Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 126 : MASA ITU


__ADS_3

Siang ini Anna dan catlin sudah Menitipkan pada baby ke pembantu karena mereka ingin menjenguk Cahra


" Kebiasaan deh, Arnold tidak mengunci pintu rumah " kata Anna menggelengkan kepalanya


" Kebiasaan yang buruk " kata Catlin yang ikut masuk kedalam rumah


" Wah wangi apa ini? " Tanya Catlin yang mencium bau wangi di dapur


" Apa Cahra sudah sembuh ya " kata Anna melirik ke arah Catlin


Catlin mengangkat kedua bahunya tidak tahu " ayo kita lihat " ucap Catlin dan di balas anggukan oleh Anna


Anna dan Catlin berjalan ke dapur benar saja di dapur ada Cahra yang sedang masak


" Apa Kamu sudah sembuh? " Tanya Anna


Cahra yang sedang sibuk masak langsung menoleh kearah suara " eh kalian ke sini " tanya Cahra


" Kamu sudah sehat? "


" Aku sudah mendingan, dan ini mau buat makan siang untuk Arnold " kata Cahra


" Oh iya, maaf aku belum sempat membawa pulang Baby Jasmine soalnya tadi pas aku mau ke rumah Anna, Arnold melarang ku untuk menjemput karena takut aku masih sakit " kata Cahra jujur


.tadi pagi ketika Cahra ingin menjemput baby Jasmine, Arnold langsung melarang karena Takut Cahra belum sembuh betul


'' iya tidak apa-apa lagian ada benarnya juga kata arnold, Kamu baru sembuh seharusnya jangan masak dulu '' Kata Anna mengusap lengan Cahra


'' Aku gak betah jika hanya berdiam saja, lagian aku sudah merasa baik ko '' Kata Cahra


'' Kamu itu jangan terlalu memaksakan diri Cah, Kesehatan itu sangat berharga '' Ucap Catlin


Cahra merasa senang karena banyak yang perhatian kepada dirinya


'' Terimakasih ya, kalian sangat pengertian kepadaku '' Ucap Cahra sambil tersenyum haru


selama ini cahra merasa hidup sendiri tidak ada siapa-siapa di Negara ini, Cahra sangat beruntung karen setelah di pertemukan dengan orang-orang baik setelah dirinya terpuruk karena di tinggalkan oleh mantan kekasih


'' Kamu masak apa? terus Arnold kemana ko tidak keliatan? '' Tanya Anna


'' ini aku lagi buat makana simpel aja. Tadi sih bilangnya mau ke supermarket dulu Ada yang mau di beli '' jawab Cahra


'' ini cobain apa rasanya sudah pas, soalnya lidahku masih mati rasa ''


'' kamu saja Anna, aku kan tidak terlalu tau dengan masakan indo '' Kata Catlin


Anna mengambil sendok dan langsung mencicipi masakan Cahra


'' ini kurang garam sedikit lagi '' Kata Anna yang langsung mengambil Garam dan memasukannya ke dalam panci

__ADS_1


Anna yang suka masakan indo sudah tidak aneh dengan rasa dan bumbu-bumbu masakan indo


Catlin duduk di meja makan sambil mencicipi makanan yang ada di meja makan


'' lumayan enak '' kata Catlin memutar-mutar kan bungkus cemilan sambil memakan cemilan yang ada di dalam bungkus nya


sedangkan Anna dan Cahra malah asik dengan masakan yang mereka buat


Arnold yang baru datang dengan membawa kantung kresek yang berisi vitamin dan juga sayuran untuk stok masak


'' loh ko kalian ada di sini '' ucap Arnold menaruh kantung kresek di meja makan


'' yang harus gue tanya dari mana Lo, jam segini baru pulang kita saja di sini sudah ada tiga jam '' kata Catlin sambil mengedipkan mata nya kearah Anna dan juga Cahra


Anna menggelengkan kepalanya, entah sampai kapan Arnold dan Catlin akan akur jika bertemu


'' Emang lo pikir gue pikun, gue keluar rumah belum ada tiga puluh menit '' ucap Arnold


'' Maasaa... '' Ledek Catlin sambil nyengir


Arnold melempar Catlin dengan sayuran yang ia beli


'' Arnold!!! '' Kesal Catlin memanyunkan bibirnya


'' Makanya jangan suka usil sama orang '' Arnold berjalan mendekat ke arah Cahra lalu memeluknya dari belakang


'' Yang..'' Ucap Cahra yang gak enak sama Anna dan juga Catlin


'' Ahem... '' Catlin berdehem agar menyadarkan Arnold dan juga Cahra


" Lepas kali, apa Lo gak liat di sini ada orang " sindir Catlin


" Berisik, lagian ngapain kalian datang ke sini, dah tau gue sedang jagain pacar gue Yang sedang sakit " elak Arnold yang masih merangkul pinggang Cahra


