Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 84 : Berkunjung


__ADS_3

Pagi ini seperti Biasa Anna Bangun pagi untuk menyiapkan sarapan, Tidak meras lelah bahkan Anna menikmati peran sebagai seorang istri dan calon Ibu


Dengan telaten Anna memasak masakan nya, aroma masakan Anna memenuhi seisi dapur " Non, wangi sekali " Puji Bibi


" Ah bibi bisa saja, Tolong di bawa ke meja makan Bi " Tolong Anna sambil tersenyum


" Baik Non " Bibi segera pergi membawa Masakan ke atas meja makan


" Huh, Aroma dapur ko seperti ini sih bau " Ucap Tirani sambil memegang hidung nya


Anna tidak melirik Tirani, Anna masih Fokus cucian piring Kotor " Jika bau, jangan ke dapur duduk saja di meja makan dan nikmati hidangan yang sudah ada " ucap Anna


Tirani memutarkan bola mata nya lalu meninggalkan Dapur begitu saja


Anna yang melihat kepergian Tirani hanya menggelengkan kepalanya " Ada apa dengan nya, yang hamil siapa yang ngidam siapa " ledek Anna


Gray keluar dari kamar sambil membawa Dasi kepada sang istri " Sayang " panggil Gray


" Selamat pagi Kak " sapa Tirani yang langsung berdiri Namun Gray melewati Tirani begitu saja tanpa melirik


" Huh, istri sama suami sama saja " sebal Tirani yang langsung duduk di kursi meja makan


" Hahaha.. Makanya jangan kepedean jadi orang " Ledek Arnold yang baru duduk di kursi meja makan


" Kamu tuh kenapa sih selalu saja sinis kepadaku, apa kamu lupa jika aku ini istrimu " Ucap Tirani sebal


" Dan apa kamu Lupa jika pernikahan kita hanya di atas kertas Samapi kapan pun aku tidak akan menerima mu sebagai Istriku " Jawab Arnold dingin


" Sampai kapan kamu mau seperti ini kepadaku hiks.." Tirani mulai mengeluarkan air mata buaya nya agar Arnold Iba kepada dirinya


" Sampai kau sadar jika kamu tidak pantas untukku " Jawab Arnold sambil menatap Tirani dengan tajam


Tirani tau apa yang di maksud oleh Arnold, Tirani juga sadar jika dirinya tidak lah baik untuk Arnold apa lagi jika dirinya mengingat bahwa dirinya suka bermain pria di luar sana


Anna berjalan ke meja makan dengan di Ikuti Gray " Ada apa dengan kalian, jika kalian ingin berdebat jangan di depan makanan dan pergilah ke kamar " Tegur Gray yang melihat Situasi di meja makan kurang kondusif


" Kalian membuat masakan buatan istriku menjadi tercemar " Gray duduk di kursi meja makan


Anna ikut duduk di kursi tanpa ikut bicara " Sudah ayo makan " ajak Anna mengalihkan pembicaraan


" Nafsu makan ku sudah hilang " Ucap Tirani yang langsung pergi meninggalkan meja makan

__ADS_1


Arnold menggelengkan kepalanya " Maafkan sikap nya Kak, Anna " Ucap Arnold yang merasa malu sendiri


" Sudah jangan di pikirkan, Ayo makan, Mungkin istrimu sedang PMS " jawab Anna yang menaruh makanan di piring sang suami


Seperti Biasa di meja makan tidak akan ada Sura mereka menikmati sarapan mereka tanpa suara.


Setelah Usai sarapan Gray langsung berpamitan kepada Anna " Dad, nanti aku ke rumah sakit ya buat jenguk Catlin " Ijin Anna


" Iyah sayang, nanti kamu hati-hati ya di jalan nya " Gray mengelus kepala sang istri dengan lembut


" Iyah Dad, sekalian aku mau beritahu Catlin jika besok aku tidak bisa menjenguk dirinya karena ada kerjaan "


" Iyah Sayang, kalo begitu Aku pergi dulu ya "


" Iyan Dad, hati-hati di jalannya ya " Gray mencium kening Sang istri lalu pergi meninggalkan rumah


