
KEPIKIRAN & DI TEGUR BU CLARA ( GURU MATEMATIKA )
Setelah sampai di sekolah dan untung nya Dav tidak terlambat sekolah, Dav bergegas keluar dari mobil. Namun ketika hendak membuka pintu mobil nya tangan Dav di pegang oleh sekretaris Irgi dan Dav pun terkejut di buat nya.
" Ada apa sekretaris Irgi? apa ada yang mau di sampaikan?." Tanya Dav yang tangan nya masih di pegang cukup erat.
" Nnnnn.... nnnanti saya aakan menjemput nona, kira kira anda pulang jam berapa?." Jawab sekretaris Irgi gugup yang masih memegang tangan Dav seakan tidak ingin Dav pergi darinya.
" Mmmm sekitar jam 1 siang, tapi boleh lepas tangan Dav soal nya Dav mau masuk kelas takut telat."
*S*ekretaris Irgi ngapa sih megang tangan gw, dikira gw nenek-nenek mau nyebrang kali ah.
Sekretaris Irgi melepaskan tangan Dav dan salah tingkah dengan apa yang dia lakukan.
" Maaf nona Dav saya sudah lancang memegang tangan anda."
" Hihihi gapapa kok santai aja, yaudah kalau gitu Dav pamit masuk dulu assalamualaikum." Tidak lupa juga Dav mencium tangan sekretaris Irgi untuk pamit masuk ke sekolah nya
*Y*a Allah dek...dek berasa pamit Ama laki aja deh hihihi pake cium tangan segala, jadi pingin meminang mu dek manis hihihi.
" Iya nona Dav wa'alaikumsalam, semoga belajar anda hari ini menyenangkan."
" Iya terima kasih."
Kemudian Dav pun keluar dari mobil dan langsung berjalan menuju ruang kelas nya, begitupun juga dengan sekretaris Irgi yang langsung menancap gas pergi dari halaman sekolah Dav.
Waktu menunjukkan pukul 7 lewat 30 menit dan tak lama kemudian datang lah guru yang di duga sebagai guru matematika. Seorang wanita cantik berusia kisaran 23 tahun yah kurang lebih seperti seusia Dev yang memasuki kelas 11 A dengan gaya yang natural namun tetap tidak meninggalkan aura cantik nya. Dav yang saat itu sedang mengobrol bersama sahabat nya pun langsung mengakhiri nya melihat guru nya sudah datang.
" Selamat pagi semua nya." Sapa guru matematika yang bernama Clara Ayunda
" Selamat pagi bu Cla." Jawab para murid kompak.
__ADS_1
" Oh iya anak-anak, ibu akan sampai kan kalau Minggu depan akan di adakan olimpiade untuk matematika, dan untuk yang hari Sabtu ini yang terpilih mengikuti olimpiade baik geografi maupun ekonomi ibu harap kalian harus persiapan diri dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan kalian,paham semua nya."
" Paham Bu Cla."
" Baik lah sampai sini ada yang mau di tanyakan?"
Edo pun menunjuk tangan nya.
" Saya Bu Cla."
" Iya Edo mau tanya apa."
" Gini Bu yang mau saya tanyakan itu apa lokasi nya sama seperti lokasi olimpiade untuk yang terpilih Sabtu nanti?."
" Bagus sekali pertanyaan nya Edo, baik lah mengenai lokasi nya itu memang di tempat yang sama dan di selenggarakan pada hari Kamis depan."
" Bu kira-kira siapa aja yang terpilih mengikuti olimpiade matematika? pasti saya kan Bu, iyalah pasti nya saya dong masa enggak sih." Celetuk Chintya dengan pede nya, sedangkan Dav yang mendengar nya memutar mata nya jengah sementara yang lain bersorak seakan tidak terima.
" Huuuuuuu kepedaan amat si lu Chin...Chin mimpi lu ketinggian baby hahahahaha." Ucap Julia dengan santai nya
" Eleh kalau o'on ya o'on aja keles, masih aja lu ngeles nya kayak bajaj hahaha."
Bu Clara yang melihat perdebatan murid nya pun melerai nya.
" Sudah..sudah.. siapa yang suruh kalian bertengkar!! nanti ibu suruh kalian keluar dan gak ikut pelajaran ibu, ibu kosongkan nilai kalian, mau!!!
" Enggak Bu, maaf Bu maafin saya."
" Ya sudah kalau begitu kita lanjutkan pelajaran kita hari ini mengenai fungsi trigonometri. Dari materi sebelum nya apakah ada yang kurang jelas atau kurang mengerti?"
" Ya sudah ibu akan jelaskan dulu materi mengenai fungsi trigonometri." Bu Clara pun menjelaskan materi mengenai fungsi trigonometri secara detail dan rinci, namun sepanjang Bu Clara menjelaskan Dav tidak konsentrasi dan terus kepikiran dengan jawaban yang ingin di sampaikan sekretaris Irgi kepada nya, bahkan Teguh menegur nya yang sedari tadi termenung, dan Bu Clara pun menegur nya dengan sindiran.
" Pagi pagi kok udah bengong aja ya, apa lagi mikir pacar nya atau apa gitu."
Namun, tidak ada respon dari yang di singgung nya. maka Bu Clara pun menegur Dav yang masih dengan mode santai nya.
__ADS_1
" Dav? hei kok bengong? dari tadi ibu jelasin kamu gak merhatiin ya?" Tegur Bu Clara kepada Dav dan Dav pun tersadar dari lamunannya nya langsung meminta maaf.
" Maaf Bu maaf, saya agak kurang konsentrasi tadi. Maafin saya ya Bu, maaf banget."
" Palingan bengong mikirin pacar Bu." Sambung Chintya
" Berisik lu nyambung aja kayak gledek."
Sontak mengundang tawa semua murid di kelas 11 A.
" Dav... Dav ada ada aja lu munaroh wkwkwkwk." ujar Edo
Sementara Dav hanya cengengesan mendengar nya dan Teguh, Julia bahkan Bu Clara hanya tersenyum menanggapi nya.
" Maka nya lain kali urusan cinta tuh selesaikan dulu,baru bisa fokus belajar nya." Sindir Bu Clara
" Hehehe iya Bu Cla sekali lagi maaf ya Bu."
" Ya sudah kalau gitu kita lanjutkan lagi materi kita hari ini."
" Baik Bu."
Mereka pun kembali melanjutkan kegiatan belajar nya dengan tenang.
" Lu mikir apaan sih Dav, gak biasa nya kayak gitu?" Tanya Teguh yang memang duduk di samping Dav.
" Gw juga bingung guh, yaudah lah kita perhatikan Bu Clara ngajar aja nanti di tegur lagi."
" Oke deh tapi lu utang jawaban ya sama gw."
Dav menanggapi nya dengan senyum samar.
*A*duh apa apaan sih gw kok bisa bisa nya kepikiran sama jawaban yang mau di kasih tau sama sekretaris Irgi!! ihh aneh deh gw.. au ah gelap dari pada gw mikirin Mulu mending gw fokus belajar aja.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Yah Dav nya gak peka guys hihihihi tapi kan yah wajar aja lah nama nya juga ABG, apalagi modelan Dav yang otak nya cuma belajar belajar dan belajar yahh begitu lah