Happy Story In High School

Happy Story In High School
145. MONICA DI LANDA RINDU BULE SABLENG


__ADS_3


MONICA DI LANDA RINDU BULE SABLENG.



Rindu yang tertahan itu rasanya sangat tidak enak bestie, apalagi sejak awal pertemuan nya dengan seorang pria , Monica selalu teringat wajah pria bule itu.


" Kenapa gw jadi kangen tu bule tampan ya, malah dia kakak sepupu nya Dav pula. Tapi kan Dav udah juga tau kok, masalah nya kenapa gw mendadak kangen gini sih.... please deh, malah akhir-akhir ini dia gak ada kabar, apa dia udah balik ke Paris ya, tapi gw rasa itu gak mungkin deh, kalau pun ia pasti Dav ngasih tau gw, terus dia juga pasti kabarin gw." Ucap ny seorang diri.


Siang hari tepat nya setelah selesai pulang sekolah, Monica lebih memilih untuk mengurungkan diri di kamar, bukan apa-apa. Tetapi hari semakin mendekati ujian kenaikan kelas, maka dari itu ia lebih memfokuskan diri untuk lebih banyak di rumah dan belajar.


Monica berada di balkon kamar nya sambil menikmati es campur yang di buat oleh pelayan rumah nya, rasa nya tak kalah enak dan lezat seperti penjual es campur pada umum. nya. Apalagi cuaca siang hari yang panas dengan di temani es campur dan kue kering coklat, menjadi teman nya untuk kesendirian nya.


Tidak hanya bersantai saja, tetapi Monica juga sambil belajar, karena besok ia ulangan harian pelajaran matematika.


Hingga ponsel nya berdering pesan grup, karena ia sengaja memberikan suara berbeda untuk chat grup, chat pribadi, maupun panggilan grup dan panggilan pribadi ia buat berbeda nada deringnya.


• Pesan grup •


" Hay bestie, besok kita ulangan nya Bu Livy kan? bab nya apa sih gw lupa deh." Pesan grup dari Tere.


Tring


" Besok ulangan nya pembahasan tentang barisan dan deret, soalnya materi kita yang baru itu gak masuk buat ujian kenaikan kelas, kata Bu Livy hanya beberapa soal aja, setau gw sih gitu." Pesan grup dari Dav.


Tring


" Yups betul apa yang di bilang Dav, masa iya sih baru 3 hari yang lalu kita belajar sama Bu Livy lu lupa Re, mikir ayang Mulu sih lu." Balas Teguh dengan emoticon menjulurkan lidah.


" Sorry ya tanpa gw mikirin ayang pun, dia tetap Always In My Heart You Know." Balas Tere dengan huruf kapital.


" Iya deh iya yang bucin nya mas Dante hahahaha,,,, maaassss rindu kamu ummmm." Balas Edo dengan emoticon wajah merah merona.


" Buahahahaha."


" Awokwkwkwkwkwk."


Tak lama pesan grup tersebut telah berakhir, terlintas di benak nya ingin mengirim pesan kepada bule tampan yang sudah membuat nya tak fokus belajar sedari sekolah hingga sampai saat ini.


Ia mencari kontak nama Darrell, ia memberikan nama pria tersebut di kontak ponsel nya dengan panggilan Bule Tampan Gesrek.


• Bule Tampan Gesrek •


" Assalamualaikum kak Darrell, maaf ya aku chat kakak." Dengan emoticon wajah merah.


Semoga aja di balas dia ya Allah Aamiin.


" Ini kan juga jam nya pekerja pulang dari kantor, berarti otomatis kak Darrell juga udah pulang dong." Gumam nya seorang diri.

__ADS_1


Bahkan ia masih membetah di balkon sedari tadi siang. Tanpa ia sadari hari sudah menjelang sore, matahari terbenam tampak begitu indah di balik balkon kamar nya, meskipun tidak seindah di pantai, tapi di balik balkon saja sudah sangat bagus.


....


Seorang pria tampan blasteran Indonesia-Prancis, yang mana saat itu baru saja pulang dari kantor, ia mendapat notifikasi pesan singkat dari gadis yang berhasil membuat nya uring-uringan.


" Assalamualaikum kak Darrell, maaf ya aku chat kakak." Dengan emoticon wajah merah.


Entah sebahagia apa Darrell yang mendapatkan pesan dari gadis itu.


Akhir nya dari sekian purnama, kamu chat aku duluan ehmmmm........ sweet banget sih kamu. Batin nya bahagia.


Lalu ia membalas pesan dari Monica.


" Wa'alaikumsalam iya gapapa kok, kenapa mesti minta maaf, apa kamu membutuhkan sesuatu?" Balas nya tak lupa dengan di tambah emoticon senyum manis.


