
RENCANA BELAJAR BERSAMA 2
Mereka sangat serius sekali dalam belajar, terutama Dav yang notabene nya siswi berprestasi. Namun bukan berarti yang lain juga tidak pintar hanya saja saingan mereka cukup berat apalagi Edo, Winda dan Teguh merupakan saingan terberat Dav karena mereka juga sangat patut di acungi jempol. Teguh juga yang tak kalah cerdas juga sangat hebat dalam berbagai mata pelajaran apalagi soal olahraga, bahkan beladiri saja ia suka bersabuk hitam sama seperti Dav dan Edo.
Tak lama pelayan datang dengan membawa makanan ringan juga kue kering buatan bunda Sita sendiri, kemudian bunda juga datang dari belakang dengan membawa air sirup dengan bongkahan es yang melimpah membuat tenggorokan mereka yang melihat nya mendadak haus dahaga.
" anak anak udah dulu yuk belajar nya kalian makan dulu cemilan sama kue kering nya, itu buatan Tante sendiri loh."
yaelah promosi segala, gini nih efek liat sinetron yang ada promo nya ya jadi ikut ikutan promosi.
Dav yang sudah paham akan sifat bunda nya hanya memutarkan bola mata nya sambil dan mengambil kue kering buatan bunda nya sendiri.
" wedeh pasti makanan buatan Tante top markotop nih." ujar Edo yang sangat antusias sedari tadi saat kehadiran pelayan yang membawa banyak makanan di tambah lagi dengan bunda yang membawa air sirup dengan es melimpah yang menambah semangat nya dalam belajar.
" jelas dong Tante gitu loh, ayo di makan jangan malu malu anggap aja rumah sendiri nanti kalau kurang Tante suruh pelayan yang bawakan ke sini."
" sip Tante bawa yang banyak biar kami semangat terus belajar nya."
" ye itu mah lu nya yang ke enakan Edo anak nya pak Arul et dah." sindir Tere yang pada akhir nya mengundang gelak tawa semua nya termasuk para pelayan yang mengantarkan makanan nya tadi.
" eh Ter kalau kita belajar sambil ngemil ya otomatis pikiran kita tuh bakal tenang, terus bawaan nya relaks tau."
" pikiran yang tenang apa perut lu yang tenang Do wkwkwkwk." ejek Monica
Teguh yang bisa di bilang irit bicara saja sampai tertawa apalagi Dav yang notabene gadis periang, di tambah lagi Julia yang ikut menimbrung dengan kata kata sindiran lucu. Pecah sudah tawa mereka di belakang rumah Dav, sementara Edo yang di bully dengan candaan pun cemberut dan memasangkan ekspresi sedih nya seolah iya merasa di bully sungguhan, ia ingin bermanja kepada Winda tapi segan karena ada bunda Sita yang saat itu masih ada di sini. Tak lama kemudian datang lah tuan Hazlan dan di ikuti oleh Dev dan Irgi lalu menghampiri mereka yang masih tertawa tanpa mereka sadari akan kehadiran nya.
flashback on
buahahahaha wkwkwkwk
__ADS_1
tuan Hazlan yang saat itu sedang bersantai di ruang keluarga bersama kedua putra nya tiba tiba mendengar suara gelak tawa, bahkan tawa tersebut sampai terbahak bahak. Spontan mereka bertiga pun berpandangan dengan tatapan seperti orang ketakutan.
" kak itu siapa yang ketawa, ini kan masih siang loh, kok ayah mendadak merinding sih hii."
buahahaha wkwkwkwk
" tuh kan ada lagi suara nya ya kan nak Irgi kamu juga dengar kan suara orang ketawa gitu, malah gak ada orang lagi selain kita bertiga."
" iya loh ayah apalagi kan kata orang kalau bertiga itu keempat nya.... huaaaa setaaaaaannnn."
Dev yang memperkeruh suasana apalagi ia seorang yang penakut lari terbirit-birit menuju ke belakang rumah, Irgi yang juga penakut akan makhluk yang bernama hantu dan sebangsa nya pun berlari mengikuti Dev, tuan Hazlan jangan di tanyakan lagi karena ia juga penakut sama seperti putra nya ikut berlari menyusul.
