Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 37 : Curiga


__ADS_3

Karan yang baru saja bangun dari tidur nya ia di kagetkn dengan Noni yang sudah duduk di samping tempat tidur nya " sedang apa kau di sini?" tanya Karan yang langsung berdiri dari tidur nya


" Aku di suruh Mom mu untuk membangunkan mu " jawab Noni " Karena sekarang kamu sudah bangun, maka pergilah mandi dan cepat turun ke bawah kita akan sarapan " Ucap Noni Yang langsung meninggalkan kamar Karan


Karan mendengus sebal " Kenapa pagi-pagi sudah ada wanita itu " keluh Karan yang langsung masuk kedalam kamar mandi untuk bersiap


Tak lama kemudian karan Turun dari tangga dengan setelan sudah rapih " Sayang, apa kamu tidak sarapan dulu?" tanya Noni kepada Karan


Karan tidak menjawab ia malah pergi begitu saja " maafkan Karan ya sayang, mungkin Karan masih butuh waktu. Ini semua gara-gara wanita itu andai saja wanita itu tidak hadir di kehidupan Karan mungkin Saat ini Karan sudah mencintai mu " Ucap Mom Karan


Noni tersenyum " Secantik apa wanita itu sehingga Karan bersikap dingin kepada ku dan kenapa Meraka bisa putus, Ah bodoh amat mereka putus karena apa, aku harus bisa dapatin Karan dan membuat Karan bertekuk lutut dengan ku "


" tidak jadi masalah Mom, kan semua ini butuh waktu " jawab Noni " Ayo kita lanjutkan Sarpan kita " ajak Noni kepada Mom


Mom mengangguk dan melanjutkan sarapan nya


Karan pergi ke Restoran dengan wajah yang kesal " Kenapa pagi-pagi sekali wanita itu sudah ada di rumah " Keluh Karan " pasti ini karena Mom yang menyuruh nya untuk datang pagi-pagi "


Sesampai nya di Restoran, Karan Langsung masuk keruangan kerja nya " Sedang apa kamu di sini?" tanya Karan yang berjalan duduk di sopa


" aku gak ada jadwal ngampus makanya aku mampir ke sini " jawab Arnold meminum Kopi nya


" Oh iya, Aku beberapa hari ini tidak bisa menghubungi Catlin kemana dia?" tanya Arnold yang belum mengetahui maslaah yang sedang di hadapi Karan dan Catlin


Karan menunduk " Entah lah, Gue juga gak bisa menghubungi nya beberapa hari ini " jawab Karan


Arnold mengerutkan kening nya " Loh ko bisa?" Tanya Arnold heran


" Kalian bukan nya sudah pacaran kenapa bisa tidak komunikasi?"


Karan menceritakan maslah nya kepada Arnold bahkan Karan sampai meneteskan air mata nya karena kehilangan Catlin


" Lo harus cari catlin, Bagai mana kalo sampai dia hamil, apa lagi Lo melakukan nya tidak hanya satu kali " Ucap Arnold


Karan langsung menatap Arnold " Lo benar bagai mana jika Catlin hamil anak gue " Ucap Karan


" Jangan sampai Lo, ke bilangan catlin dan calon anak Lo " Arnold menepuk bahu Karan


" Lo mau kan bantu gue, buat cari catlin?"

__ADS_1


" Gue akan bantu Lo " jawab Arnold


"Terimakasih "


Karan tidak ingin Jika dirinya harus kehilangan Catlin dan juga calon anak nya, Bisa gila jika semua itu terjadi


" Ada satu masalah lagi yang sedang gue hadapi "


Arnold membuang napas nya " Apa lagi Yang sedang kamu hadapi?"


