Half Of My Soul

Half Of My Soul
Bab 12 : Menyesal


__ADS_3

Di Kafe, Widia, Caltlin Arnold dan Karan Meraka sedang merayakan kegagalan pernikahan Gray dan juga Celina, mereka tidak menyangka jika Gray akan berbuat senekat itu, Mereka pikir Gray akan tetap melangsungkan pernikahan nya dengan Celina " Gue pikir Gray akan benar-benar menikahi wanita gila itu " ucap Karan Terkekeh


" Iya, sama gue juga begitu "


" Tapi untunglah, Kak Gray keburu sadar dengan wanita Gila itu " Balas Caltlin


Arnold berdiri dan mengacungkan Minuman nya ke udara " Mari kita bersulang atas kegagalan pernikahan Gray dan juga Celina " Ucap Arnold yang di setujui orang para sahabat nya


Widia hanya diam ia tidak banyak berkomentar karena Widia rasa tidak ada yang harus di rayakan " Kakak kenapa diam saja " ucap Arnold


" Bosan " jawab Widia


" Kalo begitu, ayolah ikut kami, Kami akan melanjutkan merayakan nya di sebuah klab " ajak Arnold


" Tidak perlu, Saya mau pulang saja ke apartemen " Tolak Widia


Catlin berjalan ke arah Widia dan bergelayut manja di tangan Widia " Ayolah kak, Biar seru " ucap Caltlin


Widia memutarkan bola mata malas " Baiklah " jawab Widia terpaksa


Caltlin langsung menggandeng Widia, Arnold dan Karan Berjalan mengikuti langkah Caltlin


Mereka pun Samapi di salah satu Klab malam yang cukup populer di sana, mereka berjoget dan minum bersama, Widia yang awal nya kurang nyaman tapi sekarang Widia mulai enjoy menikmati irama musik


Gray dan Anna menyusul ke Klab, Awal nya Anna menolak tapi karena ada sahabatnya akhirnya Anna pun menyetujuinya " Aku pulang aja ya kak " ucap Anna merasa tidak nyaman


Anna memang tidak terlalu suka Dengan Dunia malam, Walaupun Anna hidup di dunia hiburan namun Anna selalu menghindari Dunia malam


" Tidak enak, kita sudah janji kepada mereka " ucap Gray menarik tangan Anna untuk masuk ke Klab. Benar saja para sahabat Anna sudah enjoy dengan Musik yang mereka dengar " Ayo "


" Wah lihat Bintang kita sudah Sampai " Ucap Arnold menyapa Gray dan juga Anna yang baru saja Datang


" Kak Widia " Ucap Anna yang melihat Widia yang sudah mulai mabuk " Jangan kasih kak Widia banyak minum karena kak Widia tidak bisa tahan dengan minuman "Kata Anna

__ADS_1


" Anna, Sekarang sudah saat nya kamu bahagia, jangan pernah kamu mengorbankan perasan mu lagi, Hiduplah sesuka hatimu " Racau Widia " Dan kau " Tunjuk Widia ke Arah Gray " Jangan pernah kamu sakiti adikku, sudah cukup enam tahun dia terluka karena mu, Bahagiakan dia " Setelah meracau Widia langsung memejamkan mata nya.


Gray, Menunduk dan menatap Anna dengan lekat, Jujur saja jika dirinya saat ini sudah merasa bersalah, Andai saja dulu ketika belum bertunangan dirinya mengutarakan cinta nya terlebih dahulu kepada Anna mungkin dirinya tidak akan menyakiti Anna " Halo Anna " sapa Widia yang langsung tersungkur jatuh ke atas sopa karena tidak bisa menumpang Tubuhnya


Karen yang melihat itu tersenyum lalu menjatuhkan tubuhnya di dekat Widia " Halo kak " Sapa Caltlin kepada Gray


" hm." jawab Gray singkat


Caltlin memberikan satu gelas minuman kepada Gray, Namun Gray Tolak karena saat ini sedang Bersama Anna " Tidak terimakasih " Ucap Gray


Untung mereka mengambil VVIP jadi mereka tidak akan bercampur dengan pengunjung yang lain nya " Anna, kamu kenapa.? " Tanya Gray yang melihat Anna memegang kepalanya


