
~ KEESOKAN HARI NYA
Seperti biasa Cus Cahra akan bangun lebih Awal ia akan beres-beres, membuat sarapan Dan memandikan Baby Jasmine
Arnold tidak perlu di bangunkan karena ia selalu menyetel Alarm di handphone nya setiap pagi
Cus Cahra membawa Baby Jasmin untuk jalan-jalan di depan rumah nya Sambil berjemur
" Wah Cus sudah Di sini aja " ucap catlin Yang sedang mendorong sttoler
Cus Cahra tersenyum " Iyah, baby Jasmine baru beres mandi jadi Langsung di ajak jalan-jalan " jawab Cus Cahra
" Bagus itu, sinar matahari pagi kan cukup bagus untuk kulit baby "kata Catlin
" Kalo begitu ayo kita jalan bareng, kita ajak Anna juga untuk jalan-jalan "
" Baik Non " jawab Cus Cahra sambil menganggukkan kepalanya
" Tidak perlu panggil Non, panggil Caltlin saja " kaya Catlin
" Tapi Non "
" Jangan banyak tapi-tapian, mulai sekarang panggil aku Catlin karena kita sudah bersahabat " kata Catlin sambil tersenyum
" Baiklah cat..catlin " ucap Cus Cahra yang merasa gugup
" Nah gitu dong, Oke ayo Cahra kita pergi Menjemput Anna di rumah nya "
Cahra dan Catlin berjalan kearah rumah Anna namun ketika mereka sampai merek malah harus di buat nunggu oleh mereka
" Gila ya mereka apa mereka tidak kenyang semalaman " keluh Catlin sambil menggelengkan kepalanya
Cus Cahra hanya mengulum senyum mendengar keluhan Catlin
" Sabar " kata Cus Cahra
" Kalo tau mereka masih di dalam kamar mending kita jala-jalan berdua saja, Ayo.. " ajak Catlin merasa ogah untuk menunggu Anna yang masih berada di dalam kamar
Cus Cahra hanya bisa mengikuti Catlin. Akhirnya mereka pergi jalan-jalan hanya berdua saja
" Bagai mana semalam, Apa Arnold Memujimu? " Goda catlin
Cus Cahra menganggukkan kepalanya " tapi aku merasa bukan diriku sendiri "
" Loh, kenapa begitu? Kamu itu cantik jadi jangan merasa minder atau menjadi orang lain, kita itu sebagai wanita harus selalu terlihat cantik Di depan pria yang kita suka " kata Catlin mengedipkan mata nya sebelah
Cus Cahra membulatkan kedua mata nya ia kaget kenapa Catlin bisa tau jika dirinya suka kedapa Arnold
" Maksud Kamu? " Tanya Cahra pura-pura bodoh
Catlin tersenyum " jangan pura-pura di depan ku, aku tau di antara Kalian ada hubungan, kalo tidak ada hubungan mana mungkin Arnold mau memegang Tangan mu kemarin. Arnold itu paling anti memegang atau merangkul jika ia tidak suka " ucap Catlin
" Jujur saja kepadaku, aku tidak apa-apa ko jika kamu memang ada hubungan dengan Arnold malah kami akan senang jika kamu bisa masuk kedalam hati nya "
Cus Cahra menunduk ia merasa malu " Kami hanya sedang mencoba untuk saling menerima dan saling belajar untuk saling mencintai walaupun aku sendiri tidak tau bagai mana perasaan tuan Arnold kepada ku "
