Happy Story In High School

Happy Story In High School
111. KESERUAN ADIK KAKAK DI PERUSAHAAN


__ADS_3


KESERUAN ADIK KAKAK DI PERUSAHAAN



saat wanita itu masuk, Dev dan tuan Hazlan terkejut saat melihat wanita yang ada di depan nya.


" Kakak,,, kak Yara ." Ucap tuan Hazlan


" Aunty Yara." ucap Dev terkejut.


" Kakak....."


Sungguh pemandangan yang langka melihat 2 generasi berbeda ini menatap wanita yang ada di depan nya, ya wanita yang mendekati setengah abad tapi masih terlihat aura kecantikan nya itu menghampiri ayah dan anak tersebut.


" Assalamualaikum jama'ah oh jama'ah." ucap wanita itu yang bernama Ayara.


Spontan dua lelaki berbeda usia menyebut ucapan salam yang sama seperti di acara islami yang tayang di pagi hari.


" Wa'alaikumsalam Alhamdulillah,,, luar biasa Allahuakbar yes."


Mereka berdua baru menyadarinya.


" Eh astaghfirullah kok malah Allahuakbar yes sih ah elah si ayah malah kompak begitu." ucap Dev yang bingung sendiri.


" Lah kok malah nyalahin ayah sih kak, orang kakak sendiri kok yang begitu."


Hingga suara wanita yang bisa di katakan paruh baya ini menyadarkan mereka lagi.


" Udah udah udahhhhh malah pada ribut aja sih kayak orang jualan di pasar,,, heran deh liat ni orang."


" Kakak... kapan kakak sampai ke Indonesia? kenapa gak hubungi Tama dulu." Ucap tuan Hazlan sembari menyalami tangan kakak tertua nya.


" Kakak baru aja sampai Tam, ya kurang lebih dari bandara sampai sini 45 menit lah kalau penerbangan dari Paris ke sini ya sekitar 16 jam lebih 15 menit gitu lah." Jelas Ayara.


" Oalah kak, kenapa gak pakai jet pribadi nya kak Aldric aja, kan dia pengusaha sukses di Paris ya otomatis jet pribadi dia punya dong hehehe." Goda tuan Hazlan.


" Ya sebenarnya dia udah kasih tau buat pakai jet pribadi aja, tapi kakak gak mau ah, kakak mau merasakan sendiri gimana enak nya naik pesawat komersial, kakak gak suka Tam harus di perlakukan seistimewa itu sama kakak ipar kamu, kamu kan tau sendiri gimana posesif nya Aldric sama kakak kayak gimana." Ucap Ayara.

__ADS_1


Ayara memiliki panggilan tersendiri kepada adik bungsu nya itu, ya di tuan Radiansyah Aendra memiliki 2 anak yaitu anak tertua berjenis kelamin perempuan dan yang kedua berjenis kelamin laki-laki.


" Ayah,,, aunty Dev kembali ke ruangan ya soal nya kerjaan masih numpuk." Pamit Dev.


" Ya sudah kembali lah nak, tapi ingat jaga terus kesehatan mu karena aunty gak mau ya sampai keponakan aunty sakit." ucap Ayara penuh perhatian.


" Siap aunty cantik, kalau gitu Dev kembali dulu oh iya nanti Dev suruh sekretaris nanti buatkan minuman sama makanan."


" Baik lah nak."


Setelah Dev pergi menuju ke ruangan nya mereka berdua berbincang dan tak lama kemudian Clara datang dengan membawa minuman dan makanan untuk tamu nya sekaligus Tante dari Dev sendiri.


" Permisi. Ini saya bawakan minuman dan beberapa makanan, silahkan di nikmati." Ucap Clara sopan dengan membungkukkan badannya.


" Terima kasih nak Ara, nak duduk lah sebentar, kamu pasti bingung kan wanita ini siapa? kenal kan ini kakak nya paman, nama nya aunty Ayara."


Tuan Hazlan memperkenalkan kakak nya kepada calon menantu nya.


" Hallo nyonya nama sama Clara, saya sekretaris nya tuan Hazlan dan tuan Dev." Sapa Clara sopan.


*P*asti gadis ini milik nya Dev, apalagi Tama keliatan banget sesenang itu saat wanita muda itu masuk ke ruangan nya. Atau jangan-jangan itu selingkuhan nya Sita? astaghfirullah Sita kasihan sekali kamu dek. Batin Ayara berasumsi.


" Baik lah aunty,,, paman aunty kalau begitu saya permisi,,, mari."


" Iya silahkan nak." Ucap tuan Hazlan tersenyum teduh.


Setelah kepergian Clara, Ayara seolah ingin tau kedekatan antara nya dengan gadis muda itu.


" Tam. Kakak mau tanya sama kamu serius,kamu harus jawab jujur atau enggak habis kamu." Ayara terlihat serius saat bertanya kepada tuan Hazlan, adiknya sendiri.


*W*aduh,,,,ni Medusa ngapa lagi nih, kok mendadak berubah begini sih, dia aja marah nya melebihi Medusa apalagi sampai ngomong nya begini,,, berasa lagi di sidang Zeus hiiiii serem.


Tuan Hazlan sudah was-was jika murid Zeus ini tiba-tiba marah. Dengan wajah hampir memerah ia bertanya kepada sang adik yang saat itu sedang ketakutan.


