Happy Story In High School

Happy Story In High School
PERUSAHAAN HAZARD GROUP


__ADS_3


PERUSAHAAN HAZARD GROUP



Perusahaan HAZARD GROUP berdiri ketika mendiang tuan Radiansyah masih ada, bahkan perusahaan tersebut berjalan dengan sangat baik dan pesat. Gedung yang menjulang tinggi mencapai lantai 38 ini menjadi perusahaan yang banyak orang-orang untuk bisa bekerja di ini.


Seiring berjalan nya waktu, dimana tuan Radiansyah ayah dari tuan Hazlan sudah tidak dapat menangani perusahaan karena penyakit jantung nya yang membuat tuan Radiansyah harus beristirahat total dan perusahaan di tangani oleh tuan Hazlan, anak nya.


Hingga suatu berita duka menyelimuti keluarga Radiansyah, dimana tuan besar Radiansyah meninggal dunia di karenakan penyakit jantung yang di derita nya, hal tersebut menjadi duka terdalam untuk semua kalangan banyak orang yang mengenal sosok tuan Radiansyah termasuk para pebisnis yang sudah kenal baik tuan Radiansyah yang memang dikenal sebagai orang yang ramah dan bijaksana.


Sesampai nya Presdir HAZARD GROUP dan sang wakil Presdir, yang mana mereka adalah ayah dan anak, lalu di susul oleh Irgi sang sekretaris sekaligus tangan kanan tuan Devanka dan tuan Hazlan. Dev melihat jam di tangan nya menunjukkan pukul 8 pagi.


Mereka memasuki lobby dan di sapa oleh para karyawan dan para pekerja lain nya, meskipun masing-masing melakukan pekerjaan nya namun mereka tetap menyapa Pemiliki dari perusahaan tersebut.


" Selamat pagi tuan besar, tuan muda Dev dan tuan Irgi." Sapa para karyawan tidak lupa juga membungkukkan tubuh mereka sopan.


" Hm selamat pagi semua, lanjutkan pekerjaan kalian." Ucap tuan Hazlan datar kemudian menuju lift khusus Presdir.


" Siap tuan besar."


mereka semua pun melanjutkan pekerjaannya masing-masing.


tiba lah ketiga orang yang di segani pun sampai di lantai 38, lantai yang dimana khusus untuk ruangan Presdir, wakil Presdir, dan ruang sekretaris, juga pantri khusus. Mereka pun memasuki ruangan masing-masing yang mana ruangan Presdir dan wakil memiliki pintu masuk yang sama namun ruangan nya yang berbeda dan ruangan nya pun sangat luas dan nyaman dimana terdapat ruangan pribadi untuk istirahat.


Bukan hanya ruangan Presdir saja yang memiliki ruangan pribadi, namun ruangan wakil Presdir dan sekretaris pun juga sama, hanya saja ruangan Presdir sudah pasti sangat bagus dan di hiasi oleh foto keluarga Radiansyah dan sang istri pastinya.


" Kak keruangan ayah sebentar ya." Ucap tuan Hazlan kepada sang putra yang merupakan wakil Presdir.


" Baik yah kakak ke ruangan ayah sekarang." Jawab tuan Dev.


Tuan Dev yang saat ini baru duduk di kursi besar nya pun mendapat panggilan dari tuan Hazlan sang ayah bergegas keruangan Presdir.


Sesampainya di depan pintu ruangan, tuan Dev mengetuk pintu meminta persetujuan dari sang Presdir untuk masuk.


Tuk Tuk Tuk


" Masuk."


masuk lah tuan Dev dan berjalan menuju meja Presdir. Tuan Hazlan yang melihat sang putra masuk keruangan nya merasa bahwa dia sedang melihat diri nya sendiri seusia anak nya dengan tersenyum.


" Ada apa yah? apa ada sesuatu yang mau ayah bicarakan pada kakak?"

__ADS_1


" Duduk dulu lah nak, kamu langsung nyelonong ngomong formal gitu hihihihi." Ucap tuan Hazlan merasa lucu mendengar ucapan anak sulung nya.


Hal itu membuat sang anak menjadi sebal karena merasa di kerjain ayah nya sendiri.


*D*uh gusti untung aja ni orang bapak gw, udah capek-capek ngomong pake bahasa formal, malah gw aja yang ngomong nya geloi hueeee ( muntah ) dasar ayah nyebelin awas aja gw kerjain nih orang hm ( senyum jahil ).


Akhir nya Dev pun duduk di hadapan ayah nya.


" Ihh ayah nyebelin banget sih, kakak kira ayah ada hal penting yang mau ayah omongin ke kakak."


" Hihihi ih kakak udah besar kok ngambekan gak malu sama adek kamu." Ejek tuan hazlan yang suka menjahili anak sulung nya.


Jika hanya mereka berdua, mereka tidak segan-segan untuk saling menjahili dan bersenda gurau satu sama lain, lain hal nya ketika sudah berhadapan dengan rekan bisnis nya, mereka sudah siap memasang ekspresi yang membuat orang yang melihat tidak dapat berkutik.


