
Arnold pergi ke sebuah Klab malam dia merasa sakit hati melihat Anna dan Juga Gray, Tidak segampang itu melupakan wanita yang ia cintai nya, walaupun Arnold menahan diri agar bisa melupakan nya tapi apa daya jika hati yang tidak bisa di bohongi
" Halo tuan, Anda mau pesan apa?" tanya Seorang wanita sexsi itu
" Aku butuh wanita malam ini, tapi ingin yang masih bersegel " pinta Arnold
" wah, Tuan tau saja jika hari ini saya mempunyai gadis yang masih bersegel " Ucap wanita seksi itu
" kalo begitu bawakan dia ke kamar ku " Punya nya
" Siap tuan, tapi Harga sangat tinggi Tuan "
" kau pikir aku ini miskin hah! Mana no rekening mu " Ucap Arnold kesal, dia langsung transfer ke rekening wanita itu
Wanita seksi itu langsung membulatkan mata nya melihat Uang yang masuk ke rekening Miliknya ". Siap tuan, silahkan ada tunggu di kamar Anda, saya akan segera mengantarkan nya kepada Anda " Ucap wanita itu langsung pergi
Arnold berjalan ke arah kamar yang sudah ia pesan, Di kamar sudah di sediakan minuman Mahal dan juga es batu untuk menambah kenikmatan minuman itu. Arnold masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya
Setelah usai, Arnold keluar dengan mengunakan Handuk kimono sambil membawa satu gelas yang berisi minuman, Kamar yang sudah remang-remang membuat Arnold tidak bisa melihat jelas wanita yang sedang duduk di samping kasur miliknya.
" Tu..tuan " ucap gadis itu ketika Arnold mulai meraba gunung
" suara itu " Batin Arnold " Ah tidak mungkin hanya mirip " Arnold menepis pikiran nya
Tanpa basa basi Arnold langsung menggempur Gadis itu, Samapi berkali-kali bahkan sampai wanita itu meminta Ampun karena bawah nya yang sudah sangat sakit apa lagi ini pertama kali untuk wanita itu
Jam sudah menunjukan Jam tiga pagi, Arnold terbangun dari tidur nya karena tenggorokan nya sangat haus
sedangkan wanita yang di samping Arnold masih tertidur pulas atau pingsan entah lah Arnold tidak peduli, Arnold menyalakan lampu kamar lalu mengambil air minum namun langkah nya terhenti ketika melihat Wanita yang sangat mirip dengan Wanita yang Arnold kenal
" Cih, ternyata dia wanita Mur_n " Ucap sinis Arnold
__ADS_1
Tidak menunggu lama, Arnold segera membersihkan tubuhnya lalu pergi meninggalkan wanita itu di dalam kamar sendirian
~ Pagi hari
Pagi ini Anna bangun lebih awal setelah dirinya memanjakan Sang suami yang meminta untuk berjalan-jalan ke Hutan rimba yang alhasil Membuat pisang Milik Gray lemas tak berdaya.
Di dapur Anna sedang masak kesukaan sang suami " Nona, biar bibi saja yang memasak "
Anna tersenyum " Tidak udah bi, Ini sudah menjadi kewajiban aku menyiapkan sarapan untuk suamiku " Tolak Anna
" Oh iya Bi, nanti jika urusan Suami ku biar aku saja yang kerjakan ya, entah itu tentang baju kotor nya dan yang lain-lain pokonya yang menyangkut suami ku biar aku yang kerjakan, bibi dan yang lain cukup merawat rumah ini saja dan sesekali nanti aku akan meminta tolong bibi, oh iya satu lagi di karang ada yang boleh masuk ke kamar miliki dan juga Suamiku termasuk bibi " Ucap Anna sambil tersenyum
" Tapi Non, bibi kan harus membersihkan kamar nya "
" Tidak perlu itu urusan ku, pokonya yang menyangkut suami ku, itu sudah menjadi urusan ku, karena aku tidak ingin suamiku di urus oleh orang lain "
Bibi mengangguk mengerti " Baik Non " jawab Bibi
Anna tersenyum dan melanjutkan memasak nya, Anna cukup lihai dalam hal memasak apa lagi dirinya dulu pernah menjadi peserta lomba masak dan mendapatkan juara satu.
" Yank, bangun yuk, Ini sudah mulai siang loh "ucap Anna mengelus pipi sang suami dengan lembut
" Eum " Gray membuka mata nya dengan pelan lalu tersenyum
" Morning sayang " ucap Gray dengan suara paruh nya lalu melingkar kan tangan nya di pinggang sang istri " Pagi anak Daddy "
" Pagi juga Daddy " jawab Anna dengan Sura khas anak-anak
Gray Terkekeh " Ayo bangun yank, aku sudah menyiapkan keperluan mu, dan air hangat juga sudah aku siapkan " ucap Anna
Gray mengerutkan kening nya " Kenapa kamu yang menyiapkan nya sayang, memang nya bibi kemana?" Tanya Gray heran
__ADS_1
Anna tersenyum dan melihat ke arah sang suami " Dengarkan aku yank, Aku ini istrimu ini sudah menjadi kewajiban ku untuk mengurus mu, entah itu dalam hal air mandi ataupun Isi perut mu, itu semua tugas ku bukan tugas bibi "
" Tapi kan kamu sedang hamil sayang, nanti kalo kamu kelelahan bagai mana?" Protes Gray
" tidak akan, bahkan jika aku hanya diam saja akan membuat aku susah melahirkan, Orang tangan sedang hamil itu harus aktif agar proses melahirkan nya cepat " jawab Anna mengelus pipi milik sang suami
" Itu menurut artikel yang aku baca yank " Lanjut Anna
" Kamu baca artikel dari mana itu?"
" Di sosial media yank " jawab Anna
Gray membuang napas nya, dan mempercayai Ucapan Anna " Ok, kamu bisa melakukan itu semau tapi jika lelah segera lah istirahat aku tidak ingin membuat mu kelelahan " ucap Gray langsung mencium kening Anna dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya
Anna menggelengkan kepalanya lalu mengganti seprai dan kebersihan kamar milik mereka, Tidak ada rasa capek karena ini memang sudah menjadi kewajiban dirinya, Memiliki suami kaya raya tidak membuat Anna hanya ongkang-ongkang kaki saja dan melupakan kewajiban nya.
Gray keluar dari kamar mandi, Gray melihat Anna yang sudah bersiap untuk pergi juga karena Anna ada kerjaan untuk menjadi model iklan " Aku memang tidak salah pilih istri, kamu memenuhi janji mu untuk tidak lupa dengan Tugas seorang istri walaupun kamu akan di sibukkan dengan kegiatan mu luar "
" Sayang " panggil Gray
" Iyah, yank " jawab Anna yang langsung menghentikan kegiatan nya dan berjalan ke arah Gray
" Ada apa, apa pakaian yang aku siapkan tidak cocok dengan selera mu?" tanya Anna
" ini sangat cocok sayang, hanya saja ku ingin meminta bantuan mu untuk memakikan dasi " Ucap Gray
" sini " ucap Anna mengambil dasi dari tangan Gray lalu memasangkan nya
" Apa hari ini kamu akan keluar?"
" Iyah yank, aku menjadi model di salah satu iklan, tapi aku janji sebelum kamu pulang aku sudah berada di rumah untuk menyambut kepulangan mu " ucap Anna meng_p bi_r Gray
__ADS_1
" Aku tidak akan Melarang mu tapi kamu harus tetap ingat dengan kesehatan mu dan ingat jika kamu sedang hamil "
" siap Yankqu" jawab Anna sambil hormat