
Caltlin, Arnold, Karan dan Juga Widia masih setia menunggu Anna sadar " Berarti yang sudah mendonorkan Ginjal itu bukan Celina tapi Anna, Tapi Untuk apa Celina membohongi kita semua " Ucap Karan
" Yang pasti nya untuk merebut hati Aunty Johana " Sebut Arnold " Kalian tau, semenjak Kejadian di rumah sakit itu, Aunty Johana semakin menyayangi Celina bahkan apapun yang di inginkan Celina di sanggupi oleh Aunty, karena kelurga kami merasa berhutang nyawa kepadanya " Lanjut Arnold
" Dasar wanita gila, Aku sudah menduga kalo wanita Gila itu hanya ingin harta bukan Kak Kris " kesal Catlin
" Lalu bagai mana cara kita memberitahu kebenaran nya kepada Kris.?" tanya Karan
" Kalian jangan mem.. beritahukan Kak Kris " lirih Anna yang baru saja Sadar. sontak semua nya langsung ke arah Anna
Ternyata Anna telah mendengarkan sedari tadi namun mata nya enggan untuk bangun
" Anna, ini kakak. apa yang sakit, ayo bilang " ucap Widia
Anna tersenyum " Aku baik-baik saja kak, aku hanya banyak minum hehehe " Jawab Anna sambil tersenyum
Plak..
Catlin memeluk lengan Anna pelan " hiks.. Kamu tega sama kita, kamu merahasiakan semua nya dari kita hiks.. kamu anggap kita ini apa hah!" kawal Catlin yang langsung memeluk Anna
Anna terkekeh " aku baik-baik saja "
" Maafkan kami yang tidak mengetahui nya " ucap Arnold kepada Anna
" Maafkan aku juga " ucap Karan
" Iyah, aku memaafkan kalian, Tapi aku mohon jangan beritahu kak Kris dengan kebenaran ini, Cukup kalian yang mengetahui nya "
" Tapi kenapa, kamu juga berhak bahagia " Ucap Catlin
" Kebahagian ku adalah melihat kak kris bahagia, Dengan begitu pun aku sudah cukup " jawab Anna
" Baik aku akan rahasiakan semua nya, tapi Aku mohon Terima donor ginjal itu, apa kamu tidak ingin hidup lama bersama kita Hem, Hiks " lagi-lagi Catlin menangis menitihkan air mata nya karena tidak tahan dengan melihat kondisi sahabat nya
Anna mengangguk " Beri aku waktu satu Bulan, Tunggu aku sampai kontrak kerja ku selesai " jawab Anna
__ADS_1
" Janji " Anna mengangguk pasrah " Kalo begitu istirahat lah, aku akan pegang janji mu " Jawab Caltlin
" kalian pulang lah, biar aku saja yang menjaga Anna " ucap Widia
" baiklah, kami permisi, besok pagi kita akan ke sini lagi untuk menemani mu " Ucap Karan menyenggol Arnold dan Caltlin untuk ikut pulang juga
" Iyah, Kami akan kemari lagi besok jadi tidur lah " Catlin, Arnold dan Karan pun langsung pulang, Tunggakan Widia dan Anna di ruangan itu.
" Maafkan kakak, karena kakak tidak bisa menjaga Rahasia mu lagi " ucap Widia
Anna tersenyum " Tidak apa-apa kak, Mungkin ini sudah saat nya mereka tau kenapa waktu itu aku pergi tanpa berpamitan kepada mereka " Ucap Anna " lagian mau sampai kapan aku menyembunyikan semua nya dari sahabat ku "
Widia mengangguk " Tapi kamu sudah janji kepada Kakak dan ketiga sahabat mu untuk operasi setelah Kontrak ini selesai "
" Iyan kak " jawab Anna
Di Mobil Karan, Karan masih tidak habis pikir ada seorang wanita yang rela kesakitan demi orang yang di cintai nya " Apa Anna sudah gila, Dia rela sakit hanya karena laki-laki yang di cintai nya " kesal Karan
" Itulah cinta, berani berkorban walaupun orang yang di tolong nya Tidak akan bersama nya " Jawab Arnold
" Kamu benar " Jawab Karan " tapi bagai mana cara nya kita bisa bertemu dengan Kristian.?"
