
HAMPIR TERLAMBAT KE SEKOLAH
Tak terasa waktu telah menjelang pagi dan tepat nya waktu menunjukkan pukul 5 menit, dimana para pelayan sudah terbangun dan tidak lupa juga melaksanakan kewajiban nya sebagai seorang muslim untuk melaksanakan ibadah sholat subuh, sama seperti yang di lakukan oleh keluarga Radiansyah tentunya dimana tuan Hazlan sebagai imam sholat dan ikuti oleh bunda Sita, Dev, Dav dan tentunya tak ketinggalan sekretaris Irgi juga yang ikut melaksanakan ibadah sholat subuh secara berjamaah.
Setelah mereka semua telah selesai melaksanakan ibadah sholat subuh,mereka memutuskan untuk melakukan kegiatan nya masing-masing, seperti yang di lakukan oleh tuan Hazlan,Dev dan sekretaris Irgi yang sedang berolahraga di ruangan khusus nge-gym guna untuk tetap terlihat lebih bugar dan semangat. Sementara Dav mengikuti bunda Sita ke dapur untuk membantu membuat sarapan pagi.
30 menit kemudian...
bunda Sita dan Dav pun akhir nya menyelesaikan menu sarapan pagi yang cukup banyak dan di bantu juga oleh pelayan lain nya yang ikut andil dalam membantu menyiapkan bahan dan menyiapkan hasil nya.
" tada... masakan ala bunda dan Davita siap untuk di hidangkan." Dav yang menirukan gaya chef yang sering ia lihat di televisi di kala ada tayangan yang menampilkan seorang chef yang sedang memasak.
" hahaha kamu bisa aja nak tapi kalau di lihat-lihat emang it's so yummy sih, yaudah deh kalau gitu bunda mau mengabadikan nya di sosmed bunda hihihi."
heran gw sama emak jaman sekarang, dikit-dikit posting, dikit-dikit komen hadehh edan.
Tak berselang lama datang lah tuang Hazlan Dev dan sekretaris Irgi yang baru saja berolahraga yang memakan waktu kurang lebih 30 menit.
" selamat pagi istri ku yang cantik dan anak ku yang manis." tuan Hazlan menyapa sang istri dan anak nya tak lupa mencium kening sang istri meskipun ada seseorang yang melihat nya dengan tatapan sinis. Ya siapa lagi kalau bukan 2 bujang lapuk Dev dan Irgi. Dav yang melihat kedua kakak nya yang melihat kemesraan mereka hanya dapat menghela napas.
fiuh... kan gw udah peringatan ke kalian buat cari pacar atau calon istri? tapi masih aja sibuk nya ke berkas terus, ya begitulah resiko nya harus pura-pura sakit mata melihat kemesraan ayah dan bunda.
" bisa gak sih kalian gak usah tebar pesona gitu ke kita, udah tau kita jomblo tapi di panas panaskan, emang kita kompor mau meledak." ucap Dev yang kesal dan cemberut melihat adegan yang bikin sakit mata.
" hahaha maka nya kamu cari calon istri dong kak kan kamu udah dewasa, ayah juga ingin menimang cucu ya kan sayang."
" iya nih kakak kok sensi sih sekarang malah dingin banget lagi sikap nya." bunda Sita yang pura-pura cemberut dan merasa sedih melihat anak lelaki nya yang sedikit berubah menjadi dingin entah sudah beberapa hari ini.
" bunda kok sedih, kakak gak bermaksud begitu kok bund. Maafin kakak ya, kakak gak maksud buat bunda sedih, maaf kakak gak ada niat buat hati bunda sedih." Dev merasa bersalah dengan apa yang di lakukan nya tadi.
" Loh kok kakak mikir nya gitu sih, bunda gapapa sayang, bunda hanya cuma bercanda aja nak."
Sementara sekretaris Irgi sedari tadi hanya melihat percakapan antara bunda, tuan Hazlan dan Dev namun Dav tidak ikut menimpali nya, sama seperti sekretaris Irgi yang hanya memperhatikan nya saja, sekretaris Irgi tidak mau ketinggalan untuk terus memandang wajah manis Dav yang membuat nya tidak karuan.
kenapa makin hari kamu makin cantik aja sih dek manis.... rasa hati ingin memiliki mu begitu besar, tapi apalah dayaku yang belum mampu mengutarakan niat ku untuk meminang mu yang di karenakan di kau masih sekolah... huaaaa mengsedih.
__ADS_1
" sudah-sudah, kenapa pagi hari harus ada adegan melow segala, kan kita mau sarapan bersama, kita harus ada sedih sedihan sih nanti keburu sarapan nya dingin loh." ucap tuan Hazlan yang melihat ada kesedihan di mata Dev dan sang istri.
" kakak, are you oke?" tanya Dav kepada Dev sambil memegang bahu nya.
Dev yang melihat kepedulian adik nya pun memeluk sang adik.
