
Cahra keluar dari kamar madi dengan menggunakan handuk yang melilit di tubuhnya
'' Loh ko Papih di sini? '' Tanya Cahra pura-pura kaget
Arnold tersenyum '' Kan Aku mau menunggumu sayang, sekalian Aku mau minta bayran '' Ucap Arnold terkekeh
sedangkan cahra ia mengerutkan keningnya '' Bayaran? '' Tanya Cahra heran lalu berlalu melewati Arnold
'' Sayang '' Panggil Arnold dan memeluk cahra
Cahra yang tau apa yang sedang di inginkan oleh sang suami hanya tersenyum
'' Apa Jasmine sudah aman? '' Tanya Cahra yang langsung di balas dengan Anggukan oleh Arnold
'' Sudah, Aku sudah menitipkannya di rumah Catlin, Putri kita akan betah di sana krena Kevin yang menyukai putri kita '' Jawab Arnold sambil menunjukan gigi putihnya
Tadi pas Cahra pamit untuk mmandi Arnold langsung pergi ke rumah Catlin untuk mneitipkan Jasmine di sana
Kevin sangat menyukai Jasmine Jika Jasmin berada di rumahnya karena dengan Adanya Jasmine. Dengan Adanya jasmine di rumah Jasmine akan merusak mainan Kevin dan tentunya Kevin Akan meminta Ganti rugi kepada Arnold agar di belikan Mainan baru
~ DI RUMAH CATLIN
Jasmine sedang membanting-banting Robot yang baru di beli kevin satu minggu yang lalu
Kevin tidak marah malah ia membiarkan Jasmine untuk merusaknya
sedangkan Catlin yang melihat putranya tersenyum karena Robotnya yang di rusak hanya bisa menggelengkan kepalanya
Catlin sudah tau Akal Bulus sang putra Agar bisa mendapatkan mainan Baru
'' Nak, Apa kamu tidak sayang mainan mu di rusak oleh Adikmu ?'' Tanta Catlin kepada putranya
Kevin tersenyum '' Bialin aja Mih, Kan Nanti akan di ganti sama Pipih Adek '' jawab Kevin dengan entengnya
Catlin menggelengkan kepalanya ia tidak habis pikir kepada sang putra yang bisa ngomong dengan seenteng itu, Apa dia gak mikir jika mencari uang itu susah apa lagi satu robot itu sama dengan membeli satu unit Motor
" ada apa Honey? " Tanya Karan yang baru saja sampai di rumah nya, karena tadi Karan mendadak harus pergi ke restoran karena ada kerjaan
" Hai Boy, Hai cantik " sapa Karan
__ADS_1
" Hai juga Pih " ucap serempak mereka sambil tersenyum
Catlin menghelaikan napasnya " lihatlah kelakuan Putra mu Pih, Dia pikir beli robot itu murah kali ya " ucap Catlin menggelengkan kepalanya
Karan menyimpan Jaketnya lalu duduk di samping sang istri " loh ko Ada dek Jasmine? " Tanya Karan lalu menoleh kearah sang putra " pantesan kamu Marah-marah Honey pasti ini penyebab nya " kata Karan Yang melihat Jasmine sedang asik membongkar Robot milik Kevin
" Dan parahnya Putra kita malah diam saja " keluh Catlin
Catlin bukannya pelit namun Catlin terkadang suka menyayangkan barang yang sudah rusak lalu di buang begitu saja apa lagi harga nya yang bukan main. Catlin pernah sempat menegur sang anak namun bukannya nurut Sang anak malah sakit gara-gara mogok makan
" Kaya nya kita salah asuh Pih " kata Catlin menyadari kesalahan nya
" Kamu benar Honey, sepertinya kita sudah salah mendidik Putra kita " kata Karan
" Lalu kita harus bagai mana? Aku tidak mau putra kita terus begini " keluh Catlin
Catlin tidak ingin jika anak nya terus saja Merusak barang-barang dan membelinya yang baru, Catlin takut jika putranya nanti salah jalan
Karan Terdiam sejenak " apa Kita titipkan Putra kita di rumah Gray, Putra kita kan sangat takut sama Gray dan Anna "
Catlin menoleh ke arah sang suami " maksud papih kita titipkan putra kita gitu? " Tanya Catlin
" Apa Kak Gray dan Anna kan setuju dengan rencana kita? " Tanya Catlin
Bukannya mau tega tapi Ini demi Kebaikan putra mereka
" Kita Coba saja dulu " kata Karan
" Oke deh kalo gitu " jawab Catlin
" Dil ya sayang, Kalo begitu Aku mau pergi dulu ke rumah Gray, mumpung dia saat ini sedang santai " kata Karan semangat
Catlin mengerutkan kening nya " papih tau dari mana jika Kak Gray sedang santai? " Tanya Catlin
" Tadi Papih sebelum pulang mampir dulu ke rumah Gray dan melihat Gray yang sedang bermain dengan peliharaannya " jawab Karan
" Kalo begitu Papih pergi dulu ya " pamit Karan semangat
Bagai mana tidak semangat selama ini jika Karan ingin berduaan dengan sang istri pasti selalu di ganggu oleh putranya, Kevin sangat tidak suka jika melihat Kedua orang tuanya selalu bersama.
__ADS_1
" Kevin sayang, ini sudah sore ayo kita mandi dulu Nak, setelah kamu mandi baru dek Jasmine yang mandi ya " kata Catlin
" Oke mih " jawab Kevin nurut
" Apa mine boeh mandi baleng kakak? " Tanya Jasmine
" Tidak!! " Kata Kevin Yang langsung menolak
Catlin mengelus kenapa Jasmine " tidak boleh sayang, kan Jasmine cewek Kak Kevin Cowok jadi gak boleh mandi bareng ya " kata Catlin
" Api Mih ma Pih Andi baleng " kata Jasmine dengan wajah polos nya
Catlin menggaruk kepala yang tidak gatal " bagai mana aku harus menjawab nya " gumam Catlin dalam hati
" Apa Mine Alus besal dulu Balu boleh Andi baleng kak Evin ?" Tanya Jasmine dengan wajah yang sangat imut
" Anak nya si Arnold benar-benar ya membuat aku pusing tujuh keliling "
" Sayang, Jasmine Pokonya Jasmine gak boleh mandi bareng sama kakak ya "
" Ayo Kevin kita mandi dulu " kata Catlin Langsung mengajak Kevin untuk mandi sebelum Jasmine menanyakan yang aneh-aneh lagi
Setelah memandikan Kevin, Catlin langsung membawa Jasmine ke kamar mandi untuk di mandikan karena hari sudah mulai sore
Ketika memandikan Jasmine, Jasmine sangat anteng dengan mainan bebek-bebekannya bahkan Jasmine tidak ingin keluar dari bak mandi karena masih ingin bermain dengan bebek
" Sayang, kamu sudah lama berendam di bak mandi, jadi sekarang udahan dulu ya mainya nanti besok kita lanjut lagi main bebek nya ya " kata Cahra pelan
" Huuaaaa... mine Ngin main bebek huuaaaaa.... "
" Nanti kita main lagi ya, tapi sekarang Jasmine kan harus makan dulu biar gak masuk angin ya "
" Apa jasmine tidak ingin membantu Mamih untuk masak di dapur, padahal Kan mami ingin di bantu sama Jasmine " keluh Catlin yang pura-pura sedih
Jasmine yang melihat Catlin sedih langsung menepuk-nepik pipi catlin
" Mine au asak " kata Jasmine sambil merentangkan kedua tangannya
Catlin Langsung tersenyum ketika Jasmine mau keluar dari kamar mandi
__ADS_1