Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 79 : Kevewa


__ADS_3

Jam sembilan malam Anna Dan Gray pulang baru sampai di rumah mereka langsung masuk kedalam kamar karena orang-orang juga seperti nya sudah masuk kedalam kamar semua


~ Di kamar Arnold


Tirani masih duduk di sopa menunggu kepulangan Arnold sambil memainkan Handphone nya " Kenapa aku harus menunggu nya, toh aku juga tidak tau kemana dia pergi " Keluh Tirani melihat jam yang ada di handphone


Tirani membaringkan tubuhnya di atas sopa seperti biasa, Mata nya tidak bisa terpejam karena memikirkan Arnold yang belum pulang sampai saat ini


" Kemana sih Kak Arnold " Tirani turun dari sopa dan berjalan ke bawah


Di bawah Tirani melangkah ke ruang Keluarga berniat menunggu Arnold di sana


" Sedang apa kamu ?" tanya Gray yang keluar dari kamar nya untuk mengambil air minum


Tirani Langsung menoleh ke arah Gray " Aku menunggu kak Arnold, dia belum pulang " jawab Tirani


" Tidak perlu di tunggu, nanti juga dia pulang sendiri Masuklah ke kamar mu, tidak baik wanita jam segini masih belum tidur " ucap Gray sambil meninggalkan Tirani


Ada seulas senyum di wajah Tirani, Tirani merasa Senang karena Gray memperdulikan dirinya " Apa kak Gray mulai menyukaiku?" batin Tirani yang langsung masuk kedalam kamar nya


Jam Dua Malam barulah Arnold pulang dengan keadaan biasa-biasa saja karena tadi hanya minum sedikit, Arnold berjalan ke arah kamar membuka jaket dan sepatu melemparkan nya ke sembarang Arah


Arnold langsung membaringkan tubuhnya tanpa melihat Tirani yang meringkuk kedinginan di atas sopa


~Pagi Hari


Jam baru menunjukkan pukul Lima kurang, Anna masih setia memeluk sang suami apa lagi di jam-jam segini Adik Gray selalu bangun, Anna sangat menyukai adik Gray


Anna memegang dan mengelus dengan pelan, berharap aksi nya tidak di ketahui oleh Gray, kalo tau pasti akan berlanjut Samapi adik nya muntah


" Ahhh...." Nah loh benar kan yang di takuti oleh Anna terjadi juga


Gray mend_h pelan dengan mata yang masih tertutup " Lanjutkan sayang " pinta Gray


Mau tidak mau Anna harus menuntaskan semua nya..


Gerakan demi gerakan yang di berikan Anna membuat Gray mend_h kencang bahkan ketika Anna mulai menari-nari di atas nya Membuat Gray takluk tidak bisa berkutik


#Skip


Di meja makan sudah tersaji dengan beberapa hidangan, seperti biasa Anna yang menyiapkan sarapan untuk keluarga nya

__ADS_1


" Selamat pagi semua nya " Sapa Arnold yang di ikuti Tirani


Gray dan Anna yang sudah duduk di meja makan langsung menoleh ke arah Suara


" Pagi juga Arnold " Jawab Anna Yang sedang mengisi piring Suaminya


Wajah Tirani pagi ini bersemu karena mengingat bagai mana perhatian nya Gray semalam


" Selamat pagi kak Gray " Sapa Tirani


" Hm.." jawab Gray cuek


" Terimakasih sayang " ucap Gray kepada sang istri


" Sama-sama Dad, ayo makan dulu " ajak Anna


Wajah Tirani tiba-tiba saja langsung mendung karena mendapat jawaban yang dingin dari Gray


Mereka makan dengan tenang tidak ada suara yang mereka keluarkan " Kak Gray, menurut kakak Di sini Kuliah mana yang bagus, soalnya aku mau melanjutkan kuliah " Tanya Tirani


Anna dan Arnold melirik ke arah Tirani berani sekali Tirani mengajak bicara Gray di saat sedang di meja makan


" Apa maksud mu bertanya seperti itu kepada kak Gray Yang sedang makan?" Bisik Arnold


Anna yang mendengar ucapan tirani merasa heran, memang nya siapa dia berani bicara seperti itu


Brak..