" Mom, membawa seorang wanita dan mom menyuruh gue untuk menilai wanita itu Minggu depan "


Arnold menepuk jidat nya, Arnold pikir Maslaah nya hanya catlin dan sekarang Mom nya juga " Huh, maslah Lo sangat berat juga yah, Tapi apa Lo tidak merasa janggal? "


" maksud Lo " tanya Karan dengan tatapan tajam nya


" Setelah Nyokap Lo tau, Kalo catlin pergi ninggalin Lo masa dia tiba-tiba bawa Cewek buat dijodohkan sama Lo, Apa ini tidak janggal " ucap Arnold


" Apa jangan-jangan..." Karan Memukul sopa dengan kerasa " Jika Mom ada di balik semua ini maka jangan harap gue mau memaafkan nya "


" Lo harus selidiki dulu sebelum menanyakan nya kepada Nyokap Lo, Dan gue akan bantu Lo "


" Sabar Dulu, Kita harus menyelidiki ini semau dulu, bagai mana jika kita ke Butik Caltlin di sana pasti Ada CCTV dan kita bisa tau siapa saja yang datang ke Sana, dan semoga saja kita mendapatkan petunjuk dengan CCTV itu " Ucap Arnold


" Kamu Benar "


~ Di Rumah Karan


Mom dan Nona sedang asik memilih Konsep apa yang akan di gunakan untuk acara resepsi nanti " Ini bagus Mom " tunjuk Noni


" Tidak, itu terlalu kampungan " Ucap Mom tidak menyetujui nya


Noni memutarkan bola mata nya " dasar nenek-nenek tidak tau kemajuan jaman, Lagian yang mau menikah siapa yang ribet siapa " Batin Noni


" Nah yang ini saja nih " Tunjuk Mom " ini bagus terkesan Mewah dan Glamor "


" hehehe Iya Mom " jawab Nona terpaksa


" Kalo begitu, nanti kamu harus datang ke restoran Karan, ajak dia untuk membeli Cincin pernikahan kalian " Ucap Mom

__ADS_1


" Baik Mom " jawab Noni


Mom terlihat bahagia Karena sebentar lagi putra nya akan menikah dengan Anak sahabat nya, tidak sia-sia dirinya menjauhkan Catlin dari hidup anak nya


.~Di negara Y


Hari telah berganti malam, Dan malam ini sangat terlihat indah Apa lagi menghabiskan waktu dengan orang yang kita cintai, sepeti Saat ini Gray dan Anna sedang tidur sambil berpelukan seolah mereka adalah perangko yang tidak bisa di lepaskan


" Lihat lah, Karena cinta mereka lupa dengan makan malam " Widia menggelengkan kepalanya lalu menutup kembali Kamar milik Anna


" mana mereka?" tanya Catlin


" Jangan di tanyakan, Mereka sudah masuk kedalam mimpi " Jawab Widia yang langsung duduk di kursi meja makan


" Ini seperti bukan masakan Pelayan di sini " Ucap Widia


" Hehehe iya, tadi aku yang memasak " jawab Catlin sambil menunjukan gigi putih nya


" Tumben, apa ini bawaan anak mu " Ucap Widia


" Apaaan sih kak, Lagian mana mungkin aku hamil dengan waktu yang secepat ini " keluh Catlin


" itu bisa saja terjadi" jawab Widia " Sudah lah ayo makan, jangan di pikirkan dan jangan terlalu setres "


Widia tau betul kalo saat ini Caltlin sedang bimbang, Namun Catlin menutupi rasa bimbang nya dengan menghibur diri


" Selamat malam semua nya " Sapa max


" Kak Max, duduk lah, kita makan bersama " Ajak catlin


" Mau apa coba muka triplek ini datang kemari " Gumam Widia


" Terimakasih " jawab Max yang langsung duduk di kursi meja maka


" Kakak bawa apa itu?" tanya Catlin


" ini baju ganti Tuan Gray, Tadi Taun Gray menyuruh saya untuk mengantarkan Pakaian ini " Jawab Max yang sudah mengambil lauk pauk ke atas piring nya


" Oh " Catlin ber oh ria dan memakan makanan nya

__ADS_1


Tidak ada suara di meja makan hanya ada dentingan sendok Mereka sangat menikmati makan malam mereka dengan nikmat


__ADS_2