Happy Story In High School

Happy Story In High School
100. KEJUJURAN HATI AXEL


__ADS_3


KEJUJURAN HATI AXEL



" Julia,,, aku minta maaf sama kamu, aku gak bermaksud menyakiti hati kamu. Jangan pernah berpikir untuk menghindari dari aku Li, aku sayang sama kamu,, dia hanya masa lalu aku,,, maaf kalau kemarin aku sempat membahas nya,, tapi demi tuhan Li, aku udah gak ada perasaan apa-apa lagi sama dia, dia udah nikah Li, aku udah lupakan kisah masa lalu aku..


Please Li... jangan hindari aku, jangan tinggalkan aku, aku sayang sama kamu, kalau perlu aku akan buktikan kalau aku benar-benar mencintai kamu,,, baik lah... aku akan membuktikan nya jika memang ada keraguan di hati kamu,,, wajar kamu ragu sama aku...


Julia, sampai kapan pun aku gak akan pernah biarkan kamu menjauh bahkan menghilang dari aku, jangan pernah mencoba untuk menghindari aku... karena aku sayang sama kamu Li ❤️


Pak Axel ❤️


sungguh hati Julia bergetar saat tau isi pesan dari Axel, dimana isi pesan tersebut adalah ungkapan hati Axel kepada nya.


Jangan mudah terbawa perasaan Julia...


Ia sudah memantapkan hati nya untuk tidak terlalu mengejar cinta kepada guru muda tampan itu, ia sadar diri jika segala sesuatu yang dilandaskan ambisi,,, maka akhirnya tidak pernah berakhir bahagia.


Ia lebih memilih untuk fokus sekolah dan belajar dengan sungguh-sungguh.


Saat ini ia berada di balkon kamar nya sembari melihat pemandangan rumah nya di pagi hari sembari menyantap secangkir teh hijau hangat dan kue kering sebagai teman nya.


Sungguh indah ciptaan mu Tuhan.


Julia begitu kagum akan ciptaan Tuhan yang telah menciptakan indah nya dunia dan beserta isi nya, belum lagi seisi dunia yang lain nya. Tempat yang ia pijaki saja memiliki pemandangan yang sangat indah, apalagi alam yang lain nya yang telah Tuhan ciptakan.


Hingga bunyi notifikasi dari ponsel nya mengganggu ketenangan diri nya saat menikmati indah nya ciptaan Tuhan.


Ting...


Julia,,, please jangan begini, aku akui aku salah. Aku minta maaf, please Julia aku ingin kita bertemu kalau kamu gak mau ketemu aku, aku yang akan datang ke rumah kamu...


From pak Axel ❤️


Julia sontak terkejut melihat isi pesan yang kembali berdering dari orang yang sama. Seseorang yang sudah membuat hati nya gundah.


" Apaan sih bisa nya cuma ngancam doang heh,,, males banget gw bales chat nya, eh tapi dia mau ngajak gw ketemuan hem,,, tapi di mana ya." Gumam Julia saat melihat ponsel nya mendapat pesan dari pria yang sangat ia benci.


Tring...


Please Julia aku mohon, aku akan jelaskan semua nya dari awal sampai akhir tanpa aku tutup-tutupi.


" Hadeh ni orang maksa banget sih gak tau apa kalau gw lagi marah sama dia."


Ia pun membalas pesan dari Axel.


" Maaf gak bisa saya sibuk."

__ADS_1


Tak lama pesan itu berganti dengan panggilan telepon dari Axel.


" Gila ya ni orang,,, ngapain sih pakai acara nelpon segala, gak tau apa gw masih kesel sama dia." Kesal julia yang pada akhir nya mengangkat panggilan itu.


" Hallo Li,,, please kita ketemu ya aku mohon, aku akan jelaskan sejujur-jujurnya sama kamu tanpa aku tutup-tutupi. Please Li."


" Udah ngomong nya! rem kali kalau mau ngomong heh, kan saya udah bilang saya gak bisa saya sibuk." Ucap Julia kesal.


" Aku tau kamu pasti cuma mau hindari aku aja kan Li, aku mohon maafin aku,,, aku tau aku salah tapi please kita ketemuan ya ,,, aku bakal jelasin semua nya." Axel tetap bersikukuh ingin mengajak Julia ketemuan.


Dengan sangat terpaksa akhir nya Julia menyetujui nya untuk bertemu dengan Axel.


" Oke fine kita ketemuan terserah ketemuan di mana Anda atur aja sendiri." Ucap nya ketus.


" Baik lah kalau gitu aku tunggu kamu di taman kota jam 9 pagi."


