Happy Story In High School

Happy Story In High School
143. ALDRIC FAMILY KEMBALI KE PARIS


__ADS_3


ALDRIC FAMILY KEMBALI KE PARIS



Tak terasa sudah mendekati 3 Minggu lama nya Aldric family berada di Indonesia, kini giliran saat nya mereka harus kembali ke negara mereka yaitu Prancis.


Pada pukul 8 malam mereka berdua telah mempacking barang mereka untuk keberangkatan nya ke Paris pada esok pagi tepat nya pukul 7 pagi. Sedangkan putra satu-satunya mereka masih tetap berada di Indonesia dalam beberapa waktu yang belum bisa di tentukan. Entah apa yang di kerjakan oleh putra nya hingga masih betah berlama-lama di Indonesia.


" Sayang apa kamu yakin masih ingin di sini?" Tanya Ayara kepada putra nya.


" Iya mom, ada beberapa urusan yang harus aku selesaikan sebelum kembali ke Paris." Jawab Darrell.


" Biarin aja kali kak, palingan dia masih merindukan suasana indo, waktu itu kan dia ke sini waktu usia nya masih anak-anak, lagipun juga di sini kan ada Dev, Dav dan Irgi jadi dia gak kesepian, kalau di sana kan dia sendiri apalagi Yvone udah gak tinggal serumah lagi sama kalian" Sambung tuan Hazlan.


" Benar kak biarkan lah Darrell di sini kalau perlu menetap saja di sini, ya kan nak." Bunda Sita meminta pendapat kepada Darrell agar mau menetap di Indonesia.


" Mau banget aunty mau,,,mau,,,mau." Ucap Darrell semangat.


Sementara Dav, Dev dan Irgi mengamati membicaraan mereka sambil duduk di sofa menikmati coklat panas.


Eleh palingan juga gak bisa jauh-jauh dari ayang Monica,,,cih dasar bule Soak. ~ Dav ~


Gak yakin gw sama ni bule, pasti ada maksud terselubung. ~ Irgi ~


Dasar bule sableng paling juga ada yang di incer, eh ada udang di balik bakwan. ~ Dev ~


Mereka bertiga menatap Darrell dengan tatapan mengintimidasi seolah curiga dengan gelagat Darrell.


" Kak Darrell pasti ada udang di balik bakwan ya kan hehehehe ayo ngaku kak." Ucap Dev dan di setujui oleh Dav dan Irgi bersamaan.


Entah sudah semerah apa wajah Darrell, ia merasa salah tingkah saat Dev melayangkan pertanyaan yang membuat nya tak dapat berkata.


" ehmm,, ee itu ee anu ee apaan sih kamu Dev, sok tau banget." Ucap Darrell gugup.


" Ngeles aja lu kak kayak bajaj." Ucap Dav


" Hahaha palingan juga gak bisa jauh dari ayang, nanti bilang nya gini,,, ekhm aku lemes banget gak bisa jauh dari ayang wkwkwk." Irgi yang tak kalah jahil nya pun mengejek Darrell yang wajah nya sudah seperti kepiting rebus.

__ADS_1


Sementara orang tua mereka hanya menggelengkan kepalanya sudah merasa tak heran lagi melihat kelakuan gesrek anak mereka.


Aku ngidam apa sih kok bisa ya anak ku begini. Ucap bunda Sita dalam hati.


Sedang kan Dav Dev dan Irgi tertawa terbahak-bahak dengan guyonan mereka. Bahkan meja yang ada di depan mata nya jadi sasaran pukulan untuk meluapkan kelucuan mereka bertiga.


Tuan Hazlan bahkan sampai mengelus dada melihat sifat gila anak mereka.


Astaghfirullah anak ku kenapa ini Gusti nur agung, kenapa mendadak kayak murid nya reog semua 😭. Batin tuan Hazlan.


" Hush udah udah jangan ngejek kakak mu terus dong, kasian loh nanti dia nangis minta es krim lagi wkwkwkwk." Sambung Daddy Aldric yang secara tak langsung mengejek putra nya juga.


Bhuahahahaha


Seluruh ruangan keluarga penuh dengan gelak tawa anak dan paman, bahkan bunda Sita juga reflek tertawa. Tapi tatapan tajam keluar dari aunty Ayara kepada sang suami tentu nya.


" Sayang udah dong, kasian loh anak mu. Malah di ledekin lagi sih kamu mah." Ucap Ayara kesal.


" Ish kalian rese banget sih, udah ah males aku mau naik ke atas, males ngomong sama kalian Wek." Darrell yang merajuk dan menjulurkan lidahnya, karena di ejek adik sepupu nya ia memilih untuk menuju ke kamar nya yang berada di lantai 3.