" Aku tidak apa-apa" Jawab Anna tersenyum


" Apa kamu tidak nyaman di sini.?" tanya Gray. Anna menganggukkan kepalanya " Kalo begitu ayo kita pulang saja " ajak Gray


" Tapi, tidak enak dengan yang lain" jawab Anna


Setelah berpamitan Gray membawa Anna ke Apartemen Anna " Masuklah kak " ucap Anna


Gray Mengangguk " Kemarin pas aku ke sini, kamu tidur dimana.?" Tanya Gray duduk di sopa " Soalnya pas aku ke sini, Aku tidak melihat ada kamu Di sini " Lanjut Gray


" Kemarin aku dan kak Widia menginap di salah satu Hotel " jawab Anna


" Oh " Gray hanya ber oh Ria sambil manggut-manggut " Apa kamu sudah makan.?"


" Belum " Jawab Anna jujur


" Kalo begitu, biar aku pesankan kamu makanan ya " ucap Gray


" Tidak perlu Kak, Makanan aku sudah di siapkan Oleh Kak Widia di dalam lemari es " Ucap Anna sambil berjalan ke arah lemari es " kakak mau di bikinin apa .? " tanya Anna sambil mengeluarkan salad buah dari lemari es


Gray Berjalan ke arah Anna lalu melihat apa yang di ambil oleh Anna " Apa kamu makan ini setiap hari.?" Anna mengangguk, Salad buah yang hanya menggunakan keju dan susu karena Anna tidak boleh memakan Mayo atau pun yang asem-asem " Kalo begitu aku makan ini saja bareng bersama mu " lanjut Gray

__ADS_1


" Tapi " Anna menatap Gray, mana mungkin Gray memakan makanan yang sama dengan dirinya, Namun Gray langsung mengambil mangkuk yang ada di tangan Anna


" Em, ini enak " Ucap Gray duduk di sofa sambil memakan Salad buah


Anna duduk di samping Gray " buka mulut mu " Dengan patuh Anna membuka mulut nya dan memakan Salad buah yang di sukai oleh Gray, mereka makan satu mangkuk berdua dengan Sendok yang sama. Gray tersenyum dan ******* sendok bekas Anna


"Kakak, ih jorok " Gray bukan nya jijik ia malah tersenyum


" Tidak apa ini kan bekas mu " Jawab Gray tersenyum


Anna malah bengong mendengar ucapan Gray " Sudah tidak perlu bengong seperti itu, ayo makan lagi setelah itu minum obat mu dan istirahat " ucap Gray. Anna menganggukkan kepalanya


Gray pulang ketika Anna sudah tertidur lelap di kamar nya


Sesampai nya di Rumah, Gray langsung Di hadang oleh Sang Mom " Mom, Keluh Gray kaget "


" Apa kamu membawa Wanita itu.?" tanya Mom


" Tidak mom " Jawab Gray


" Bawalah wanita itu, Mom ingin bertemu dan berterimakasih kepadanya " ucap Mom Johana


" Apa mom tidak marah, Kalo aku sudah membatalkan pernikahan ku dengan Celina.?"


Mom mendekat kearah Gray dengan tatapan sendu " Justru mom merasa bersalah kepadamu, dan juga wanita itu, Andai saja waktu Itu mom tidak langsung percaya kepadanya, Mungkin ini semua tidak akan terjadi " Ucap Mom merasa bersalah kepada Putra nya


" Sudahlah Mom, semua nya sudah terjadi "


" Mom benar-benar merasa bersalah, Mom harap Gadis itu bisa memanfaatkan Mom " Ucap Mom " siapa nama gadis itu.?"


" Nama nya Anna Mom " Mom mengangguk mengerti " Kalo begitu kamu istirahat lah, nanti bawa Anna ke rumah, Mom harus berterimakasih secara langsung kepada Anna "


" Iyah, Mom " jawab Gray " Kalo gitu, Gray ke kamar dulu " Gray langsung ke kamar nya setelah mendapat anggukan dari Sang mommy

__ADS_1


__ADS_2