Sambungan telepon pun terputus, Julia melihat jam yang ada di pergelangan tangan nya yang menunjukkan pukul 8 pagi, ia bersiap-siap untuk ketemuan dengan Axel, pria yang sudah ia cap sebagai pria menyebalkan.


Ia sudah bersiap kurang lebih 20 menit bahkan pakaian yang ia kenakan sangat nyaman di pandang mata, di mana pakaian yang di kenakan Julia yaitu dress berlengan panjang dan rambut yang di biarkan tergerai, ditambah lagi dengan snackers warna putih yang begitu nyaman dan pas di kaki.


.


.


.


Axel sudah sampai di taman kota kurang lebih 3 menit yang lalu, tak lupa ia juga membawakan sebuah kotak merah kecil yang mana isi nya adalah cincin yang sengaja ingin ia sematkan di jari manis gadis nya itu.


sejujurnya saat kamu malu-malu menyukai ku, jauh sebelum kamu menyukai ku, aku lah yang terlebih dahulu menyukai mu. Namun aku sadar, jika kita tak mungkin bisa bersama, tapi tuhan begitu baik memihak cinta itu kepada ku,, ia memuluskan usaha ku untuk mengejar cinta mu... mulai hari ini aku janji, ini terakhir kali nya aku melihat mata indah mu menangis sayang... Maafkan aku yang sempat menoreh luka di hati mu,, aku tidak bermaksud membahas masa lalu ku bahkan aku tidak sadar akan hal itu. batin Axel sesal.


Sepanjang perjalanan Julia menikmati setiap jalan yang ia lalui, dengan bertemankan alunan lagu yang berputar dari radio di mobil nya seolah mengusir rasa suntuk nya.


10 menit kemudian...


Julia sampai di sebuah taman kota, jarak antara taman kota dengan rumah nya memakan waktu hingga 30 menit


Disana ia begitu nampak jelas melihat sosok pria berbadan tegap kekar sedang duduk sembari melihat sekeliling nya. Julia pun menghampiri pria itu dengan perasaan yang tak menentu.


Deg deg...


Kenapa aku deg degan gini ya kalau setiap di dekat dia.


Julia berdiri tepat di samping pria ia.


Ehem


Ya pria itu Axel. ia menoleh saat suara deheman dari Julia seolah yang memanggil nya.


Dengan senyum manis nya seolah membuat Julia terbius akan pesona pria tampan di hadapan nya, bahkan ia berusaha untuk mengendalikan diri nya agar tidak terpesona dengan pria ini.

__ADS_1


" Duduk lah."


Julia pun duduk tepat di samping nya.


" Ada apa anda ajak saya ketemuan di sini?" tanya nya datar.


Fiuh


Axel sudah bisa menebak jika Julia marah besar dengan nya apalagi dengan perkataan yang barusan terlontar seolah dingin.


" Li. Bisa gak kamu ngomong nya jangan formal gitu, kita di luar sekolah loh,,, oke lupakan itu,, aku ajak kamu ke sini karena aku ingin menjelaskan sesuatu sama kamu."


" Oke fine terus kamu mau nya gimana, jelasin karena aku gak banyak waktu luang."


Li... apa semarah itu kamu sama aku, atau jangan-jangan kamu cemburu yaaa.


" Li,,, kenapa kamu marah sama aku, kan itu hanya masa lalu lagipun dia juga udah nikah kok, apa kamu cemburu hemm hemm." ucap Axel menggoda Julia.


Blush


Ih apaan sih rese banget kamu mah.


" Gak tu B aja sih." Ucap nya ketus.


" Kalau cemburu mah bilang aja kali gak usah gengsi." Axel tak gencar untuk semakin menggoda Julia.


Sementara pipi Julia sendiri sudah memerah menahan malu.


Apa iya ya gw cemburu,,, ya jelas lah gw cemburu, siapa suruh bahas mantan.


" Julia. Aku mau ngomong penting sama kamu tapi setelah ini kamu jangan nangis lagi ya,,, sayang."


OMG.... dia bilang apa barusan,,, SAYANG oh my waw heeee bilang lagi abanggg.


" Kamu mau ngomong apa?" Tanya Julia lembut.


" Cie udah lembut lagi, tadi kok ketus gitu tapi lucu liat kamu begitu jadi gemes sendiri."


Aaaa pelukkk....


" Ihh buruan apaan sih."


" Ih gak sabaran amat sih neng,,, tunggu dong. Oke aku akan ngomong sama kamu."


" Kamu,,, mau ...."


...****************...


Hahahaha apa ayo kira kira 🤭

__ADS_1


tebak aja sendiri


__ADS_2