" Heh!! Asal Lo tau ya, gue datang ke sini karena khawatir dengan keadaan Cahra, dan gue juga tidak tau jika ada Lo di rumah, lagian perasaan laki kita lagi kerja nah Lo malah enak-enak di sini bukannya cari uang yang banyak buat halalin cewek Lo " goda Catlin


Mungkin ucapan catlin sedikit ketus dan menyebalkan tapi walaupun begitu Catlin sangat menyayangi Para sahabat nya


" Sudah-sudah kalian ini malah ribut, yakin sakit bukannya sembuh malah tambah sakit mendengar ocehan kalian berdua " keluh anna


" Mending sekarang kita makan saja, dari pada ribut kata gitu. Cah ayo cah kita makan, kamu harus minum obat agar cepat sembuh " kata Anna mengajak Cahra


" Terimakasih ya " kata Chara


Anna tersenyum lalu duduk di kursi meja makan


Cahra sekarang tau kenapa Arnold sangat menyayangi Anna, bukan hanya cantik ramah dan juga baik hati, Tapi Anna juga paling dewasa di antara mereka


Akhirnya mereka makan bersama di meja makan sambil bercanda ria sambil mengingat masa-masa sekolah dulu

__ADS_1


" Asal Lo tau ya, gue sering sekali Pergoki Kak Gray mencuri pandang ke Arah Anna jika sedang di perpus, namun yang di pantang malah so jual mahal " ledek Catlin


Wajah Anna memerah karena malu, sebenarnya bukan jual mahal tapi Anna malah jadi grogi ketika di liatin terus oleh Gray kakak kelasnya dulu


" cat " tegur Anna


" Gak Apa-apa kali, kan kita mengenang masa-masa itu, jika di sini ada kak Gray pasti kak Gray akan malu setengah mati karena ketahuan mencuri pandang kepada dirimu "


" Bukan hanya kak Gray yang akan malu, tapi Aku juga malu Cat, di sini kan ada Arnold dan juga Cahra, lagian itu kan cerita Masa-masa kita masih sekolah kamu masih ingat saja apa jangan-jangan kamu juga sering pacaran di perpus ya " kata Anna menyenggol lengan Catlin


" Mana ada, Cinta pertama gue itu Suamiku Gue, tapi entah dia gak peka atau bagai mana padahal gue sering ngasih kode kepada nya namun suami gue malah so soan jual mahal " keluh Catlin


" Lagian ngapain kode-kode mending langsung ngomong saja " ucap Anna


Arnold jadi ingat bagai mana dia malu ketika Karan dan Catlin yang berciuman di dalam pesawat


" Asal kamu tau Anna, Aku menjadi saksi bisu ciuman pertama mereka.. Wajahku sampai merah padam bahan jika waktu itu di daratan mungkin aku lebih milih pulang sendirian dan lebih baik pura-pura tidak kenal " kata Arnold


Anna tertawa tidak terbayang jika dirinya ada di sana pasti Dirinya akan memberikan sorak yang paling kenceng


" Hahahah... Kamu ingat saja, lagian nama nya juga Jatuh cinta Kaya gak pernah ngalamin aja " ucap Catlin


" Bukan gak pernah ngalamin tapi gue selalu tau tempat " jawab Arnold


" Saking tau tempat akhirnya kamu memiliki Baby Jasmine " ledek Catlin


Anna langsung menyenggol lengan Catlin ketika melihat raut wajah Cahra yang mulai berubah, mungkin Cahra mulai tidak suka dengan obrolan mereka karena membawa-bawa mendiang Ibu Baby Jasmine


Catlin yang mengerti dengan Kode Anna langsung menutup mulut nya " Ups.. sorry " kata Catlin


" Mending kita pulang saja yuk, takutnya para baby nangis " kata Anna yang langsung pamit dan membawa Catlin untuk pulang


Setelah kepergian Anna dan catlin. Cahra membersihkan meja makan dan mencuci piring yang kotor


" Sayang " panggil Arnold


" Heum.. " jawab Cahra yang masih cuci piring


Arnold yang tau jika saat ini Cahra sedang tidak baik-baik saja langsung memeluk Cahra dari belakang


" Jangan marah sayang, wajah mu semakin cantik jika cemberut kaya gini " goda Arnold


" Berarti kalo aku gak cemberut aku gak cantik gitu? " Tanya Cahra


Arnold melepaskan pelukan nya lalu memutarkan badan Cahra


" Kamu selalu cantik sayang, mau kamu sedang cemberut atau pun tidak kamu sekali cantik "


" Lalu Mendiang Ibu Jasmine? " Kata Cahra

__ADS_1


Arnold tersenyum ternyata Saat ini Cahra sedang cemburu kepada Mendiang Via


" Dengar ya, Wanita yang aku cintai itu kamu, samapi kapan pun kamu akan tetap wanita no satu untukku. Kalo soal mendiang Via, Itu semua karena kesalahan sayang " kata Arnold


__ADS_2