Catlin mengerti bagai mana perasaan Cus Cahra saat ini
" Kamu harus sabar dan yakin jika kamu bisa mendapatkan Cinta Arnold untukmu, jangan Pesimis karena Cinta bisa datang begitu saja apa lagi kalian hidup satu rumah pasti cinta itu akan mudah datang untuk kalian " kata Catlin
" Terimakasih, aku pun berharap begitu " jawab Cus Cahra
" Sudah ah, ini masih pagi masa ia kita mau sedih-sedih mending kita Jalan-jalan yuk " ajak Catlin sambil tersenyum dan di balas dengan anggukan oleh Cus Cahra
__ADS_1
Arnold yang baru saja bangun dari tidur nya ia tidak melihat ada keberadaan Cus Cahra dan juga putrinya
" Kebiasaan jika keluar rumah pasti gak bilang " ucap Arnold yang sudah rapih dengan Pakaian kerja nya
Arnold Turun dari tangga ia melihat Di meja makan sudah ada sarapan, sudut bibir Arnold terangkat ia merasa memiliki seorang istri karena semua kebutuhan nya di penuhi oleh Cus Cahra
" Bagai mana aku tidak jatuh cinta secepat ini kepada mu kalo kamu selalu memperhatikan aku " gumam Arnold sambil memakan makanan yang ada di meja makan
Setelah usai sarapan Arnold mengambil tas kerja dan kunci Mobil, Arnold yakin jika Cus Cahra saat ini ada di depan bersama baby Jasmine
Benar saja Arnold melihat Cus Cahra sedang ngobrol dengan Catlin di taman depan rumah nya
" Kamu kebiasaan jika keluar rumah tidak pernah ijin dulu " keluh Arnold yang sambil berjalan ke arah cus Cahra
" auhh.. " keluh Arnold karena Dot melayang kearah Lengan nya
Huuuaaaaaaaa...
Baby Kevin menangis karena Catlin mengambil dot Yang sedang di hisap oleh baby Kevin
" Duh..duh.. Anak mami jangan nangis nak, nanti mami gantiin dot nya dengan yang baru ya " kata Catlin sambil menggendong Baby Kevin
" Sayang sakitttt " rengek Arnold sambil menyandarkan kepalanya di pundak Cus Cahra
" Gue geli liat Lo kaya gitu kaya ulat keket " ucap Catlin. " Cah, gue pamit dulu ya, males di sini ada ulat keket " kata Catha yang langsung meninggalkan Arnold dan Cus Cahra di taman
Cus Cahra merasa malu di depan Catlin " Tuan, apa tuan gak akan pergi ke kantor ini sudah siang " kata Cahra
Cup..
Arnold mengecup bi_r Cahra " itu hukuman untukmu karena memanggilku dengan sebutan Tuan, aku sekarang bukan tuan mu " kata Arnold
Cahra yang mendapatkan serangan mendadak Langsung melotot karena terkejut
Arnold Langsung melirik ke arah Gray yang sedang berdiri di dekat Mobilnya sambil melipatkan Kedua tangan nya di dada
" Ganggu saja " keluh Arnold. Sedangkan Cahra ia hanya mengulum senyum nya
" Udah sana pergi kerja dulu nanti di pecat sama Tuan Gray " kata Cus Cahra
" Iyah, sayang aku pergi dulu ya " pamit Arnold namun sebelum pergi ia mengecup kening Cahra terlebih dahulu lalu ke baby Jasmine.