Ayah dan kedua putra tersebut merasa tertipu dan malu sendiri, ternyata bunyi gelak tawa itu berasal dari anak istri dan para sahabat anak nya yang sedang tertawa apalagi tawa Chintya, dan Monica yang paling lantang hingga membuat tuan Hazlan dan kedua putra di buat spot jantung karena mereka menganggap nya suara setan yang sedang mengganggu nya.
flashback off
Tuan Hazlan dan kedua putra nya berjalan menghampiri mereka yang bersenda gurau, sesampai nya di sana mereka memelankan suara tawa mereka.
" eh ayah sejak kapan di sini bukan nya tadi di ruang keluarga ya?"
" biasa pun ayah kan parnoan tiba tiba dengar suara orang ketawa."
Dev yang penakut menceritakan semua nya kepada bunda dan di dengar oleh semua nya, maka sontak mengundang gelak tawa mereka, terlebih Edo Dav dan Tere yang tertawa terbahak-bahak mendengar cerita Dev.
" enak aja kamu kak, kan kakak yang bilang hantuuu eh terus lari ke belakang sini malah terus Irgi juga lari dan kalian ninggalin ayah sendirian di ruang keluarga."
Tuan Hazlan seolah tak terima justru menceritakan sedetail mungkin dan pecah lah sudah gelak tawa mereka bahkan sampai sakit perut akan tingkah Dev yang terbirit-birit lari menuju ke belakang rumah dan di ikuti oleh Irgi.
" tapi ayah lari juga ikut kita ke belakang ya kan Dev."
Irgi juga menjelaskan apa yang terjadi walau singkat namun justru lebih terlihat bikin ngakak.
" tau tuh ayah gimana sih."
__ADS_1
" udah ah jangan saling ejek ejekan, kasian Dav sama teman yang lain nya mau belajar malah keganggu sama curhatan kalian yang unfaedah." ucap bunda yang menyudahi debat anak dan suami nya
" iya bunda kalau gitu kakak sama Irgi masuk ke dalam duluan ya, kalian semua semangat belajar nya ya."
" iya kak."
" ayah juga mau ikut."
" ikut ikutan aja sih ayah."
ayah dan kedua putra nya tersebut kembali ke dalam untuk melanjutkan kegiatan mereka yang membahas kerja nya sambil bersantai ria di ruangan keluarga.
Setelah mereka telah pergi bunda juga ikut menyusul mereka, tak lupa ia juga berpamitan kepada putri nya juga para sahabat nya.
" ya sudah kalau gitu kalian lanjutkan lagi belajar nya, kalau gitu bunda masuk dulu ayu bi."
" baik nyonya."
" iya tan makasih banyak udah siapkan banyak makanan untuk kami semua jadi merepotkan tante." ucap Teguh yang memang lebih kalem namun sangat jahil.
" gak sama sekali merepotkan kok nak Teguh, kalian semua kan sahabatnya Dav maka nya itu Tante harus suguhkan ya setidak nya cemilan buat teman belajar bersama kalian biar gak bosan."
" iya tan sekali lagi terima kasih banyak."
" sama sama yaudah kalian lanjutkan ya belajar nya semoga besok ujian nya di beri kemudahan."
" Aamiin ya Allah." ucap mereka serempak.
Bunda Sita meninggalkan mereka dari belakang rumah, tempat basecamp kebesaran Always Shine yang merupakan rumah pohon sebenarnya adalah gazebo yang di di bentuk layak nya pohon maka nya di sebut rumah pohon.
Mereka melanjutkan belajar bersama hingga waktu menjelang pukul 5 sore.
Hingga waktu nya tiba mereka semua telah selesai belajar bersama dan waktu juga sudah menunjukkan hampir pukul 5 sore, tak lupa mereka juga berpamitan kepada bunda Sita, tuan Hazlan juga Dev dan Irgi.
__ADS_1
...****************...