....


" Wa'alaikumsalam iya gapapa kok, kenapa mesti minta maaf, apa kamu membutuhkan sesuatu?" Balas Darrell dengan emoticon senyum manis.


" Aaaaaa dia balas chat gw, aduh gimana ya gw balas nya, malah gw gak bisa basa-basi pula. Gw takut chat gw terlalu garing nanti bosan dia nya sama gw huaaaaaa gw gak mauuu." Gumam nya pelan.


" Gak ada kok kak, aku cuma mau chat kakak aja. Oiya kak kakak masih di indo kan?"


Tring


" Aku masih di indo kok, kenapa? kamu gak mau ya aku pulang ke Paris Hem Hem." Balas nya menggoda Monica.


Wajah nya memerah saat mendapat balasan pesan dari pria yang sudah membuat hati nya bergetar.


" Ih apaan sih kak, aku nanya doang kok." Elak nya.


Tring


" Jujur aja kali, gak usah gengsi hihihi."


" Ih kakak nyebelin banget deh."


" Hahaha cie ngambek hehehehe, yaudah nanti malam aku video call kamu ya Ca, soal nya aku masih di jalan mau pulang, assalamualaikum."


" Wa'alaikumsalam hati-hati ya kak."


" Iya."


Pesan singkat pun berakhir, tanpa sadar waktu telah menunjukkan pukul 6 lewat lima belas menit. Wajar saja jika jam segini waktu yang sangat padat dan macet bagi pekerja yang batu pulang kerja.


Malam hari nya tepat nya setelah selesai makan malam, Monica kembali ke kamar nya untuk belajar, karena ia besok akan ulangan harian pelajaran matematika.


Saat ini ia tengah fokus belajar hingga panggilan dari Dav tersambung.

__ADS_1


Kringg


" Hallo assalamualaikum Dav, ada apa ."


" wa'alaikumsalam hallo Nic, kaga gw cuma nelpon lu aja, eh btw gimana hubungan lu sama kakak bule sableng gw?"


" Ya biasa aja sih, ngalir aja gw mah Dav, di jalani aja sebagaimana mestinya."


" Semoga aja kakak gw gak PHP in lu ya, awas aja tu bule sableng kalau sampai PHP anak orang, gw gantung tu bule di pohon semangka biar tau rasa." Omel Dav.


" Eh Maisaroh, sejak kapan pohon semangka bisa di jadiin ajang gantungin orang, model pohon nya aja merambat."


Terdengar bunyi tertawa yang sudah pasti dari Dav si ratu nya usil.


" Nanti gw bikin versi pohon duren nya dah wkwkwkwk."


" Hahahaha ngacok lu Jubaedah, eh btw lu udah belajar belum buat ulangan besok?"


" Ini gw lagi belajar, tapi sebenarnya gw udah belajar dari tadi, cuma gw ulangi lagi pelajaran nya biar gampang ingat pas ulangan besok."


" Lu mah enak, udah pinter, jago beladiri, multitalenta lagi." Puji Monica.


" Yaelah lu, semua orang punya kelebihan masing-masing Nic, tapi satu hal yang harus selalu orang lain tau, kalau kita gak boleh iri sama apa yang orang lain punya apalagi rejeki orang lain, kita hebat kita cerdas dengan cara kita masing-masing. Gak semua di patok kan sama pelajaran sekolah aja."


" Iya Dav, thanks ya lu udah banyak banget kasih gw ilmu, lu juga gak pelit sama ilmu yang lu kuasai."


" Kalau gw bisa memberikan yang terbaik, ya kenapa enggak, bagi gw berbagi ilmu itu membuat diri kita bisa merubah pola pikir mereka menjadi lebih baik."


" Iya Dav lu bener."


" Semangat ya bestie gw yakin lu pasti bisa kok, yaudah gw lanjut belajar dulu ya biar besok kita bisa belajar sama-sama, assalamualaikum."


" Iya Dav wa'alaikumsalam."


Tak lama panggilan telepon dari Dav, kini berganti panggilan video call dari Darrell.


Terlihat jelas wajah bule tampan yang berada di balkon kamar nya.


" Assalamualaikum Ica kamu lagi apa."


" Wa'alaikumsalam kak, ini aku lagi belajar buat ulangan besok, kalau kakak lagi apa?" Tanya Monica kembali.


" Aku lagi santai aja kok, eh maaf ya ganggu kamu lagi belajar."


" Enggak kok kak santai aja, lagian aku sambil nyantai juga belajar nya."


Lama mereka berbincang pada panggilan video call, hingga waktu tanpa di sadari menunjukkan pukul 10 malam. Mereka mengakhiri panggilan tersebut dan saling mengucapkan selamat malam.


Uww so sweet.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2