Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 90 : Masih bermain


__ADS_3

Anna masih asik bermain dengan tedy dan juga Ros. Anna seperti tidak takut dengan kedua macan putih itu bahkan Anna berkali-kali menciu_m Ros dan Tedy


" Sayang " tegur Gray yang tidak terima melihat Sang istri yang mencium kedua peliharaannya


Anna bukan nya menghentikan aksinya dia malah semakin mencium kedua Peliharaan nya. Anna membiarkan Gray yang sedang terbakar cemburu


Gray yang melihat sang istri semakin menghiraukan dirinya. Gray langsung berjalan menghampiri Anna dan menggendong Anna


" Apa kamu sengaja Hem "


Anna Terkekeh melihat reaksi Gray yang cemburu " Aku suka melihat mu begitu " Kata Anna yang mengecup bi_r sang suami


" Wah sepertinya kamu meminta di Hukum " bisik Gray


Gray memberikan kode kepada Para pawang dan membawa Anna kesebuah Ayunan dan membaringkan Anna di sana


Sedangkan Para pegawai setelah mendapatkan kode dari Gray langsung berhamburan untuk pergi meninggalkan atasan mereka di sana


Gray langsung mengec_p Bi_r tipis milik Anna dan menggigit nya kecil


" Auh.. dad " Keluh Anna


" Kamu sangat Manis sayang " Gray Terkekeh dan melanjutkan aksi nya


Anna tidak Menolak Sentuhan yang di berikan oleh Gray bahkan Anna membalas Lum_n sang suami mereka saling membelit lid_h di dalam sana


Tangan Anna yang meremas Rambut Milik Gray dengan mata yang terpejam mereka saling menyal_rkan hasr_t mereka satu sama lain dengan di saksikan oleh para peliharaan Milik mereka yang sedang berkeliaran begitu saja di sana tapi itu tidak membuat Sepasang sejoli ini terganggu


Biasanya Hanya ada lolongan Macan ataupun hewan yang lain nya, Kini Des_n mereka yang terdengar di sana..


#Skip


Gray mengecup kening sang istri ketika mereka Saudah usai menghujani Sang buah hati di dalam perut Anna


" Terimakasih sayang. Cup "

__ADS_1


Anna tersenyum lalu melirik sang suami " kamu Gila Dad, masa kita bermain dengan di saksikan mereka " Ucap Anna menunjuk kearah para peliharaan nya dengan mata ya


" hahaha.. Biarlah sayang anggap saja ini sensasi baru kita sayang " Jawab Gray tertawa


" Is menyebalkan " Ucap Anna yang langsung turun dari sopa panjang lalu memungut Pakaian yang berserakan di bawah Sana lalu pergi ke arah kolom renang


Arnold yang melihat kepergian sang istri Terkekeh dan langsung mengejar sang istri


~ Arnold


" Kak, Aku beli kopi dulu ya " Pamit Arnold


" Ok " Jawan Max sambil mengacungkan jempol tangan nya


Arnold masuk kedalam mobil dan mencari Supermarket terdekat


" Mana ya " gumam Arnold sambil melihat kearah kanan dan kiri


" Ah nah itu dia " Arnold langsung memarkirkan Mobilnya di depan supermarket lalu masuk untuk membeli Kopi seduh dan juga Rokok tidak lupa dengan cemilan


Di cuaca dingin seperti ini memang paling pas jika di temani degan Kopi panas atau Coklat Panas


" Eh maaf " Ucap Arnold yang menunduk mengambil barang jatuh milik wanita hamil itu


Deg..