" kakak baik kok dek, terus gimana kelanjutan hubungan kamu sama Irgi." ucap Dev yang masih memeluk Dav dan berbisik ketika membahas mengenai sekretaris Irgi sementara sekretaris Irgi yang melihat Dav di peluk oleh Dev sedikit cemburu dan memalingkan wajah nya .
sial si Dev bikin gw cemburu aja nih orang.
setelah melepaskan pelukan nya Dev pun berjalan menuju meja makan dan di ikuti oleh bunda Sita dan tuan Hazlan, namun sekretaris Irgi dan Dav masih tetap berdiam berdiri di dapur.
" kita sarapan yuk nanti takut kamu terlambat ke sekolah lagi kalau lama-lama." ucap sekretaris Irgi yang berbasa-basi agar bisa bicara dengan Dav.
Dav pun mengiyakan dan berjalan menuju ke meja makan.
Dev membuka tudung saji untuk sarapan pagi pun terkesima melihat menu sarapan yang sangat enak dan tentu nya menyehatkan.
" wah kayak nya enak nih apalagi segar."
" iya dong ini kan masakan Dav sama bunda, iya kan bund."
Irgi yang di goda pun tersipu dan menundukkan kepala nya.
bisa gak sih Dev sehari aja jangan usil, nanti di usulin balik cemberut kayak cewek lagi ngambek.
" kakak mulai deh jahili orang terus, udah yuk kita makan sarapan nya nanti kita keburu telat ke kantor nya." tegur tuan Hazlan yang selalu pusing melihat keusilan Dev.
" hehehehe iya ayah."
mereka pun sarapan bersama.
Tak terasa waktu menunjukkan pukul 6 lewat 15 menit, hal itu di sempatkan untuk Dav mandi dan sekitar 15 menit Dav pun keluar dari kamar mandi dan memakai pakaian sekolah dan tak lupa juga parfum yang ia semprotkan juga sedikit olesan lipbalm dan polesan bedak tipis agar tidak terlihat pucat.
Setelah selesai semua kemudian Dav keluar dari kamar nya untuk menuju lantai dasar.
Ting
terbuka lah pintu lift. Saat Dav akan bergegas untuk berangkat sekolah dan tak lupa juga berpamitan kepada bunda dan tak lupa juga ayah nya. Setelah sampai di garasi Dav mengeluarkan motor kesayangan namun di cegah oleh sekretaris Irgi.
__ADS_1
" loh kak Irgi, ada apa." tanya Dav yang sedang terburu-buru karena jam sudah menunjukkan pukul 6 lewat 45 menit.
" biar kakak aja yang antar kamu ke sekolah, soalnya hari ini ayah sama Dev ada berpergian di luar kota dan mungkin pulang nya besok pagi maka dari itu kakak di suruh ayah buat antar kamu ke sekolah."
" gak usah kak, Dav berangkat sendiri aja lagian kan kak Irgi juga harus ke kantor."
" tapi kan kita searah, maka nya kakak antar kamu sekalian, mau ya."
akhir nya nya Dav pun berangkat ke sekolah dengan sekretaris Irgi dan sepanjang perjalanan mereka hanya diam tanpa ada yang mau memulai untuk berbicara
kenapa gw secanggung sih astaghfirullah gimana kalau seandai nya malam pertama hualawalawala. ~Dav~
kenapa sepi gini sih suasana, berasa lewat kuburan aja malah si eneng diem diem bae,kan abang jadi bingung. ~sekretaris Irgi~
selang berapa lama kemudian sekretaris Irgi memulai percakapan nya.
" Dav, kapan waktu olimpiade geografi nya di laksanakan?"
" palingan pagi gitu sih kak sekitar jam 10 gitu lah kadang juga siang, emang ada apa ya kak."
" gapapa kok rencana nya kakak mau lihat kamu lomba, boleh kan."
" ya boleh lah kak masa iya sih gak boleh hihihi."
sangkin asik nya mereka ngobrol tanpa menyadari waktu menunjukkan pukul 7 lewat 15 menit dan hanya tersisa 15 menit lagi, sontak membuat Dav panik kemudian sekretaris Irgi pun melajukan mobil nya hingga sampai di depan halaman sekolah pada pukul 7 lewat 25 menit dan tersisa 5 menit lagi.
" terima kasih ya kak udah anterin Dav, kalau gitu Dav masuk dulu ke kelas takut telat assalamualaikum." Dav berpamitan kepada sekretaris Irgi dan tak pula mencium tangan nya.
Masya Allah kalau gini terus mana bisa tahan. Abang pengen aja nikahin eneng, tapi apalah dirimu yang masih sekolah hum.
" wa'alaikumsalam iya sama-sama."
kemudian sekretaris Irgi melajukan mobil nya menuju ke perusahaan HAZARD GROUP.
...****************...
untuk semua nya othor mengucapkan selamat tahun baru 2022 semoga tahun ini menjadi lebih berkah dan tentu nya menjadi awal aku berkarya sebagai penulis Aamiin 🤲 semoga impian ku menjadi seorang penulis akan terkabul dan karya tulis aku di sukai banyak orang.
jangan lupa untuk sematkan like, komen, dan vote cerita nya terima kasih 🙏
__ADS_1