Happy Story In High School

Happy Story In High School
69. MEMBUAT RENCANA LIBURAN


__ADS_3


MEMBUAT RENCANA LIBURAN



Hari penuh menegangkan sudah mereka hadapi, bahkan mereka semua telah menikmati hasil nya. Ya saat ini dengan perasaan amat bahagia Dav bersama para sahabatnya mendapatkan nilai yang sangat memuaskan, terlebih Dav yang memecahkan rekor baru yang mana ia mendapat nilai hampir mendekati sempurna, bahkan kalau dalam persenan bisa berkisar 97% tidak kebayang betapa cerdas nya ia.


Bahkan tak hanya Dav saja yang merasakan kebahagian itu dengan nilai memuaskan nya, bahkan Edo dan Teguh yang notabene nya saingan berat Dav juga tak kalah memuaskan bahkan nilai mereka juga tak kalah hampir mendekati sempurna, jika di kisarkan sekitar 93-94% nilai keseluruhan mereka.


Saat ini mereka berencana akan ke rumah Dav dan nongkrong di basecamp belakang rumah nya, karena mereka ingin membahas tentang rencana liburan semester ini. Di satu sisi Teguh dan keluarga akan berlibur ke Amsterdam sembari menjenguk sang grandma dan grandpa, namun di sisi lain ia juga ingin liburan bersama sahabatnya apalagi ia ingin lebih dekat dengan Vivian, si ayang.


Sesampai nya mereka di rumah kebesaran keluarga Radiansyah, mereka di sambut hangat oleh para pelayan dan tak lama kemudian suara mobil pun terdengar dan sudah pasti itu suara mobil ayah nya yang telah pulang bekerja.


tumben ayah udah pulang.


Tuan Hazlan beserta kedua putra nya masuk ke dalam rumah, ia melihat ada sahabat anak nya bahkan ia juga melihat sahabat anak nya memegang piala dan penghargaan.


wah bukan nya itu piala dan piagam penghargaan ya, ternyata mereka cerdas juga.


tuan Hazlan dan kedua putra nya menghampiri mereka yang sedang berbincang dengan pelayan, karena ia juga baru pulang sekolah.


" assalamualaikum semua."


Mereka yang mendengar suara salam dari seseorang pun menoleh dan melihat siapa seseorang tersebut, rupa nya adalah tuan Hazlan dan kedua kakak nya Dev dan Irgi yang sedang tersenyum kepada mereka.


" wa'alaikumsalam." ucap Dav dan semua sahabat nya dan tak lupa mencium tangan nya.


" ayah tumben pulang nya cepat, ini kan masih jam 2 siang." ucap Dav sembari melirik jam dipergelangan tangan nya.


" iya nak ayah sama kakak kakak mu ini memang sengaja pulang cepat, karena kita akan mengadakan liburan esok lusa."


jleb

__ADS_1


Pupus sudah harapan Dav ingin liburan bersama sahabatnya, ia padahal tidak berharap liburan terlalu jauh hingga luar negeri, karena ia tau kalau tuan Hazlan pasti akan memboyong anggota keluarga nya berlibur ke luar negeri.


Irgi yang merasa aneh dengan ekspresi Dav yang tidak biasa nya mendadak bingung sendiri, pasal nya ia jarang melihat ekspresi sedih Dav seperti ini. Bahkan tuan Hazlan juga dapat merasakan suasana nya berubah drastis setelah perubahan wajah anak nya yang mendadak mendung.


" kamu kenapa nak apa ayah salah bicara, apa ada hal yang membuat kamu tersinggung nak." tanya tuan Hazlan.


Dengan senyum ramah Dav hanya mampu menjawab seadanya saja.


" Dav gapapa kok yah."


Dev baru memahami apa yang adik nya rasakan karena ia juga pernah mengalami hal yang sama.


kamu pasti ini berkumpul bersama sahabat kamu kan dek, kakak paham banget keliatan dari ekspresi kamu yang mendadak mendung gitu.


ia juga melihat piagam penghargaan di tangan adik nya bahkan ada 2 piala dan 2 penghargaan.


" wah gimana sama hasil raport nya dek, apa memuaskan nilai nya?" tanya Dev


tiba tiba Dav kembali ceria setelah Dev sang kakak bertanya kepada nya perihal hasil kerja keras mereka, sementara sahabat nya memperhatikan nya.