" Siapa perempuan tadi? jawab kakak." Tanya Ayara menatap tajam tuan Hazlan.


Bahkan tuan Hazlan sendiri sampai mengelus dada nya karena sangkin takut nya jika murid Zeus ini mendadak hilang kendali.


" Di,,, di,,,,diiiaaa dia ee dia Clara lah kak dia kan sekretaris nya Dev sama aku, emang kenapa sih?" Ucap nya ketakutan.

__ADS_1


" Terus mana Irgi hah? jawab kakak dimana Irgi, kenapa dia gak ada di ruangan nya?" Tanya Ayara kembali semakin ganas.


" I,,iir Irgi sakit kak maka nya aku sama Dev suruh dia istirahat sehari baru besok nya kerja lagi." Semakin ketakutan tuan Hazlan saat di interogasi oleh kakak nya.


" Dia siapa nya kamu? awas ya kalau kamu berani macam-macam khianatin Sita, biar kakak jodohkan dia sama kolega bisnis nya Aldric biar kamu tau rasa."


*E*h,,, jadi kak Yara ngira nya gw sama Clara ada hubungan gitu? oh my God kak dia itu calon mantu gw keles,,, gak ada yang bisa mengalahkan goyang serut es nya Sita lah,,,, masa iya gw selingkuh, sorry ya selingkuh itu hanya di lakukan oleh orang-orang yang gak punya otak, malu kali sama orang gila!! biar gila pun tapi masih punya hati.


" Ya Allah kak,,, kak,,, Clara itu calon istri nya Dev calon menantu aku lah kak, ya gila aja aku selingkuh dari Sita,,, sorry ya kak. Selingkuh itu hanya di lakukan oleh orang yang gak betah hidup. Gak malu apa sama orang gila, biar gila pun tapi dia masih punya hati." Jelas tuan Hazlan tak terima jika ia di katakan selingkuh dari istri bohay nya dan memasang wajah cemberut.


" Ulu ulu ulu jangan ngambek dong adik ku sayang,,, kamu dari dulu gak pernah berubah ya selalu aja gampang ngambek kan, eh maka nya nurun sama putra mu." Ucap Ayara sembari mengusel-usel wajah sang adik yang masih terlihat tampan walaupun usia nya tak lagi muda.


" Ish apaan sih kak emang aku anak kecil apa, oh iya Yvone sama Darrell kok gak datang, terus kak Aldric juga kok gak ikut?"


Usai ia melepaskan tangan sang kakak yang masih menggoda nya, ia baru menyadari jika kakak perempuan nya datang jauh-jauh dari Paris ke Indonesia seorang diri.


" Kakak sengaja dek soal nya kemarin juga Yvone baru selesai melahirkan, terus si Darrel baru aja lulus S3 nya di Harvard ya jadi nya merek belum kesini, tapi mereka bilang kata nya lusa akan kesini sama Daddy nya." Ucap Ayara sambil mengemil makanan yang ada di meja dekat sofa.


" Maaf ya dek, saat mamah gak ada kakak gak datang untuk sekedar melayat hiks hiks,,, kakak merasa bersalah banget dek hiks huuuuuuhhhhh."


Tiba-tiba Ayara menangis saat ia mendengar kabar jika omah Hana, ibu nya telah meninggal akibat sakit jantung yang di derita sama seperti ayah mereka.


" Kak,,, aku ngerti kok karena saat itu kan kakak juga lagi sakit, mamah juga waktu itu nanyain kakak terus bagaimana keadaan kakak , ya aku jawab aja sejujurnya, terus mamah sedih saat tau kondisi kakak yang juga saat itu sakit, maka nya saat mamah menghembuskan nafas terakhir nya ia berpesan agar kakak jangan sampai tau, tapi aku gak bisa kak maka nya terpaksa aku memberi kabar ini." Tuan Hazlan berusaha tegar saat ia menjelaskan hal yang menyangkut orang tua mereka.


" Iya dek,,, andai aja waktu itu kakak gak sakit, mungkin kakak akan pulang ke Indonesia buat melayat mamah untuk yang terakhir kali nya." Ucap Ayara yang masih menangis.


" Sudah lah kak, sekarang mamah dan papah udah tenang di sana, mereka udah bahagia." Ucap tuan Hazlan sambil memeluk wanita itu yang tak lain kakak kandung nya sendiri.


" Ia dek, terus bagaimana keadaan Sita sama keponakan aku si Dav dan Irgi?" Tanya Ayara kembali.


" Mereka Alhamdulillah baik kak, cuma memang Dav lagi kurang sehat maka nya dia gak sekolah dulu."


" Oalah kasian ponakan aku, yaudah nanti selesai kamu kerja kita langsung pulang ya, kakak udah kangen banget pingin abisin uang kamu hahahaha."


*D*asar kakak durjana,,, buat apa laki CEO kalau masih morotin duit adek nya juga,,, eh dasar sepupu nya Medusa hiiiiiiiiiii.


Akhir nya tuan Hazlan kembali bekerja di kursi kebesaran, sementara Ayara sendiri memilih untuk beristirahat di kamar pribadi adik nya.


...****************...

__ADS_1


Wah parah ente masa kakak sendiri di katain murid nya Zeus,,, nanti di kutuk nyaho ente 🤣🤣🤣


__ADS_2