Siang Hari, Cahra, Anna dan Catlin ngumpul di rumah Catlin sambil membawa main Para anak mereka
" Jadi kamu dan Arnold sudah jadian? " Tanya Anna penasaran
Cahra mengangguk pelan " Sukur lah, kalo gitu jadi jika kita pergi Tidaka ada yang jomblo lagi " kata Anna sambil tersenyum
" Iyah, sekarang kalo kita pergi tidak akan ada yang cemburu lagi " kata Catlin
" Memang nya siapa yang suka cemburu? " Tanya Chara
Catlin tersenyum " Arnold lah siapa lagi, Dia suka cemburu sama kita karena kita selalu bersama dan mempunyai pasangan " jawab Catlin
" Yang akhirnya, dia akan membawa para suami kita karena dia tidak tidak ada teman, dan kita yang menjadi imbasnya, yang seharusnya Kita Menikmati malam bersama dengan para suami eh Gatot karena ulah Si Arnold itu " keluh Catlin
Catlin ingat malam itu ketika dirinya sudah siap untuk bertempur dengan Sang suami, namun harus Gatot karena Arnold yang mengajak Karan minum sampai tepar di ruang tamu
" Dan itu sangat menyebalkan " kata Catlin
" Hahaha.. kasian sekali sih kamu " ucap Anna
" Emg nya suamimu yang tidak bisa di ganggu oleh siapapun ketika dirinya sedang ingin bermain dengan mu " kata Catlin
__ADS_1
Anna mengulum senyuman nya " ya bagai mana lagi, dan aku pun tidak bisa menolak karena permainan suamiku membuat aku candu, dan minta lagi, minta lagi hihihi "
" Dasar otak mesum "
Sedangkan Cahra dia hanya menjadi pendengar setia, Walaupun dirinya belum pernah menikah tapi dia tau apa yang di bahas oleh Para ibu-ibu di depan nya ini
~ NEGARA Y
Kedua orang tua Arnold sedang menemani Tirani yang sedang melahirkan di rumah sakit
" Pih "
" Semua kan baik-baik saja " kata Papih Arnold sambil mengelus pundak sang istri
" Aku takut Tirani kenapa-kenapa pih, apa lagi dengan anak nya "
Bagai mana tidak khawatir, Tirani harus melahirkan sebelum waktunya karena tirani yang yang nekat buat Pergi ke klab Malam dan menggunakan Sepatu hak tinggi dan karena tidak hati-hati Tirani jatuh terpeleset di kamar mandi Samapi pendarahan
" Papih yakin semua nya akan baik-baik saja. Kita doakan ya agar semua nya di berikan keselamatan dan di sehatkan " kata Papih
" Amin "
Setelah menunggu satu jam lebih akhirnya Dokter keluar dari ruangan operasi
" Bagai mana dok? " Tanya Papih dan mami Arnold
" Syukurlah segera di bawa ke sini, Ibu dan baby nya selamat " kata Dokternya
Mami dan papi langsung menghelaikan napas lega " syukur kalo begitu, apa kita sudah bisa melihatnya Dok? " Tanya Papih
" Boleh tapi nunggu di pindahkan dulu ya "
" Baik Dokter " jawab Mami
Mami memeluk papih, ia menangis haru karena Tirani dan bayi nya selamat
" Apa papih bilang semaunya pasti akan baik-baik saja " kata Papih
" Iyan Pih, mamih lega Pih "
" Kalo gitu ayo kita tunggu Tirani di pindahkan ke ruang rawat " ucap Papih Arnold
" Iya Pih "
Papih dan mami Arnold berjalan kearah ruangan Yang akan di tempati Tirani sedangkan baby nya untuk sementara di bawa keruang rawat baby dulu
Tirani sudah di pindahkan ke ruang rawat ia masih terbaring lemas di atas tempat tidur
" Tirani " kata Mami
" Apa yang sakit nak? "
Tirani membuang muka kearah lain tanpa menjawab Ucapan Mami Arnold
Mami Arnold yang melihat sikap tirani yang dingin hanya bisa mengelus dada, Mami Arnold tau jika Tirani kecewa kepada dirinya karena Mami Arnold melarang Tirani untuk pergi ke Negara K menyusul Arnold
" Mending mami dan papih Pulang saja, aku tidak butuh mami dan papih di sini " kata Tirani mengusir Mami dan papih
" Kalo kami pulang lalu siapa yang akan menemanimu nak? " Kata mami
" Masih banyak suster dan Dokter yang bisa aku minta bantu " jawab nya dengan dingin
Hati mami terasa sakit ketika Tirani mengusirnya secara terang-terangan. Walaupun mami dan papih masih kecewa kepada Tirani tapi mereka mencoba untuk menerima kenyataan yang sudah terjadi tapi apa daya jika Tirani semakin jadi ia semakin seenaknya dan melakukan apapun yang dia suka
__ADS_1