" wah benar kah, wah selamat ya dek kamu memang kebanggaan kakak." ucap Dev memberikan selamat kepada sang adik dengan sebuah pelukan hangat, tuan Hazlan yang melihat nilai hasil ujian sang anak dari raport nya sontak terkejut bukan main, apalagi sang putri memang memiliki kecerdasan di atas rata-rata.


" Masya Allah nak nilai kamu hampir sempurna loh sayang ya Allah, kamu hebat sekali nak bahkan gak ada nilai 8 nya sama sekali, kamu memang luar biasa nak bangga ayah sama kamu, wah kalian juga hebat bahkan berkat kalian juga lah rekor nilai ini terpecahkan."


Irgi yang juga melihat nilai hasil ujian Dav dari raport nya sangat takjub, apalagi tidak ada nilai yang cacat sedikitpun.


wah ternyata dia jenius banget kalah aku sama adek manis, wah ini mah otak nya kelas di atas rata-rata.


Kemudian tuan Hazlan juga melihat hasil nilai sahabatnya, decak kagum tak henti dari nya karena ia hampir frustasi melihat kecerdasan anak dan juga sahabatnya yang memang memiliki otak yang encer.


" kalian hebat sekali ya pasti ini saingan berat kan buat kalian, paman harap kalian tetap terus berusaha bahkan kalau bisa kalahkan Dav anak paman agar dia bisa merasakan juara 2-3 gitu jangan satu terus hehehe." ucap tuan Hazlan


boro boro mau ngalahin Dav paman, dia aja daya ingat nya bagaikan Albert Einstein, apalagi kalau soal hitungan beh udah makanan sehari-hari dia. Batin Edo.

__ADS_1


saya gak bisa berharap lebih paman karena saya tau Dav salah satu lawan paling tangguh, apalagi ia di juluki siswi jenius di sekolah. batin Teguh.


Tak lama kemudian bunda datang dari lift karena ia ingin ke dapur dan mendengar suara dri ruang tamu, dan besar saja sudah ada anak dan sahabat nya juga sang suami juga kedua putra nya.


" loh kalian udah dari kapan sampai rumah, maaf ya bunda baru turun soal nya bunda ketiduran capek banget." ucap bunda merasa bersalah.


" iya gapapa kok bund kalau capek ya istirahat lah jangan di paksakan kehendak sesaat bund yang anda nanti bunda sakit." ucap Irgi dan di setujui anak dan suami nya.


" eh ada kalian juga wah itu apa yang ada di tangan kami nak Edo, apa piala penghargaan dan piagam?" tanya bunda Sita kepada Edo.


" iya tan ini piala sama piagam penghargaan saat pembagian raport tadi pagi, terus kami ke sini mohon maaf Tante sebelum nya kalau lancang."


" wah kamu hebat sekali nak, udah gapapa malah Tante senang kalau kalian semua main kesini, Tante gak pernah melarang kalian untuk main ke sini karena pintu rumah ini terbuka lebar untuk kalian juga."


" iya Alhamdulillah Tan makasih banyak sebelumnya atas ucapan nya, dan saya mewakili yang lain juga sangat berterima kasih karena sudah boleh main ke sini, walapun sifat saya yang kadang nyeleneh."


" gapapa Do namanya juga anak muda, kakak bisa paham kok apa yang kalian rasakan." ucap Dev.


bunda juga melihat piala dan piagam penghargaan yang berada di tangan Putri nya, ia sangat bahagia memiliki anak sebaik, secantik dan secerdas Dav. Bahkan Dev dan irgi juga tak kalah jenius nya seperti Dav.


" yaudah yah bund kalau gitu Dav ke belakang rumah ya sekalian kami mau nyantai di sana." ucap Dav.


" iya tapi kamu ganti baju dulu oh iya nanti bunda suruh pelayan buatkan kalian makanan dan air yang segar buat teman ngobrol kalian."


" makasih ya bund."


" sama sama nak."


setelah mereka pergi tuan Hazlan dan kedua putra nya juga ingin seperti Dav.


" bund kakak sama ayah dan Irgi juga capek nih mau cemilan sama air yang segar segar juga." ucap nya memohon.


" nanti bunda siap kan untuk kalian, ya sudah kalian duduk lah di sofa biar bunda siapkan."

__ADS_1


" baik bund." ucap mereka serempak.


...****************...


__ADS_2