
ANTARA BAHAGIA DAN BINGUNG
Setelah penjelasan dari dokter Leon yang merupakan kerabat dekat tuan Hazlan, dokter itupun berpamitan kepada nya undur diri.
" Ya sudah kalau begitu saya permisi dulu."
" Ya terimakasih dok." Jawab tuan Hazlan.
Saat dokter Leon membuka handle pintu kamar, di sana sudah ada empat kurcaci yang sedang berbaris menuju penjelasan dari salah satu antara mereka.
" Dokter gimana keadaan bunda saya dok?" Tanya Dev was was.
Dan yang lain nya tak kalah khawatir sama seperti Dev.
Dokter Leon yang melihat mereka di buat gemas sendiri, bagaimana tidak? mereka empat kurcaci dengan tampang polos nya menunggu penjelasan dari nya sampai melongo.
Hahaha mereka lucu sekali,,,, rasa nya aku tidak tega memberitahukan mereka tapi biar lah Haz yang memberitahukan kepada mereka.
" Nanti akan di jelaskan oleh ayah kalian oke, kalau begitu saya permisi dulu."
Mereka berempat kesal dan dongkol bukan main dengan dokter sialan itu.
" Dasar dokter kampret.... apa susah nya sih tinggal kasih tau aja kok malah di persulit." Ucap bule sableng kesal.
Tak lama tuan Hazlan keluar dari kamar nya dengan raut wajah nya yang terlihat sangat bahagia. Kesempatan itu langsung di tancap gas oleh Dav dengan menghampiri nya.
" Ayah apa kata dokter Leon, bunda sakit apa, bunda gapapa kan yah, terus kondisi bunda gimana yah."
Pertanyaan beruntun dari Dav membuat tuan Hazlan melongo.
" Satu-satu dong nak kalau nanya, itu nanya apa interogasi sih."
__ADS_1
" Ya abis nya nanya sama dokter Leon bikin naik darah turun pup tau gak, bikin emosi berjamaah." Kesal Dev.
Terlihat wajah kesal sangar anak mereka saat di PHP kan oleh dokter Leon.
" Bunda kalian gapapa kok nak,malah justru ayah mau kasih kalian kabar gembira luar biasa."
Rasa bahagia tuan Hazlan tak dapat di bendung nya lagi, bahkan sampai teriak bagaikan orang gila di pinggir jalan saat dokter Leon mengatakan jika istri nya sedang hamil.
" Kabar gembira apa uncle,,, cepat dong kita udah gak sabar ni." Ucap Darrell tidak sabaran.
" Iya ayah udah lah dokter Leon nyebelin jangan lagi aja ayah ikut-ikutan kayak tu dokter." Sahut Irgi.
" Iya,,,, iya ayah akan kasih tau kalian, sabar dong, jadi itu sebenarnya bunda kalian itu sehat aja nak, eh tapi lebih baik kita ngomong nya di kamar aja sambil liat kondisi bunda."
Mereka menurut dengan perintah tuan Hazlan.
" Ayah harap setelah kalian mendengar jawaban dari ayah,,,, salah satu di antara kalian gak ada yang pingsan bahkan kalian semua nya."
Tuan Hazlan terlihat was was, apalagi ia juga takut akan melihat respon anak nya saat tau jika mereka akan memiliki adik lagi.
" Ayah hanya khawatir aja nak apalagi kamu, ayah takut aja kamu syok."
Rasa nya keempat kurcaci ini sudah beruap sangkin kesal nya karena tidak mendapatkan jawaban nya.
" Emang sebenarnya kenapa sih uncle,,, kita udah gak sabar loh, ini uap panas udah sampai di ubun-ubun, jangan aja sampai meledak." Sambung Darrell menahan kesal.
Tuan Hazlan yang melihat ekspresi keempat anak nya ngeri sendiri, pasal nya ekspresi mereka seolah ingin menguliti nya hidup-hidup.
Hih,,,, kenapa mereka seram seram semua ya.
Fiuhh
Terdengar suara helaan nafas yang di keluarkan dari mulut tuan Hazlan, dengan yakin ia akan memberitahukan kepada mereka.
" Jadi sebenarnya bunda kalian itu gak sakit."
__ADS_1
" Iya ayah ku sayang,,,,, terus kalau gak sakit bunda kenapa."
Kali ini Irgi lah yang sudah menahan diri agar tidak kebablasan harus di uji kesabaran nya.
" Sebenarnya bunda kalian itu,,,,, ehmm bunda kalian.....
Astaghfirullah sabar ya Allah. Batin Dev menahan kesal
" Bunda kalian sedang hamil."
" HAAAAAAAHH."
Bruk
Salah satu dari keempat kurcaci itu pingsan karena sangkin terkejut nya.
...****************...
Waduh kira-kira siapa yang pingsan ya?
A. Dev
B. Dav
C. Irgi
D. Darrell
Yuk coba tebak siapa di antara mereka yang pingsan.
Jangan lupa mampir juga di novel kedua ku Antara jarak dan cinta
Ig : @penacantikputri
Terima kasih Bestie
__ADS_1