Wanita hamil itu langsung termenung " suara itu " gumam wanita hamil itu, tanpa menunggu lama dia langsung pergi begitu saja meninggalkan Supermarket dan menghiraukan dompet yang terjatuh


Arnold yang melihat kepergian wanita itu langsung mengerutkan kening nya " ada apa dengan wanita itu " Gumam Arnold yang sudah memegang Dompet berwarna Pink


" Eh.. ini dompet nya!! " Teriak Arnold sambil mengacungkan dompet namun wanita itu sudah pergi jauh


Arnold membuang napas nya lalu menaruh dompet itu di dalam saku Jaket nya dan berniat nanti akan mengembalikan Nya kepada yang punya. Lagian pasti ada kartu identitas jadi pasti akan mudah mengembalikan dompet tersebut


Arnold membawa Kopi dan juga Keresek Yang berisi Rokok dan beberapa cemilan yang di belinya tadi

__ADS_1


Sedangkan wanita itu, lari begitu saja tanpa arah dengan memegang perut yang sudah mulai membuncit


Wanita itu duduk di sebuah Halte bus dengan air mata yang sudah berderai di pipi nya


" kenapa Aku harus bertemu lagi dengan nya, padahal selama ini aku selalu berusaha untuk tidak Bertemu dengan nya. Bahkan Sekuat mungkin Aku melupakan nya hiks.. "


Via merasa sia-sia selama ini, dia sudah berusaha untuk tidak bertemu atau meminta pertanggungjawaban dari Arnold tapi kenapa Via harus di pertemukan kembali


Ya Malam itu Via tau jika yang membeli kepe_n nya itu adalah Arnold, Ada rasa sukur Karena Via memberikan Miliknya kepada Pria yang singgah di hatinya walaupun pertemuan mereka tidak berlangsung lama tapi Via sudah menaruh hati kepada Arnold, Tapi Via sadar jika dirinya tidak sebanding dengan Arnold yang Kaya raya dan juga tampan.


Via duduk termenung di halte bus, Dia teringat bagai mana sentuhan Arnold waktu itu, Walaupun Arnold pemain tapi Arnold memperlakukan dirinya dengan lembut bahkan Via tidak merasakan sakit yang luar biasa ketika Arnold memasukan batang miliknya


" Andai saja waktu bisa di putar, mungkin aku tidak akan mau bertemu denganmu ketika di pesawat, dan mungkin semau ini tidak akan pernah terjadi " Gumam Via menghapus air mata nya lalu memalingkan wajah nya ketika melihat ada bus yang Berhenti di hadapan nya


Via tidak merasa menyesal dengan keadaan nya yang sekarang sedang mengandung, dia mensyukuri apa yang telah di dapat nya, via juga tidak ingan menyalahkan Anak yang di Anugerah kan kepada dirinya apa lagi anak yang di kandung nya anak dari pria yang ia cintai diam-diam.


~ Di rumah Gray


Anna dan Gray Yang sedang asik berenang mereka di kejutkan dengan kedatangan Widia


" Asik ya, berenang bersama dan berc_a di sana " Sindir Widia yang sudah menyenderkan tubuh nya di pintu dengan tangan yang ia lipat di dada


Bagai mana tidak Widia datang di saat yang tidak tepat, Widia melihat air kolam seperti Ombak yang berhamburan begitu saja, dan itu ulah Anna dengan Gray yang sedang bermain di dalam kolam sana


" Kak Widia " ucap Anna yang langsung melepaskan gray


" Sayang " Ucap Gray yang sedang tanggung


Anna tidak menghiraukan Gray yang memanggil nya, Anna langsung naik ke permukaan. Untung Anna berenang menggunakan Baju renang yang simpel jadi Tidak perlu di lepas tapi tongkat Gray tetap bisa masuk


" Maaf kak " Ucap Anna yang langsung mengambil baju handuk di kursi dan memakai nya


Widia menggelengkan kepalanya Dan mencabik bibir nya


" Kalian ini sepeti tidak ada tempat lain saja " tegur Widia

__ADS_1


Gray yang naik ke permukaan dengan keadaan tingkat yang sudah loyok


" Makanya menikah, biar tau bagai mana enak nya berc_ a di ruangan terbuka " Jawab Gray tanpa malu


__ADS_2