Gray memukul meja makan dengan cukup kencang


" Diam, apa kalian lupa dengan peraturan rumah ku Hah!!! "Bentak Gray Menatap Arnold lalu Tirani


Sedangkan Anna hanya diam saja, dirinya sudah menaruh sendok dan garpu di atas piring


" Dan kamu " Tunjuk Gray ke arah Tirani


" bukan urusan ku kau mau kuliah dimana karena kau bukan siapa-siapa nya aku, Seharusnya kau tanyakan kepada suamimu " Ucap Gray masih menatap Tirani


" dan kamu Arnold, Apa kamu tidak mengajarkan sopan santun kepada istrimu, dan apa kamu juga tidak memberikan solusi kepada nya sehingga harus bertanya kepada ku ?"


Sebenar Gray tidak suka jika ada orang lain yang tinggal di rumah nya Namin karena Mami Arnold yang meminta agar Arnold dan Tirani untuk sementara tinggal dulu di rumah Gray, membuat Gray tidak bisa menolak apa lagi Arnold adalah adik sepupunya

__ADS_1


" Maafkan aku kak, Tirani tidak membicarakan ini sebelum nya kepada ku, aku juga baru tau barusan " Jawab Arnold karena ia juga tidak tau jika Tirani bisa lancang seperti itu


Tirani berdiri " Memang nya apa salah ku, aku kan hanya bertanya saja kepada kak Gray hiks.." Tirani langsung masuk kedalam kamar nya


Mungkin bagi Tirani pertanyaan itu biasa saja tapi bagi Gray itu sangat tidak sopan apa lagi di sana ada Arnold suaminya sendiri.


" Maaf kak, aku harus ke kamar dulu "pamit Arnold


" Hm." jangan Gray


Anna mengelus lengan sang suami " Sudah Dad, ayo makan lagi " Ajak Anna


Gray menatap sang istri " Maaf atas kekacauan di pagi ini "


Anna terkekeh " Iyah Dad, ayo makan lagi kita kan harus aktivitas hari ini "


Di kamar Arnold, Arnold baru saja menampar Tirani dengan kencang


" sudah ku peringati kamu untuk tidak banyak bicara di rumah ini apa lagi Samapi kau berani menegur kak Gray di saat kak Gray sedang makan " Bentak Arnold


Arnold pernah bilang kepada Tirani untuk tidak banyak omong karena dengan begitu Gray akan melihat jika rumah tangga Arnold dan Tirani baik-baik saja. Itu semua kan mempermudah dirinya untuk bisa tinggal di rumah nya sendiri namun setelah ke jadian ini Arnold tidak yakin jika Gray akan mengijinkan nya.


Tirani menangis sambil memegang pipi yang terasa kebas akibat tamparan dari Arnold


" kamu ingin kuliah bukan, aku sudah mengatur nya jadi jangan banyak omong dan jangan banyak bertanya kepada orang lain, hargai aku sebagai suami mu "


Tirani tersenyum sinis " Kakak ingin di hargai tapi kakak tidak bisa menghargai ku ! " ucap Tirani sedikit meninggi


" Apa kau bilang hah!!! " Arnold mencengkram Rahang Tirani


" Berapa uang yang harus aku keluarkan untuk mu hah! berapa!!!???" Bentak Arnold melemparkan tirani ke sembarang arah, Lalu membuka pakaian miliknya Dan memaksa Tirani untuk melayani nya, walaupun tirani berkali-kali memukul dada Arnold tapi Karena sudah tersulut emosi dan gairah yang memuncak membuat Arnold tidak menghentikan nya


#Skip


Senyuman Arnold mengejek Tirani, Arnold pikir wajah nya yang polos dan sikap nya yang manja akan akan tau bagai mana menjaga mahkota nya.


" Cih.. ternyata kau sama saja dengan jal_g di luar sana, Ku pikir kau masih suci nyata nya hahaha.. Kedua orang tua ku pasti terkejut jika tau menantu idaman nya tidak suci lagi " Ejek Arnold


Tirani menggelengkan kepalanya jangan, itu semua jangan terjadi jika terjadi pasti Meraka tidak akan berpihak lagi kepada dirinya


" Tidak, aku mohon jangan bilang kepada Mami dan papih Hiks.. " Tirani langsung memohon di bawah kaki Android

__ADS_1


Namun Arnold tidak bergeming dia langsung masuk kedalam kamar mandi meninggalkan Tirani yang masih bersimpuh


Di bawah guyuran air Show, Arnold menertawai dirinya sendiri. semalam dirinya berniat untuk memperbaiki hubungan nya dengan tirani dan membina rumah tangga mereka namun setelah tau dia sudah tidak suci lagi membuat Arnold kecewa bahkan sangat kecewa


__ADS_2