Happy Story In High School

Happy Story In High School
64. KAUM BUCIN TELAH KEMBALI


__ADS_3


KAUM BUCIN TELAH KEMBALI



Setelah acara tersebut telah usai dan para awak media pun perlahan mulai tidak ada, apalagi orang yang memiliki acara tersebut pun telah terlebih dahulu meninggalkan tempat cara nya. Namun, para anak mereka masih stay di sana hanya sekedar bernostalgia mengenang masa masa mereka sekolah dulu, siapa lagi kalau bukan Dev, Ervin, dan Clara sementara Irgi ikut bergabung bersama mereka.


Dav bersama para sahabatnya memilih untuk makan malam di hotel tempat yang sama dimana acara itu di lakukan.


" Chin lu kok kayak dekat gitu sama tu cowok, btw dia siapa, calon ayang kah?" ucap Tere dengan pertanyaan bercecar.


" satu satu kali nanya nya Ter, lu nanya apa mau sidang sih."


" hehehe sorry deh eh tapi dia siapa?"


" iya Chin perasaan tadi gw liatin tu cowok ngelirik lu terus." ucap Julia yang juga penasaran.


Dav dan yang lain nya hanya menjadi pendengar saja sembari makan dengan hikmat nya.


" dia teman nya kak Dev bahkan sahabat nya sama seperti Bu Clara."


" oh gitu toh eh tapi kalau di liat liat tu cowok tampan juga ya kayak sekilas oppa Korea gitu gak sih, ya kan kayak siapa ya ee oh iya si oppa Cha Eun Woo."


Monica pun memperhatikan sekilas wajah pria yang tatapan nya tak pernah lepas dari Chintya.


" eh benar juga kata lu Ter malah cute gitu pula aaaa mimpi apa gw ketemu oppa lokal."


Monica memang sangat pecinta Korea, bahkan salah satu sahabat nya juga keturunan orang Korea siapa lagi kalau bukan Juliana Puspita Hoon.


Orang yang mereka gosip kan perlahan menghampiri mereka yang baru selesai makan malam bersama Dev Irgi dan Clara.


" wah kalian dinner gak ajak kami ya." ucap Irgi dan duduk di samping Dav.


" iya nih kalian gak ajak ajak kan kita juga lapar loh." sambung Ervin.


" hehehehe maaf ya kakak kakak sekalian soal nya kalian kan tadi lagi ngobrol gitu jadi kita gak enak ganggu nya, yaudah deh kita langsung makan aja." ucap Teguh.


" wah ada setengah bule, hai bro kalian semua sahabatan?" tanya Ervin yang melihat wajah Teguh yang memang blasteran Indonesia-Belanda itu.


" hehehe bisa aja kak, iya kami semua sahabatan ya kan guys." ucap Teguh sembari meminta persetujuan dari sahabat nya dan mereka pun mengiyakan nya.


" pasti nya dong bestie." ucap mereka kompak.


" wah kalian kompak banget ya, dek kita pulang nya sebentar lagi ya takut nya ayah sama bunda nyariin kita, Gi bentar lagi balik kita udah jam sembilan malam juga takut kemalaman sampai rumah." ucap Dev bergabung bersama mereka dan duduk di dekat Irgi dan Clara.


Sementara Ervin mencoba untuk mendekati Chintya dengan meminta ijin duduk di samping nya.


" eh Ty boleh duduk di sini?" ijin Ervin kepada Chintya.


Chintya yang sudah merasa gugup pun memilih mengiyakan nya, kemudian Ervin duduk di samping nya.


seolah iya di buat salah tingkah saat Chintya menatap nya, ia juga ingin membuka suara nya hanya sekedar berbincang garing.

