
DI SALON
Anna dan Cahra mengambil semua perawat wanita dari ujung rambut Samapi ujung kaki terutama bagian itu.
Masih banyak yang mengenali Anna padahal Anna sudah hampir satu tahun lebih vakum dari dunia Permodelan dan juga Dunia Perartisan Karena ingin fokus menjaga Anak dan suaminya namun Orang-orang yang mempunyai mata jeli dan ingatan yang kuat membuat Anna merasa terusik apa lagi ketika harus melayani mereka Foto
" Sabar.." kata Cahra sambil terkekeh
" Ini yang aku tidak suka Jika menjadi Artis, pasti semua kegiatan kita akan di ekspos oleh mereka " keluh Anna
Padahal anna sudah beberapa kali menyuruh orang-orang untuk tidak terlalu mengekspos kegiatan nya karena Anna merasa dirinya sudah bukan Artis lagi.
" Nama nya juga mantan Model papan atas pasti akan selalu di kenang Oleh mereka " ucap Cahra
" Kamu benar, makanya kenapa aku tidak terlalu suka keluar rumah dan membawa putraku untuk jalan-jalan karena aku tidak ingin Mereka mengespos kegiatan kami " kata Anna lagi
Cahra mengangguk mengerti, mungkin Cahra tidak tau bagai mana dunia artis namun melihat Anna, Cahra semakin enggan untuk mejadi Artis
" Hei kalian berdua! " Kata Catlin yang menyusul ke salon
Anna dan Cahra yang sedang perawatan kuku-kuku mereka sontak Saja melirik kearah suara " loh ko kamu di sini Cat? " Tanya Anna
" Bagus ya kalian pergi nyalon tanpa aku " keluh Catlin yang duduk di kursi Kosong
" Hehehe maaf tadi kan kamu tidak ada makanya kami pergi berdua " kata Cahra
" Benar, lagian bukannya tadi kamu sedang ngemol dengan Suami dan anak kamu, ko bisa tau kita di sini? " Tanya Anna heran
Catlin menggelengkan kepalanya lalu mengeluarkan handphone nya " nih, gue tau kalian ada di sini dari ini " tunjuk Catlin kepada Handphone nya
Anna mengangguk mengerti " duniaku sudah di kuasai oleh mereka " ucap Anna memejamkan mata nya
" Resiko mantan Model " kata Catlin Terkekeh lalu memasukan handphone nya kembali ke dalam tas
Setelah merawat kuku-kuku mereka, Ketiga wanita itu langsung melakukan perawatan tubuh, Anna mengambil Aroma Vanila untuk perawatan tubuh, Cahra strawberry dan Catlin Ia mengambil Coklat karena catlin sangat suka wangi Coklat
Ketiga wanita itu sangat menikmati pijitan dan juga perawatan tubuh mereka sampai-sampai Anna tertidur lelap di sana
" Wah, di sepetinya Anna sangat menikmati pijitan nya " kata Catlin kepada Cahra
" Benar, lalu bagai mana, apa di bangunkan saja atau bagai mana? " Tanya Cahra
__ADS_1
" Kita tunggu Anna bangun saja, sambil nunggu bagai mana jika kita perawatan rambut " usul Catlin
" Aku sudah tadi bareng Anna " jawab Cahra sambil tersenyum
" Yah gak asik, kalo gitu mending kita bangunin Anna saja, terus Kita lanjut shoping "
" Oke "
Setelah membangunkan Anna yang tertidur mereka langsung pergi belanja
Banyak Yang Anna beli, tidak hanya untuk dirinya saja, anna juga belanja untuk suami dan Putranya kebetulan pakaian Putranya sudah mulai kecil mungkin karena Badan Vareel yang agak gemuk membuat Anna harus rajin-rajin beli pakaian untuk sang putra
" Cahra " panggil seorang pria yang sedang menggandeng wanita
Cahra yang merasa di panggil langsung menoleh namun dengan sekian detik ia merubah wajah
" Kau! " Kata Cahra tersenyum sinis
" Kamu masih di sini, aku pikir kamu sudah pulang ke kampung mu " kata pria itu sambil mengejek
" Siapa dia? " Tanya wanita yang ada di samping nya
Bugh...
