
DETIK DETIK MENGHADAPI UJIAN KENAIKAN KELAS
Tidak terasa perjalanan semester 2 mereka lalui dengan berbagai macam rintangan, bahkan tanpa sadar kini mereka harus di hadapkan kembali dengan penentuan terakhir apakah mereka lanjut ke kelas tertinggi atau tidak? semua itu kembali kepada mereka masing-masing.
Tak ada lagi waktu untuk bersantai ria, jangan kan untuk nongkrong bersama, ekskul saja mereka harus pandai-pandai mencari waktu agar tak bentrok antara belajar dengan kegiatan ekskul.
Sama seperti yang di lakukan oleh Dav dan para bestai nya, mereka selalu kompak dalam hal apapun, bahkan belajar bersama saja mereka selalu kompak.
Saat ini mereka baru pulang dari sekolah hendak pulang, bahkan mereka sudah merencanakan belajar bersama untuk persiapan ujian kenaikan kelas yang akan di selenggarakan 2 Minggu kedepannya.
" Guys gak lama lagi kita bakal menghadapi ujian kenaikan kelas, terus kapan kita mulai belajar bersama nya, mumpung besok kita libur kan kelas 12 Senin lusa ujian." tanya Winda kepada para bestai nya.
__ADS_1
" Iya juga tuh, kita harus banyak persiapan supaya nilai kita bagus dan memuaskan, soalnya gw gak mau nilai gw rendah apalagi gw mau masuk Akmil." Sambung Edo.
Mereka yang mendengar penuturan dari Edo cukup terkejut, pasal nya sebelum nya Edo tidak pernah cerita jika ia akan mengikuti Akmil.
" Lah lu bukan nya mu kuliah di Amerika Do? kenapa mendadak mau masuk Akmil." Tanya Teguh penuh keheranan.
" Awal nya sih iya, tapi setelah gw pikir-pikir lagi gw lebih sreg mau jadi abdi negara."
Dulu memang Edo pernah berkeinginan untuk kuliah di Amerika, tapi setelah ia tau jika sepupu nya seorang polisi, bahkan ia sempat di ajak oleh sepupu nya untuk bergabung saat ia lulus sekolah nanti. Apalagi saat itu juga Edo melihat sendiri bagaimana sepupu nya yang merupakan seorang polisi melakukan latihan pemanasan seni beladiri yang sangat luar biasa, juga tak kalah keren nya lagi sampai latihan menembak pun Edo melihat nya, hal itu membuat jiwa nya ikut terbakar akan semangat nya ingin menjadi seorang abdi negara.
" Iya Do, apapun jalan yang lu pilih semoga itu yang terbaik buat lu kedepannya, kita sebagai sahabat bakal selalu doakan lu semoga sukses dan membanggakan kedua orang tua lu dan kita semua tentu nya."
" Aamiin ya Allah makasih ya Guh semua nya, kalian memang sahabat terbaik gw selama nya, gw berdoa juga semoga kalian sukses dengan cita-cita yang kalian inginkan."
Edo bahagia sekali saat semua para sahabat nya justru mendukung apa yang ia ingin kan, bahkan mereka mendoakan nya agar kelak menjadi orang yang sukses dan membanggakan.
__ADS_1
Tiba-tiba Winda mendekati Edo, tanpa pikir panjang Winda memeluk erat tubuh Edo bahkan tanpa terasa gadis itu terisak entah itu kesedihan atau kebahagiaan. Sedangkan mereka yang paham akan situasi nya memilih untuk menjauh sementara.
Edo yang mendapat pelukan itu cukup terkejut, apalagi mendengar kekasih nya terisak pelan. Edo yang khawatir langsung melepaskan pelukan nya pelan dan menatap gadis manis itu.
" Ada apa? kenapa kamu menangis...hem."
Edo mengusap air mata gadis itu lembut.
" Aku.... hiks...."
...****************...
Ayo kenapa tiba-tiba Winda menangis?
penasaran kan? yuk ikuti terus cerita dua sejoli ini✌️
__ADS_1