" Ayah panggil kakak kesini memang ada hal yang mau ayah sampaikan sama kamu kak, tapi ayah mau ketawa kakak ngomong seformal itu berasa mau kampanye buat nyalonin bupati huahahahaha."


bahkan sampai meja kebesaran nya pun di jadikan sasaran untuk memukul karena sangkin lucu nya bagi sang ayah.


*Ay*ah makin hari makin nyebelin ya... kok bisa gw punya ayah modelan begini. Tapi yang gw heran kenapa bunda bisa nikah sama nih modelan laki? au ahh puyeng pala gw mikir nya...


Dev yang di ejek sang ayah pun hanya bisa memasang wajah cemberut dan bibir nya yang di kerucutkan.


" Bhuahahahahaha ya Allah kak...kak bunda kamu ngidam apa sih nak ya Allah hahahahaha liat ekspresi muka kamu juga makin sakit perut ayah."


Makin sempurna lah wajah cemberut Dev yang di ejek ayah nya.


" Ayahhhh udah deh jangan jahilin kakak terus, nanti kakak aduin loh ke bunda."


" Hihihi jangan dong masa gitu aja ngambek sih anak ayah yang tampan ini, kalau kakak aduin ayah ke bunda nanti bunda suruh ayah tidur sama Chimo gimana."


*H*ehehehe emang itu yang gw mau ayahh huahahahaha.


chimo adalah kucing kesayangan bunda yang merupakan hadiah ulang tahun dari ayah karena bunda memang sangat menyukai kucing.


Dev ketika bersama ayah bahkan keluarga nya, dia akan lebih manja dari adek bungsu nya. Sangkin manja nya, bunda harus turun tangan untuk mengurus sang putra sulung.


" Oke kita serius ya, jadi proyek pembangunan mall di Jakarta Timur ini kita langsung terjun ke lokasi, karena kita juga harus ikut andil untuk melihat perkembangan nya sudah sampai tahap mana, terus kita nanti sekitar jam 9 akan mengadakan meeting membahas pembangunan mall itu kak, gimana menurut kakak apa kita ke lokasi setelah selesai meeting atau setelah makan siang aja?" Jelas tuan Hazlan panjang lebar kepada Dev dan Dev pun mendengar nya sambil memikirkan pendapat dari ayah nya.


" Hmm menurut kakak alangkah baiknya kalau kita ke lokasi pas jam makan siang aja sih yah, karena kalau selesai meeting kakak masih ada beberapa berkas yang harus kakak selesaikan untuk ayah tanda tangani." Jawab Dev.


" Oke baik lah kalau itu menurut kakak saran yang bagus,dan ayah juga sependapat sama saran kakak. Oiya ayah mau hubungin Irgi sebentar." Tuan Hazlan pun menghubungi sekretaris Irgi


" Irgi keruangan saya sekarang"

__ADS_1


" *S*iap tuan besar "


tidak lama kemudian sekretaris Irgi mengetuk pintu ruangan Presdir.


*T*uk tuk tuk


" Masuk."


" Siap tuan besar,ada yang tuan besar butuhkan?"


" Oiya Irgi apa saja untuk agenda kita hari ini." Tanya tuan Hazlan


" Agenda hari ini ada jadwal meeting pukul 9 membahas mengenai pembangunan mall di Jakarta Timur, dan setelah nya pukul 1 siang nanti akan ada meeting dengan para karyawan itu saja tuan besar, apa ada yang masih tuan besar butuhkan?" Jawab sekretaris Irgi.


" Untuk jadwal meeting kita dengan para karyawan kamu cancel saja karena selesai makan siang kita akan terjun ke lokasi pembangunan mall sekitar pukul 12.30 nanti, mengerti." Jelas tuan Hazlan.


" Baik tuan besar mengenai hal itu akan saya cancel menjadi besok hari sekitar pukul 8.30 pagi. bagaimana tuan besar apa boleh?" Tanya sekretaris Irgi kembali.


" Ya kamu atur saja gimana baik nya."


Menganggukkan kepala " Baik tuan besar."


" Kalau begitu kamu bisa lanjutkan pekerjaan kamu."


" Baik tuan kalau begitu saya pergi tuan besar, tuan muda."


Setelah sekretaris Irgi pamit undur keluar kemudian Dev pun meminta ijin kepada tuan Hazlan untuk keluar melanjutkan pekerjaannya.


" Ayah, kalau gitu kakak juga ijin keluar mau melanjutkan pekerjaan kakak ya." Pamit Dev.


" Hh ya sudah kalau gitu nanti kakak jangan lupa ya pukul 9 nanti kita ada meeting dengan rekan bisnis kita oke."


" Aassiiiaapp Bosque." Hormat Dev.


" Ahahahaha kamu kayak Atta Halilintar aja kak...kak." Tawa tuan Hazlan


" Hihihihi ayah bisa aja deh, yaudah kakak keluar ya yah assalamualaikum." Pamit Dev


" Wa'alaikumsalam."


Dev pun keluar dari ruang Presdir menuju ruangannya.


...****************...

__ADS_1


yuk mampir ke novel pertama ku ❤️✍️


semoga novel ini sangat menginspirasi buat kalian para remaja terkhususnya ❤️


__ADS_2