" Yahhhh gak asik ah kak Darrel masa gitu aja ngambek sih, emang situ anak perawan apa pake ngambek segala, gak cocok kak. Jangan di masukin ke hati tapi masukin ke lubang buaya aja mana tau buaya nya butuh makan." Ucap Dav nyeleneh.


" Tapi aku ngantuk banget, aku capek belum lagi tadi lembur, yaudah ya aku naik duluan ke atas." Darrell tetap kekeh ingin naik ke atas menuju ke kamar nya.


Darrell melangkah ke arah lift untuk menuju kelantai 3. Sementara Dav Dev dan Irgi terdiam sejenak, kemudian ia juga memilih untuk kembali ke kamar mereka masing-masing.


" Ayah bunda aunty uncle kami bertiga juga mau kembali kamar juga ya, bye semuanya." Ucap Dev beranjak dari sofa dan di ikuti oleh Dav dan Irgi yang juga ingin kembali ke kamar mereka.


Keempat orang yang ada di ruangan keluarga melongo tak menduga jika aksi pengejekan sesama saudara berakhir garing.


" Hah... kok gitu ya ending nya." Ucap Ayara tanpa ia sadari.


" Iya kak, berasa kayak nonton sinetron yang bertunda." Sahut tuan Hazlan.


" Bukan yah tapi berasa nonton sinetron yang mendadak iklan." Sambung bunda Sita.


" Anak jaman sekarang emang gitu ya kelakuan nya, kadang gokil kadang garing, jadi bingung sendiri."


Para orang tua bingung dengan keempat anak mereka, entah angin apa atau syaiton apa yang merasuki mereka.

__ADS_1


Di kamar pria blasteran Indo-Prancis, Darrell mencoba hanya sekedar untuk menyapa gadis yang tempo hari nyaris ia celakai.


" Gimana ya, aduhhh kok gw jadi berasa kayak anak ABG baru kenal cinta sih." Gumam nya, saat itu ia berada di balkon kamar nya sembari menikmati secangkir kopi susu dan menikmati keindahan malam hari yang di penuhi oleh bintang di langit.


" Chat dia gak ya, tapi takut ganggu dia istirahat, yaudah lah mending gw tidur aja mana tau besok ketemu dia hehehe." Gumam nya.


Ia beranjak dari balkon dan menuju ke ranjang dan mengistirahatkan diri. Hingga akhirnya hawa kantuk mendatangi nya dan ia pun terlelap begitu tenang.


Keesokan hari nya, tepat pada pukul 7 sesudah sarapan pagi, Daddy Aldric dan mommy Ayara telah mempersiapkan segala keperluan nya untuk berangkat ke bandara dengan tujuan ke Prancis. Sudah terlalu lama Daddy Aldric meninggalkan pekerjaan nya di sana selama ia di Indonesia, untung nya ia memiliki asisten pribadi yang sangat cekatan dan mampu menghandle semua pekerjaan nya.


Sesampai nya di bandara Soekarno-Hatta, pelukan hangat dari mommy Ayara kepada Darrell seolah mereka tak ingin berpisah, tapi apa boleh buat, Darrell masih nyaman berlama-lama di Indonesia.


" Jaga diri mu son, mommy akan selalu menyayangi mu nak." Ucap mommy Ayara setelah melepaskan pelukan nya kepada Darrell.


" Tentu mom, mommy gak perlu khawatir kan ada aunty Sita sama uncle Hazlan. Lagipun kan aku pasti bisa jaga diri aku sendiri." Jawab nya sambil tersenyum.


Kemudian Daddy Aldric memeluk tubuh putra nya penuh kasih sayang.


" Jaga dirimu baik-baik son, Daddy tunggu kamu kembali bersama pasangan mu kelak." Dengan sedikit godaan Daddy Aldric mengubah suasana agar tidak terlalu melow.


" Siap dad, Daddy dan mommy juga jaga kesehatan kalian."


Mereka berdua menanggapi nya dengan anggukan.


" Kak hati-hati di jalan ya." Tuan Hazlan memeluk sang kakak perempuan nya.


" Iya. Kakak titip anak ku ya Tam."


" Pasti lah kak Darrell kan putra ku juga, oiya 15 menit lagi kalian berangkat." Tuan Hazlan melihat pergelangan tangan nya melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 7 lebih 45 menit.


" Ya sudah kalau begitu kami pamit ya assalamualaikum." Ucap Ayara kepada semua nya, hanya saja Dav,Dev dan Irgi tak dapat mengantarkan nya karena Dav sekolah, sedangkan Dev dan Irgi ada meeting yang tidak bisa mereka tinggalkan.


" Wa'alaikumsalam."


Aunty Ayara dan Daddy Aldric menuju ke ruangan tunggu, Dimana waktu take off pada jam 8 tepat.


...****************...


Titi DJ aunty Ayara dan Daddy Aldric 🎉

__ADS_1


__ADS_2