Cahra menendang burung si pria " heh!! Pria Brengsek, apa tadi kau bilang.. aku ini mantan pembantu mu? Hah!! Gak salah " ucap Cahra sambil memandangi sinis ke si pria itu
" Asal Lo tau ya, gue sangat bersyukur pisah dengan Lo, berkat Lo yang ninggalin gue tanpa menunda sepeserpun uang untuk gue, gue bisa bertemu dengan orang-orang baik bahkan sangat sangat baik!!! " Bentak Cahra yang emosinya sudah di ubun-ubun
Anna dan Catlin yang tadi nya sedang melihat-lihat baju anak pria langsung menghampiri Cahra
" ada apa ini? " Tanya Anna heran
" Kamu gak apa-apa? " Ucap Catlin kepada Cahra
" Siapa dia? " Tanya Anna
" Dia adalah pria brengsek, pengecut dan paling bajingan yang pernah aku kenal, Aku kira aku tidak akan bertemu lagi dengan pria brengsek itu tapi nyatanya dia malah muncul lagi " keluh Cahra
Si pria yang masih merasakan ke sakitan langsung melirik kearah Catlin, ia langsung membuatkan kedua mata nya karena kaget
" Nyonya " lirih Si pria itu
__ADS_1
" Kau!! Bukan Nya kau adalah Pelayan di Restoran Suamiku? " Ucap Catlin heran
" Apa!! Pelayan? " Ucap wanita yang sedang membantu Mantan pacar Cahra
" Sayang, aku bisa jelasin " kata Pria itu
" Cih, Ternyata Lo hanya seorang pelayan yang bermimpi menjadi Tuan " sindir wanita itu yang langsung menjatuhkan Tubuh mantan Pacar Cahra lalu pergi begitu saja
Mantan pacar Cahra langsung melirik ke arah Cahra, Anna dan juga Catlin " Nyonya.." lirih Nya
" Aku tidak ingin ikut campur urusan kalian tapi karena kamu sudah membuat Sahabat ku menangis dan sakit hati maaf dengan berat hati Aku akan meminta suamiku untuk memecat mu dari Restoran " kata Catlin yang langsung membawa Cahra untuk pergi dari sana
Mantan pacar Chara Langsung tertunduk malu karena banyak orang yang menyaksikan drama tadi
" Pergi kalian " kata nya sambil membentak lalu pergi meninggalkan kerumunan
Di dalam mobil Cahra Hanya terdiam ia tidak banyak bicara. Anna dan Catlin bisa merasakan bagai mana sakit hati yang sedang di alami oleh Cahra, Pacaran bertahun-tahun ternyata hanya di anggap sebagai pelayan
" Apa kamu tidak apa-apa? " Tanya Anna sambil merangkul bahu Cahra
Cahra tersenyum " aku baik-baik saja " jawab Cahra
" Apa aku boleh minta sesuatu pada kalian?" Tanya Cahra
" Ada apa? Jika aku bisa bantu makan kami dengan senang hati akan membantu mu " jawab Catlin
" Aku minta jangan bilang kepada suamiku soal tadi, aku hanya tidak ingin memperpanjang maslaah tadi " kata Cahra
" Kenapa kamu ingin kami berbohong, apa kamu takut jika Arnold melakukan hal yang tidak-tidak kepada nya? " Tanya Anna heran
" Bukan gitu, aku hanya tidak ingin suamiku mengotori tangan nya hanya karena manusia yang tidak punya hati seperti dia, lagian catlin juga sudah memecatnya "
" Cukup dia merasakan apa yang dulu aku rasakan, tidak ada yang tidak ada kerjaan dan tidak ada saudara " lanjut Cahra
Anna melirik Catlin meminta persetujuan nya " baiklah, jika itu mau mu, kita tidak akan bilang kepada siapa-siapa soal tadi " ucap catlin membuat Cahra lega
" Terimakasih ya, kalian sangat baik sekali " kata Cahra
" Kita ini kan Sahabat jadi harus saling Menolong " kata Anna memeluk Cahra
" Aku mau di peluk " protes Catlin yang tidak bisa memeluk sahabat nya itu
__ADS_1