Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 91 : Rencana Pulang Catlin


__ADS_3

" Bersihkan dulu tubuhmu kasian Ponakan ku kedinginan " Ucap Widia yang sudah duduk di kursi


" Heum baik lah, kalo gitu aku ke atas dulu ya kak " Pamit Anna yang langsung pergi meninggalkan Widia


" Aku ikut sayang " Gray langsung mengejar Anna


Widia hanya menggelengkan kepalanya. Sudah bisa Widia tebak pasti mereka akan lama berada di dalam kamar apa lagi tadi aktivitas mereka terhenti


" Dasar suami istri mesum " Cibir Widia yang membuka handphone nya


Widia melihat postingan Max yang sedang berada di danau sedang memancing bersama Arnold


" Jika Arnold sedang bersama Max lalu istrinya pergi kemana? " Gumam Widia. Widia belum mengetahui tentang Tirani bahkan Anna pun juga belum di beritahu karena takut menjadi pikiran


" ah masa bodoh dengan wanita itu lagian aku juga kurang suka dengan dia, apa lagi sikap nya yang so polos tapi hanya diluar nya saja " gerutu Widia


~ Di rumah sakit


Besok Catlin dan baby Kevin sudah di ijinkan untuk pulang karena Pertumbuhan baby Kevin yang cukup bagus bahkan sekarang Kiloan nya sudah hampir 3kg..


" Honey, Aku sudah tidak sabar mendengar suara tangisan anak kita di rumah "


" kamu benar sayang, Apa lagi aku sudah sangat bosan berada di sini, Tiap hari makanan nya itu-itu mulu " keluh Catlin


Karan Terkekeh " Sabar Honey, semua itu ada waktunya, lagian ini juga kan bagus buat Putra kita agar tetap mendapat asi ekslusif dari Mami nya "


Catlin mengangguk mengerti " Demi anak kita, kamu bisa catlin " Ucap Catlin kepada dirinya sendiri


Karan Mengacak-acak rambut milik sang istri karena gemas " Kamu ada-ada saja sayang "


Catlin sudah merasa bosan berada di rumah sakit, sebenarnya Catlin sudah di perbolehkan untuk pulang namun Karan menahan Catlin agar tetap di rumah sakit agar bisa dengan mudah menengok Putra mereka yang masih harus di rawat.


" Sayang apa kamu sudah menghubungi Kak Gray dan yang lain nya jika kita akan pulang besok ? " Tanya Catlin


" Belum, Tadi aku sempat menelpon Gray tapi gak di angkat mungkin lagi sibuk apa lagi ini hari Minggu " Jawan Karan


" Oh " Catlin hanya ber oh ria dan membuka Ponsel miliknya karena merasa bosan


Karan yang kembali sibuk dengan laptop nya karena ada kerjaan yang harus ia selesaikan hari ini juga


~ Balik lagi kerumah Gray

__ADS_1


Benar saja Anna keluar dari kamar setelah satu jam lebih bahkan Widia sudah ketiduran di Atas sopa depan Tv dengan Tv yang masih menyala


" Apa tadi selama itu, sehingga kak Widia ketiduran " Gumam Anna yang melihat Widia tidur


Karena tidak ingin mengganggu Anna pergi ke dapur untuk menyiapkan Makan malam


" Bi " Panggil Anna


" Iyan Non " jawab Bibi


" Bi, apa di lemari es Ada lobster? "


" Ada Non, mau Bibi ambilkan? "


Anna mengangguk " Boleh bi dan tolong langsung di bersihkan ya, soalnya aku mau masak lobster asam manis


" Baik Non "


Bibi sudah tidak aneh lagi jika Anna yang datang ke dapur dan Memasak, karena mau Melarang pun tidak berani apa lagi Bibi hanya Seorang juru masak di rumah ini


Anna masak sangat lihai bahkan masakan nya tidak di ragukan lagi, orang yang sudah menyicip Masakan Anna pasti akan ketagihan


