
Cahra dan Jasmine lebih dulu turun karena Arnold harus memarkirkan dulu mobil miliknya dengan benar jika tidak bisa-bisa macet karena jalan yang tidak terlalu luas
" Ibu, Ayah..." Panggil Cahra di depan pintu namun tidak ada jawaban
" Sayang, Ayo ikut " ajak Cahra ke samping rumah
Benar saja Ibu dan Ayah nya berada di belakang rumah, Cahra melihat ayah Dan ibu nya sedang menguras Kolam ikan
" Ayah.. ibu.." panggil Cahra
Kedua orang tua Cahra langsung menoleh kearah suara
" Neng...." Seru Ibu yang langsung berjalan kearah Cahra dan memeluk Cahra
" Neng ini bener kamu neng " kata ibu tidak percaya
" Iya Bu, ini Cahra " jawab Cahra yang masih memeluk Ibu nya
Sedangkan ayah Ia masih berdiam diri merasa mimpi melihat Putri kecilnya telah pulang
Cahra melepaskan Pelukan sang ibu lalu melihat Pria paruh baya yang sedang berdiri dengan Celana kotor karena habis menguras Kolam ikan
" Ayah.. apa ayah gak merindukan Cahra? " Kata Cahra yang sudah merentangkan
Sontak saja Ayah berjalan dan memeluk Putri kecilnya " Neng, Ayah meni kangen " kata Ayah yang masih memeluk Putri nya
" Cahra juga merindukan Ayah " ucap Cahra memeluk sang ayah dengan erat karena Chara sangat dekat dengan sang ayah di Bandingkan kepada Ibu nya
Jasmine yang melihat Mimih dan Abah nya saling berpelukan hanya bisa melihat dengan mata yang di kedip-kedipkan
Ayah Chara melepaskan pelukan nya ia melihat kearah gadis cantik yang ada di samping Cahra
" Apa ini cucu Abah yang waktu itu kamu bawa ke sini? " Tanya Ayah Chara
" Iyah yah " jawab Chara
Ayah Cahra langsung berjongkok " wah cucu Abah sudah besar ya " ucap Ayah mencubit pipi Jasmine
Ibu Cahra mendekat ke arah mereka lalu berjongkok di depan Jasmine " Cucu nenek cantik sekali " pujinya
" Terimakasih Abah Nenek, jasmine kan anak Mimih dan pipih jadi sudah pasti cantik " kata Jasmine dengan wajah Yang di buat imut
Ayah dan ibu Cahra mencari keberadaan menantunya
" Neng, kamu pulang bareng suami kamu kan? " Tanya Ayah
__ADS_1
Cahra menganggukkan kepalanya " Iyah Yah, tadi lagi parkiran mobil dulu takut menghalangi jalan " jawab Cahra
" Tapi ko lama ya "
Ayah Cahra mengerutkan kening nya " Sudah kalian masuk lah ke dalam kasian Cucu Ayah pasti dia capek, biar Ayah yang mencari keberadaan Suamimu " ucap Ayah
Cahra tersenyum " Iya Ayah, terimakasih " kata Cahra
" Ayo Cantik " Ajak Ibu Cahra sambil menuntun Jasmine
Jasmine Yang di tuntun malah ke seneng ia Langsung ikut masuk sedangkan Cahra Menggelengkan kepalanya karena di tinggalkan oleh Ibu dan juga putri nya
" Tunggu aku " Teriak Cahra yang sudah di tinggal masuk kedalam rumah
Di dalam rumah Jasmine berlari kegirangan karena ternyata rumah Nenek dan Abah tidak seburuk yang ia pikir
Jasmine pikir kalo rumah terlihat kecil dalam nya pun akan kecil tapi nyatanya di dalam rumah cukup besar
Gaya rumah Kedua orang tua Cahra memang paling beda dari yang lain, mungkin yang lain sudah merubah bangunan rumah mereka tapi kedua orang tua Cahra hanya merenovasi 30% saja karena menurut Ayah Cahra ia lebih suka rumah yang model sederhana di bandingkan yang bertingkat apa lagi yang di rumah hanya berdua. Percuma rumah besar tapi sepi dan hening
'' sayang jangan lari-lari nanti jatuh '' tegur Cahra
Jasmine tersenyum ia melihat ke setiap sudut ruangan bahkan ia melihat deretan Foto-foto Milik mimih nya yang terpajang jelas di dinding rumah
'' Apa karena Mine perpaduan mimih dan pipih makanya tidak mirip '' kata Jasmine masih bingung
'' Sudah jangan di pikirkan kan yang penting mine anak nya mimih dan pipih '' Kata Ibu Cahra yang menjawab pertanyaan Jasmine. Ibu tau jika putrinya bingung harus menjawab apa makanya Sang putri hanya diam saja
