
NIAT MULIA
Pagi hari di mana cuaca cerah menyelimuti atmosfer bumi, keluarga Radiansyah sudah bangun sedari subuh tadi menjalankan ibadah sholat subuh berjamaah.
Saat ini mereka sedang melakukan jogging di sekitaran depan rumah nya, para tetangga kasak kusuk menyapa mereka sopan.
" wah ceria sekali tuan dan nyonya di pagi hari ini." sapa salah satu tetangga nya.
" iya Bu kami biasa lah kalau tidak ada aktivitas padat kami jogging bersama." ucap bunda Sita.
" wah kalian keliatan awet muda ya padahal anak anak udah dewasa semua, kayak berasa muda lagi ya nya."
" hahaha Alhamdulillah makasih loh bu ya sudah kami duluan ya Bu, mari."
" oh iya nyonya tuan semua nya mari."
keluarga Radiansyah kembali melanjutkan Jogging nya hingga mereka kembali ke kediaman nya, tak terasa waktu menunjukkan pukul tujuh lebih tiga puluh menit.
" bund ayah Dav mau jemput Winda ya pake mobil sol ny kan udah pasti Winda bawa pakaian." pamit Dav kepada kedua orang tua nya.
" biar kakak antar aja dek sekalian kakak juga mau jemput Clara buat tidur di sini, biar besok nya biar berangkat sama sama." ucap Dev
" iya nak apa yang di katakan kakakmu ada benar nya ya sudah kalian hati hati ya di jalan."
" iya bund ayah kami pamit assalamualaikum."
" wa'alaikumsalam."
" nak kamu gak ikut Dev dan Dav." tanya tuan Hazlan.
" gak ah yah Irgi di rumah aja sekalian packing barang buat besok."
__ADS_1
" kenapa gak minta tolong sama pelayan aja nak." ucap bunda Sita.
" gapapa kok bund Irgi bisa sendiri, kalau soal ini mah Irgi bisa."
" nak." panggil tuan Hazlan.
" iya ayah."
" sekarang nasib kita berempat sama ya nak, sama-sama di tinggalkan kedua orang tua kita, tapi sampai kapan pun baik kamu ayah bunda dan Winda adalah keluarga nak, sahabat Dav berarti juga adik kamu dan saudara kamu. kamu dan Winda memiliki nasib yang sama nak, ingat akan satu hal nak, sampai kapanpun kamu adalah anak ayah dan bunda. Winda juga sudah ayah anggap seperti anak ayah dan bunda sendiri." jelas tuan Hazlan
" iya benar nak apa yang di katakan oleh ayah mu, biarpun kami bukan orang tua kandungmu, ketahuilah bahwa kami sangat menyayangimu seperti darah daging kami sendiri, begitupun dengan Winda."
tes
tak terasa air mata itu mengalir di pelipis mata Irgi, ia bahkan sesugukkan menangis dan memeluk tuan Hazlan. Sementara tuan Hazlan sendiri memberi nya ketenangan dan ketegaran untuk nya, bunda juga mengusap punggung nya juga ikut meneteskan air mata nya.
" hiks hiks hiks terima kasih ayah bunda, kalian begitu baik sama Irgi bahkan Irgi sendiri merasa bahwa kalian seperti orang tua kandung ku sendiri hiks... tidak ku sangka nasib ku juga ternyata ada di sahabat Dav, bahkan ia jauh lebih kuat dari Irgi, terima kasih kalian begitu menyayangi Irgi tanpa pilih kasih atau membandingkan satu sama lain." ucap Irgi dengan melepaskan pelukan nya dari tuan Hazlan, tun Hazlan lantas menghapus air mata Irgi juga menegarkan dirinya.
" sama sama nak, karena bagi kami kalian lah harta berharga tak kan pernah tergantikan oleh apapun."
Sementara di kediaman rumah Winda.
sesampai nya Dav dan Dev di rumah Winda, mereka pun akhir nya mengetuk pintu orang nya sekedar memanggil nya.
tuk tuk tuk
" assalamualaikum Winda."
setelah terbuka pintu nampak lah Winda yang sudah mandi dengan handuk yang dililitkan ny di kepala.
" wa'alaikumsalam eh Dav dan kak Dev ada apa pagi pagi ini kalian datang, ayo silahkan masuk."
mereka berdua pun masuk ke dalam rumah sederhana yang terasa nyaman dan nampak indah.
" oh iya aku mau kasih tau kamu win kalau kamu menginap di rumah ku, karena Edo kita dan semua nya akan berangkat berlibur."
__ADS_1
" tapi Dav aku malu dan gak enak hati."
Dev pun akhir nya turun tangan menjelaskan kepada Winda dan akhir nya Winda pun menyetujui nya dan menyiapkan beberapa keperluan nya selama di luar kota, sementara Dev meminta kepada Dav untuk membantu sekalian ia juga menjemput Clara dan kembali ke sini kurang lebih 30 menit lama nya.
Mobil Dev melaju dengan kecepatan sedang menuju ke kediaman rumah Clara yang sebenarnya tak jauh dari kediaman Winda, hanya perlu waktu 15 menit saja akan sampai ke tujuan nya.
Sesampai nya Dev di depan rumah Clara, ia mengetuk pintu rumah nya sembari mengucapkan salam. Tak lama seseorang membukakan pintu dan menyahuti sapaan salam tersebut
wa'alaikumsalam siapa ya.
saat membuka pintu nya, Clara cukup terkejut karena yang ia lihat adalah laki laki yang ia cintai semasa SMA dulu.
" Deva tumben kamu pagi pagi datang ke rumah, ada apa ini?"
" maaf sebelum nya Ara aku ganggu kamu, aku datang ke sini karena ayah dan bunda menyuruh ku dan Dav jemput kamu dan Winda agar menginap di rumah kami, soal nya esok hari nya kami semua akan berangkat berlibur, apa kamu sudah siap?"
" wah benarkah oh baik lah kalau begitu aku akan menyiapkan beberapa perlengkapan nya dulu."
Clara pun akhir nya menyiapkan semua nya dan di bantu oleh Dev sendiri sembari berbincang untuk mengusir rasa jenuh, hingga di kala semua nya siap mereka pun berangkat menuju kembali ke rumah Winda untuk menjemput adik nya dan juga Winda sendiri.
Sesampai nya ia di rumah kebesaran keluarga Radiansyah, mereka di sambut hangat dan suka cita oleh bunda Sita dan tuan Hazlan sendiri juga Irgi tentu nya.
" wah kalian sudah datang ya rupa nya Alhamdulillah kalau semua nya sudah kumpul kalau gitu besok nya kita persiapkan diri untuk berangkat berlibur bersama." ucap tuan Hazlan.
" iya nak akhir nya kalian datang juga, oiya kalian udah pada sarapan belum ini, ayo kalau gitu kita sarapan sama sama dulu biar kita semua fit oke."
Mereka menuju ke meja makan dan sarapan pagi bersama, dengan di penuh hikmah mereka menyantap sarapan tersebut hingga tandas tak tersisa.
Selepas itu mereka kembali pada kegiatan mereka masing masing, namun untuk Winda yang notabene nya wanita mandiri pun membantu pelayan membersihkan sisa sarapan pagi.
" permisi Bi boleh saya bantu." sapa Winda kepda Apara pelayan.
" walah gak usah nona ini memang sudah tugas kami."
tak lama Dav menghampiri Winda yang ada di dapur dan mengatakan nya bahwa tak perlu membersihkan nya karena sudah ada pelayan, dan pada akhir nya mereka meninggalkan dapur dan mengajak Winda ke basecamp belakang rumah.
__ADS_1
...****************...