Satu jam telah berlalu Anna baru saja usai masak dan akan membuat jus apel


" Eh kakak sudah bangun "


" kenapa Kamu tidak membangunkan ku? " Keluh Widia


Anna tersenyum " Aku mana tega membangunkan kakak yang terlihat lelap sekali " jawab Anna yang menarik Jus apel kedalam Gelas


" Aku ini tau saja jika aku sedang lelah " Widia sangat bersyukur karena kenal dengan Anna, Anna bukan hanya sekedar atasan bagi Widia, widia sudah menganggap Anna sebagai adik nya sendiri apa lagi Anna yang selalu Perhatian kepada dirinya membuat widia tambah sayang


" Memang nya kakak habis dari mana sampai Lelah begitu "


" Aku tidak habis dari mana-mana hanya saja semalam ada kerjaan yang harus aku selesaikan makanya aku kurang tidur " jawab Widia " Lagian Nunggu kamu keluar dari kamar lama sekali apa ganti baju saja harus berjam-jam " keluh nya


" Oh.. " Anna tersenyum malu. ini bukan kali pertama dirinya di pergoki oleh Widia sedang bermain dengan sang suami.


Anna berjalan ke arah meja makan dan menaruh jus apel di sana


" Kaka aku mau bangunin Suamiku dulu ya " Pamit Anna mengalihkan perkataan mereka

__ADS_1


" Heum, jangan lama "


" Iyan kak "


Anna berjalan masuk kedalam kamar dan menutup pintu nya kembali


" Ada apa sayang " Tanya Gray yang sudah siap untuk keluar kamar


" Ini gara-gara KamU Dad, aku harus malu yang entah keberapa kali oleh kak Widia " gerutu Anna yang berjalan dan duduk di samping Tempat tidur


Gray yang tidak tau apa-apa langsung mengerutkan kening nya " Salah ku? " tunjuk Gray kepada dirinya sendiri


" Iyah, sudahlah di jelaskan juga percuma " keluh Anna Memalingkan wajah nya


Bagai mana tidak kesal tadi ketika masuk kedalam kamar sang suami meminta untuk melanjutkan Aksi mereka yang tertunda di kolam renang tadi, andai saja tadi suaminya bisa menahan hasrat nya mungkin Anna tidak akan malu ketika bertemu dengan Widia dan tidak akan membuat Wida ketiduran di sopa


Gray membuang napas nya dan mendekat kerah sang istri lalu berjongkok " Hai boy, tolong kasih tau Daddy kepada Mommy mu marah-marah tidak jelas " bisik Gray di perut buncit Anna


plak..


Anna memukul pelan bahu Gray " jangan aneh Dad "


" Habis aku bingung, liat kamu datang-datang marah-marah gak jelas kaya gitu "


" tau ah pusing, ayo kita keluar keburu kak widia berfikiran kita aneh-aneh lagi " Ajak Anna


Gray yang masih bingung hanya bisa menurut saja dari pada nanti sang istri semakin marah kepada dirinya


Anna berjalan ke meja makan dengan di Ikuti Gray dibelakang nya


" aku pikir Kalina akan membuat sesi baru lagi " Sindir Widia


" Sesi apaan ?" tanya Gray


Widia hanya mengangkat kedua bahunya lalu langsung mengisi piring yang kosong, begitu pun dengan Anna Dia mengisi piring sang suami lalu mengisi piring milik dirinya.


" Anna setelah makan aku ingin bicara padamu "


" Kalo soal kerjaan maaf kak, aku tidak bisa, aku sudah janji kepada suami ku untuk tidak aktivitas di luar lagi " Jawab Anna


Widia melirik Anna lalu kerah Gray

__ADS_1


" Jiak kalian ingin membahas kerjaan jangan di meja makan, nanti saja setelah usai makan. sekarang lebih baik kalian makan dan nikmati makanan yang ada di hadapan kalian " Tegur Gray dingin membuat Widia tidak bisa berucap sedangkan Anna sudah biasa dia melihat sang suami dingin seperti itu.


__ADS_2