" bagai mana jika di saat pernikahan Kak Kris " Kristian dan Celina akan menikah dua Minggu lagi atas dorongan Mommy nya. mau tidak mau Gray harus Menerim perintah Mommy nya apa lagi jika mereka sudah membahas soal hutang nyawa pasti mommy Johana langsung menuruti keinginan Celina " Wanita gila itu, memang sudah gila, dia memaksa Aunty untuk menikahkan dirinya dengan kak Kris secepatnya " kesal Arnold, yang mendapatkan kabar dari Orang tua nya jika Kristian akan segera menikah
" Gila ia dia " Geram Caltlin tidak habis pikir dengan wanita yang seperti Catlin
~ Keesokan hari nya
Pagi ini Anna sudah siap untuk pergi ke pemotretan, Anna memaksa Widia agar mengijinkan dirinya pergi pemotretan " Tidak "
" Kak " Anna mengayunkan tangan Widia " Biar kerjaan kita cepat beres kak " Ucap Anna
" Tapi kondisi mu sedang tidak baik-baik saja " Kata Widia kesal
" Kak, Aku sudah baik-baik saja ko " Anna terus saja memaksa Widia agar di ijinkan untuk pergi Pemotretan
__ADS_1
" Ok baik, lah tapi nanti harus banyak istirahat, kakak tidak mau kamu semakin sakit "
" Siap kak " jawab Anna tersenyum
Benar saja Widia telah mengijinkan Anna Untuk pergi pemotretan. Walaupun hari ini pemotretan agar molor karena Anna yang harus banyak istirahat.
~ Di kantor Gray
Gray menerima laporan bahwa pemotretan hari ini Agak molor karena model nya selalu meminta untuk beristirahat " Makanya kalo cari model itu yang profesional jangan yang abal-abal" kesal Gray
" Maafkan saya tuan, karena telah mencari model yang kurang profesional " Jawab Max menunduk
" Jika seperti ini terus ganti saja mod nya dan cari yang sudah profesional " ucap Gray
" Halo sayang " ucap Celina dengan membawa beberapa paper bag di tangan nya lalu memberikan nya kepada Max
Gray mengendus napas kasar, masalah satu belum usai datang lagi menambah masalah " Pergi lah, aku sudah lelah mengurus pekerjaan " ucap Gray kesal
" kamu selalu saja begitu, bukan nya hari ini kita ada jadwal untuk pergi ke butik " Ucap Celina
" Pergilah sendiri, aku sudah lelah, lagian bukan nya kamu habis dari butik " kesal Gray
" Aku kan Ingin bersama kamu " Ucap Celina
" Pergi sekarang atau, Akan aku batalkan pernikahan ini " Bentak Gray di depan wajah Celina
Celina yang sudah menahan air mata nya, ia langsung pergi meninggalkan Ruangan kerja Gray dengan wajah yang kesal
Gray, mengusap wajah nya karena harus terikat dengan wanita yang seperti Celina " Andai saja, yang mendonorkan ginjal nya bukan Dia, sudah ku pastikan aku akan terlepas dari wanita ular seperti dia " Gumam Gray
Di Apartemen, Celina, Arnold dan Karen Sedang berbincang-bincang bersama Anna, Enam tahun tidak pernah ketemu membuat mereka melepas rasa rindu " Anna, minum dulu obat nya " Ucap Widia memberikan beberapa obat yang sudah di siapkan oleh widia
" Terimakasih Kak " Anna langsung meminum nya satu persatu
Celina ingin menangis melihat Sahabat nya namun di cubit oleh Keren untuk menahan tangis nya, Mereka tau kalo Anna pura-pura bahagia untuk menutupi rasa sakit nya, dan mereka tau jika Anna tidak suka di kasih hani
__ADS_1