Cahra tersenyum kearah sang Ibu '' Ibu Terimakasih ya Ibu sudah bantu jawab '' kata Cahra memeluk lengan sang ibu
Ibu Cahra mengelus kepala sang putri dengan lembut '' Seorang Ibu pasti akan mengerti prasaan putrinya Nak ''
Ayah masuk kedalam rumah dengan di susul oleh Arnold di belakangnya. Ayah langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri karena tadi masih kotor
Arnold mencium punggung tangan ibu Cahra '' Bu, bagai mana kabar ibu? '' Tanya Arnold setelah menyalami Ibu Cahra
'' Kabar Ibu Baik Nak, kamu sendiri bagai mana? Apa semuanya baik-baik saja '' Tanya Ibu kepada Arnold
'' Semuanya baik-baik saja Bu, itu semua berkat Putri Ibu yang selalu ada di samping Saya '' Jawab Arnold sambil tersenyum
'' Loh, ko malah pada berdiri, Ajak duduk dong Bu '' Kata Ayah yang habis mengganti pakaian nya
'' Hehehe... maaf Ya Nak, Ibu sampai Lupa '' Kata Ibu yang langsung menyuruh Arnold dan Cahra untuk duduk sedangkan Jasmine ia masih setia dengan album Foto masa kecil Mimih nya
'' Oh iya Ibu sampai lupa, Ibu masak dulu ya, kebetulan tadi Ayah habis menguras kolam jadi ikan nya masih seger dan enak jika di goreng '' Kata Ibu yang pamit ke dapur
__ADS_1
'' Cahra bantu ya Bu '' Kata Cahra yang ikut ke dapur bersama Ibu
Di dapur Bukan hanya ada ikan tapi ada lobster. Ayah memang sengaja membudidaya lobster Air tawar untuk di jual kembali
'' Wah Bu lobster nya besar-besar sekali '' Ucap Cahra sambil membersihkan lobster
'' Nak, Apa kamu sedang Ada masalah dengan suamimu? '' Tanya Ibu melirik kearah Cahra
Cahra tersenyum '' Tidak ada bu, Kami baik-baik saja, memangnya kenapa Bu? '' Tanya Cahra
'' Ibu Lihat suamimu seperti sedang ada masalah, dan kamu pun kaya cuek kepada suamimu, ibu pikir kamu sedang ada maslah dengan suamimu. Syukurlah jika baik-baik saja '' Kata Ibu bernapas lega
Cahra tersenyum simpul, jujur saja jika dirinya terkejut mendengar Ucapan sang Ibu yang bisa menebak apa yang sedang di rasakan oleh dirinya
'' Semuanya baik baik saja bu, Mungkin karena kita habis perjalanan jauh '' kata Cahra memeluk sang ibu
'' Syukurlah Nak, JIka kamu mengalami masalah dengan rumah tangga mu segeralah hubungi ibu ya, dan ceritakan lah kepada Ibu, Rumah tangga tidak segampang yang kita bayangkan Nak '' Kata Ibu dan di balas anggukan oleh Cahra
'' Mih '' Panggil Jasmine
Cahra dan Ibu langsung melihat kearah suara '' Ada apa sayang? '' tanya Cahra yang mendekat kearah Jasmine
'' Mine laper '' Kata Jasmin dengan wajah polosnya
Cahra terkekeh '' Kasian Anak Mimih yang sudah laper, sebentar ya sayang ini sebentar lagi juga siap '' Kata Cahra
'' Cucu Nenek sudah laper ya, Giman kalo kalo ikut sama Nenek ke samping rumah, di sana Ada tanaman buah-buahan yang bisa langsung di makan '' Ajak Ibu kepada Jasmine
'' benar Nek? '' tanya Jasmine yang berbinar
'' Ayo ikut sama Nenek '' Ajak ibu kepda jasmin e
sedangkan Cahra hanya bisa menggelengkan kepalanya karena Ibu meninggalkan dirinya di dapur sendirian
Akhirnya Cahra menyelesaikan masakan nya sendiri. Cahra membuat ikan goreng, cah kangkung dan lobster saus mentega jangan tinggalkan saus kecap pedas yang akan menambah kenikmatan ikan goreng
'' Ayo makan dulu semuanya '' Ajak Cahra kepada semunya
Jasmine yang membawa satu keranjang buah-buahan membuat dirinya girang
'' Mih, Lihat mine bawa buah-buahan untuk Mimih dan Mine '' sorak Jasmine
'' Terimaksih sayang '' Kata Cahra memeluk Jasmine
'' Oh jadi pipih gak di bagi nih.. '' Kata Arnold yang pura-pura sedih
__ADS_1