Interaksi Anna dan Gray tidak luput dari pantauan Tirani yang sedang berdiri di balkon, rasanya Tirani sangat iri melihat Anna yang di manja dan di perlakuan dengan suaminya


Tangan Tirani mengepalkan kedua tangan Nya " Kenapa Dia mendapatkan semua yang dia mau, sedangkan aku, Ingin mendapatkan perhatian dari Kak Arnold saja sudah minta ampun, Apa karena Kak Arnold masih memendam rasa kepada Wanita itu " Tuduh Tirani


Anna masuk kedalam kamar nya untuk bersiap untuk pergi ke Rumah sakit " Walaupun kamu sedang hamil tapi kamu tetap cantik Anna " Puji Anna kepada dirinya sendiri sambil memutar-mutar kan Tubuhnya di depan kaca


Tok.. tok.. tok..


Anna membuka Pintu sambil membawa tas miliknya


Ceklek..


" Non, Supir sudah siap " Ucap Bibi


Anna tersenyum " Terimakasih Bi " Jawab Anna keluar dari kamar dan berjalan ke arah mobil


Di dalam Mobil Anna memainkan handphone nya sambil membalas pesan dari Widia. Anna menaruh Handphone nya ke dalam tas lalu memandang Jalan di luar sana


Tak butuh waktu lama Anna sudah Samapi di rumah sakit sambil membawa Buah-buahan dan juga makanan untuk Catlin


Ceklek..


" Selamat siang " Sapa Anna kepada Catlin Yang sedang di periksa


Catlin langsung tersenyum ketika melihat siapa yang datang " Aaaaahhhh.. Aku sangat merindukan mu " Ucap Catlin yang melihat Anna berjalan ke arah nya

__ADS_1


" Masa sih,P Perasaan Baru kemarin kita ketemu " Ucap Anna menggoda Catlin


" Huh, entah lah " Jawab Catlin yang sudah di peluk Oleh Anna


" Suamimu kemana?" tanya Anna


" Baru saja pergi ke Restoran, kata nya mau cek Restoran "


Anna mengangguk mengerti " Ini aku bawakan makanan untukmu " Anna menaruh makanan dan buah-buahan di meja


" Aku sudah merindukan makanan rumahan, di sini makanan nya tidak enak " Ucap Catlin berbisik


Dokter yang sudah memeriksa Catlin hanya bisa mengulum senyum, lalu pergi dari ruangan Catlin


" kamu ini, Oh iya bagai mana kabar Putra mu, apa aku boleh melihat nya?" Tanya Anna


" Sudah berangsur membaik, bahkan berat badan nya sudah mulai naik " jawab catlin


" Aku senang mendengarnya, Semoga kamu dan Putra mu celah pulih agar bisa pulang ke rumah "


" Kamu doakan saja ya " Catlin tersenyum menatap Sahabat nya itu


" Oh iya, Bagai mana dengan kabar istri Arnold?"


Anna membuang napas nya " Aku kurang srek dengan Tirani "


" Loh kenapa?" Tanya Catlin heran


" Aku merasa tidak cocok dengan nya, dia selalu saja bersikap angkuh dan menurutku dia juga tidak menyukai ku "


Catlin sangat tau betul bagai mana shipat Sahabat nya ini, Anna tidak mungkin bicara seperti itu tanpa sebab dan selama ini Anna tidak pernah pilih-pilih teman


" mungkin itu hanya perasaan mu saja " Ucap Catlin


" Aku juga berfikiran seperti itu, Mudah-mudahan hanya perasaan aku saja apa lagi kita satu rumah dan dia adik ipar sepupu pasti akan sering ketemu " jawab Anna sambil mengupas mangga untuk catlin


" Aaaa.. " Catlin membuka mulut nya ketika Anna memberikan sepotong mangga


" Dan aneh nya, pagi ini Tirani bersikap aneh, masa ia dia tadi tidak suka dengan aroma masakan ku "


" benar kah? Ko seperti pas waktu awal-awal aku hamil ya, gak suka dengan aroma Masakan "

__ADS_1


" apa jangan-jangan...." Ucapan Catlin menggantung


Anna menaikan kedua bahu nya


__ADS_2