayi saja " Elak Karan
__ADS_1
" jangan aneh-aneh sayang, lihat nih perutku sudah besar membuat aku tidak bisa melawan mu, tunggulah sampai aku melahirkan maka kamu akan habis oleh ku " ucap Catlin semakin menggoda sang suami