Happy Story In High School

Happy Story In High School
37. KEDATANGAN WINDA MEMBUAT EDO SALAH TINGKAH


__ADS_3


KEDATANGAN WINDA MEMBUAT EDO SALAH TINGKAH



Kepulangan Dav dari rumah sakit memang sangat di tunggu oleh seluruh penghuni rumah kebesaran keluarga Radiansyah, tak terkecuali para pelayan pun ikut merasa bahagia jika nona muda nya telah pulang dari rumah sakit dan kembali sehat.


Beberapa orang lain nya pun seperti sebagian guru juga ada di situ termasuk pak Rudi selaku kepala sekolah.


suasana bahagia tercipta begitu saja dengan alur dan nuansa yang sangat indah. Kebahagiaan yang mereka rasakan tatkala hadir ketika tuan Hazlan sebagai ayah dari Dav sekaligus sebagai donatur terbesar di SMA Tunas Bakti sangat bahagia atas kehadiran orang-orang yang sangat menyayangi putri bungsu nya tersebut. Beribu-ribu ucapan bahagia ia dengar dari banyak orang yang hadir di rumah nya. Padahal ia sama sekali tidak ada kepikiran untuk membuat acara atau semacam nya dalam rangka kepulangan sang putri yang baru sembuh, karena bagi nya cukup dengan hal sederhana saja sudah mewakili, tapi begitulah siapa lagi kalau bukan ide dari para sahabat Dav yang begitu antusias dengan kesembuhan Dav bahkan para pelayan pun turun tangan dalam perayaan ini. Sedangkan Edo sebagai sahabat Dav pun mengkonfirmasi kan kepada beberapa guru saja untuk menyambut kepulangan Dav dari rumah sakit.


Kebahagiaan terus menyelimuti keluarga Radiansyah,apalagi di tambah dengan kehadiran para sahabat Dav serta beberapa guru juga ikut merasakan kebahagian tersebut, bahkan Chintya dan para besti nya juga ikut merasakan nya.


Hingga seseorang pun datang tanpa mereka ketahui dengan bunyi hentakan sepatu flatshoes yang sudah di kirakan seorang wanita muda berwajah cantik.


" assalamualaikum semua nya." ucap gadis itu sambil berjalan menuju ke arah mereka, bahkan Chintya dan besti nya sampai melongo karena penampilan gadis itu yang berubah sangat cantik bak model.


Sementara Edo jangan di tanya lagi, entah se salah tingkah apa ia sampai melongo dengan mulut nya yang sedikit menganga dan untung saja pak Axel yang ada di samping Edo menutup mulut nya sembari ia memberi kata sindiran.


" mingkem mas, nanti kecoak masuk mulut mu loh."


sementara yang lain menjawab salam dari gadis tersebut, hingga Dav pun datang menghampiri nya.


" Winda, kamu cantik banget sih. kok kamu gak jenguk aku." ucap Dav yang pura-pura merajuk.

__ADS_1


Winda pun meminta maaf untuk hal itu karena ia setelah pulang sekolah selalu kerja serabutan untuk mencukupi kebutuhan nya, karena ia seorang yatim piatu, ia hanya tinggal di rumah tempat almarhum kakek nya 1 tahun lalu telah berpulang ke pangkuan sang illahi, maka dari itu ia hanya tinggal seorang diri. Namun ia bersyukur memiliki tetangga yang begitu baik pada nya dan selalu mendukung dirinya.


Dav yang tau akan kehidupan Winda pun turut sedih dan memberikan sebuah pelukan untuknya.


" maaf ya win harus nya aku ngertiin kamu, maaf banget ya." tak terasa air mata Dav pun jatuh di pelipis mata nya dan Winda pun mengusap air mata nya.


" gak Dav, kenapa harus minta maaf kan harus nya aku yang minta maaf karena gak sempatkan waktu aku buat jenguk kamu, sekali lagi maaf ya Dav, i'm sorry Davi."


" no win aku bisa ngerti kok, kan padahal tadi aku cuma pura-pura aja, kenapa jadi melow gini sih."


" eh jangan dong kan kamu baru sembuh, kamu harus banyak-banyak istirahat apalagi Minggu depan ini kita akan lomba olimpiade, soalnya kemarin sempat di tunda dikarenakan di ganti tapi aku lupa gitu deh hehehe inti nya kamu harus sehat dan harus sembuh pokok nya aku gak mau tau."


" iya iya siap nyonya ratu bawel hihihi."


" ih kamu rese ya Dav."


" tapi aku gak pede Dav."


tak lama bunda Sita pun datang menghampiri mereka.


" eh ini siapa nak,cantik sekali. nama kamu siapa sayang."


" saya Winda Tante."


" oh Winda nama yang cantik ya sama kayak orang nya."

__ADS_1


Winda pun tersipu malu mendengar penuturan dari bunda Sita, ibu nya Dav.


" kalau Dav cantik gak bund?"


" kamu juga cantik kok sayang."


Beberapa lama kemudian sahabat Dav dan termasuk Chintya dan besti nya pun menghampiri mereka.


" kalau Tyti cantik gak Tan."


" ye lu Chin nyambung aja lu kayak gledek." ejek Edo tapi tatapan nya mengarah pada Winda yang mana membuat Winda memilih untuk menundukkan kepala nya.


Sementara bunda hanya menggeleng kan kepala nya melihat kelakuan sahabat anak nya yang satu ini yang bisa di bilang bocah prik.


" yaudah yuk kita langsung gabung sama yang lain nya, gapapa gak usah malu anggap aja rumah sendiri."


" iya tan terima kasih."


" sama-sama nak ayo."


mereka pun kembali lagi ke ruang tamu yang di mana sudah lumayan banyak orang yang ada di sana termasuk guru mereka.


Edo yang saat itu berjalan di samping Winda pun sampai gugup entah harus bagaimana, namun sebisa mungkin ia harus pandai membaca situasi, karena di sini sedang ramai orang dan tentu ia sangat malu di jadikan bahan ejekan orang lain apalagi para sahabat nya yang super duper rese dan jahil dengan di tambah lagi lady sweet yang super nyebelin itu.


...****************...

__ADS_1


jangan lupa untuk tinggalkan like, komen dan vote cerita nya juga jangan lupa ikut terus dan baca terus cerita mereka terima kasih 🙏❤️


@penacantikputri❤️


__ADS_2