Happy Story In High School

Happy Story In High School
MELEPAS RASA LELAH YANG MELANDA


__ADS_3


MELEPAS RASA LELAH YANG MELANDA



Dalam setiap pertemuan pasti ada yang nama nya perpisahan, mau tak mau memang itu lah yang harus terjadi dalam setiap pertemuan itu.


Sakit memang rasa nya harus berpisah, apalagi di pisahkan oleh waktu, tempat bahkan dunia sekalipun.


Namun tidak bagi Always Shine dan Lady Sweet, bagi mereka setiap pertemuan wajar saja perpisahan suatu saat nanti akan mereka hadapi dan mereka rasakan.


Seperti hari ini tepat nya weekend, mereka memutuskan untuk healing bersama ke pantai hanya untuk sekedar melepas beban yang mereka pikul selama ini, baik di kehidupan sekolah maupun kehidupan nyata.


Deburan ombak dan angin yang bertiup menambah nikmat nya berlibur di pantai. Tak lupa dengan pohon kelapa yang menjulang tinggi dan pasir putih yang halus dan bersih semakin membuat diri menjadi lebih tenang dan relaks.


" WUHUUUUU GILAAAAA MANTAP JIWAAAA."

__ADS_1


Teriakan itu berasal dari suara Tere, ia sangat menyukai nuansa pantai, apalagi jika memandangi sunset sambil menikmati es kelapa dan duduk di atas pasir pantai. Kalian bisa membayangkan nya sendiri senikmat apa.


Behhhh mantap jiwaaaaa.


" Gilaaa... relaks gw berasa gak ada beban hidup pas main ke pantai."


" Benar banget Re, rasa nya plong gimana gitu."


Dav pun merasakan hal yang sama dengan Tere. Terlepas dari pikiran nya yang selalu memikirkan ujian kenaikan kelas, belum lagi kisah asmara nya karena akhir-akhir ini Irgi selalu sibuk dan pulang malam bersama dengan kakak dan ayah nya. Maka dari itu ia bersama para bestai nya memutuskan untuk healing ke pantai, bahkan hanya ia dan sahabat nya saja sedangkan orang tua mereka mula nya tidak mengijinkan, namun setelah mereka terus meminta ijin akhir nya para orang tua mengijinkan nya.


" Mereka seperti nya sangat menikmati libur akhir pekan nya ya tuan." Ucap salah satu pengawal dari tuan Marvin kepada Dante. Ia berdarah Korea Selatan namun fasih berbahasa Indonesia.


Mereka mengawasi dari sebuah tempat lesehan yang menyamar sebagai pengunjung wisatawan.


" Ya kau benar Jio, bahkan kekasihku sangat bahagia sekali. Kau lihat sendiri kan bagaimana dia berteriak bahagia, seolah ia melepas semua beban yang di pikul nya. Malang nya diri mu gadis kecil ku."


Dante terus mengamati mereka dari kejauhan, namun tidak terlalu jauh dan masih bisa melihat aktivitas mereka yang sedang bermain volley ball di pinggir pantai.

__ADS_1


Sementara di pantai, mereka tengah asik bermain bola voli dengan semangat.


" Yessss menanggggg."


Teriakan kembali bergelora dari Dav yang berhasil memenangkan pertandingan voli dengan salah satu pengunjung wisatawan yang ikut bermain dengan mereka.


" Mantap jiwaaaaa, gila keren lu." sorak Chintya yang juga ikut merasa kemenangan.


" Kita istirahat dulu yuk capek nih malah liat kelapa gelantungan di pohon bikin haus. Kuy lah gw lemah iman kalau soal makan."


" Yeee itu mah lu nya aja yang kelaparan Do, bisa aja lu ngeles nya kayak bajaj." Sahut Monica.


" Boleh juga sih kuy lah."


Mereka menghentikan bermain nya dengan beristirahat di sebuah rumah makan yang cukup dekat dengan pantai.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2