__ADS_1


aduh kenapa gw gugup gini sih malah di liat dari dekat cantik banget, ya Allah calon ayang cantik nya bak bidadari bikin hati Abang gak bisa berhenti memikirkan mu ayang. ( Ervin )


kenapa gw mendadak gugup gini ya kalau di dekat kak Ervin, pasti dia incaran para gadis pas masa sekolah nya, malah ni hati degap degup terus dari tadi, ayo lah Chin relaks okey. ( Chintya )


sedangkan yang lain terus memperhatikan gerak gerik mereka, terlebih ketiga saudara itu yang memiliki jiwa jahil dan usil yang berasal dari sumber protein tuan Hazlan, ayah mereka.


hehehe kayak nya ini momen yang pas nih buat calon pasangan ini yang lagi masa bucin bucin nya. ( Dev )


wah jarang jarang gw jahili Chintya, sesekali Sabi kali ya hehehe kayak nya mereka sama sama suka deh, gw harus kompak kali ini sama kak Dev dan kak Irgi. ( Dav dengan senyum penuh misterius )


gapapa kali jahil sama anak orang yang baru bucin kayak mereka, mana tau pas di panas panaskan gini siapa tau aja mereka jadian beneran, apalagi ekspresi nya Ervin yang kayak kerupuk kelelep air. ( Irgi )


ketiga kakak beradik ini saling pandang satu sama lain, Edo dan Teguh juga Julia yang melihat nya sudah punya firasat tidak enak.


" Guh Do kayak nya mereka mau rencanain sesuatu deh, keliatan banget dari gelagat mereka ya kan." ucap Julia dengan pelan mungkin hanya Edo dan Teguh saja yang mendengar nya.


" lu kayak gak tau Dav aja gimana sableng nya tu anak, kita aja pernah di jahili tu anak apalagi mereka yang si calon pasangan bucin."


Edo paham betul akan sifat bestie nya yang satu ini, selain usil dan jahil bahkan ia paham seluk beluk nya kehidupan sehari-hari bestie ini.


luar biadab kau Edo eh salah maksud nya luar biasa.


" au tuh si Dav sama kakak kakak nya kayak ngerencanain sesuatu gitu."


Dan benar saja tiba tiba mereka mendadak menjadi penyanyi, bahkan Dev meminjam sebuah gitar akustik yang telah di siapkan pada saat acara tersebut.


Kau adalah incaran hatiku


Ku s'lalu memperhatikanmu


Tak henti menjadi teman berbagi


Semoga kau rasa apa yang kurasa


Dibalik matamu ada hati yang menunggu


Aku diam-diam suka kamu


Kucoba mendekat


Kucoba mendekati hatimu


Aku diam-diam suka kamu


Semua kan indah, seandainya aku bisa memilikimu


Kau adalah incaran hatiku


Ku s'lalu memperhatikanmu


Tak henti menjadi teman berbagi


Semoga kau rasa apa yang kurasa

__ADS_1


Dibalik matamu ada hati yang menunggu


Aku diam-diam suka kamu


Ku coba mendekat


Ku coba mendekati hatimu


Aku diam-diam suka kamu


Semua kan indah, seandainya aku bisa memilikimu


Aku diam-diam (diam-diam) suka kamu


Kucoba mendekat


Kucoba mendekati hatimu


Aku diam-diam suka kamu


Semua kan indah, seandainya aku bisa memilikimu


Aku diam-diam suka kamu (suka kamu)


Kucoba mendekat


Kucoba mendekati hatimu


Aku diam-diam suka kamu (aku diam-diam suka padamu)


Semua kan indah (suka kamu), seandainya aku bisa memilikimu


Hey!


Hey!


Hey!


Dev dengan lihai nya memainkan gitar dengan petikan yang di buat dengan nada dangdut, sementara Dav dan Irgi mendadak menjadi biduan dangdut, apalagi Irgi yang mencoba cengkok namun tidak jadi melainkan getaran seperti orang ayan.


Irgi Irgi bikin malu aja ente...


Tak mau kalah dengan Irgi Dav juga menyumbang goyang pargoy nya, bahkan sahabat nya juga ikut meramaikan nya.


dasar adek kakak sableng orang lagi proses pdkt kok malah nyanyi malah dangdut pula, ini lah pake acara pargoy gagal sudah usaha gw. batin Ervin.


Setelah acara selesai mereka masing-masing pulang, bahkan Ervin mengantarkan Chintya pulang sembari pdkt.


hehehe good luck bro.


...****************...


wkwkwk sabar Vin emang teman kamu rada gesrek semua🤣

__ADS_1


__ADS_2