
MAKAN BERSAMA PENUH DRAMA KOREA
Terkadang rasa lelah itu wajar ketika bekerja, apalagi pekerjaan itu memang harus menguras isi kepala juga tenaga fisik. Namun semangat dan cuan yang besar itu lah yang membuat mereka bekerja begitu ekstra gila nya, bahkan mereka tak memikirkan kesehatan yang ada pada tubuh mereka. Padahal yang nama nya kesehatan itu adalah hal terpenting dan utama seseorang bisa mengawali hari nya dengan kegiatan seperti bekerja tentu nya. Sebesar apapun uang yang menjanjikan, utama kan lah kesehatan dan istirahat lah sejenak jika tubuh memang membutuhkan waktu nya beristirahat.
Clara yang sudah paham dengan apa yang Dev ajarkan pagi tadi mengenai tugas sekretaris, ia begitu cepat tanggap dengan apa yang Dev jelaskan, maka Dev tak perlu khawatir dengan Clara yang kurang paham. Karena Clara yang notabene mantan guru dan lulusan terbaik Stanford university dengan gelar cumlaude, apalagi otak nya yang jenius membuat nya menjadi cepat tanggap, bahkan Dev sangat kagum dengan apa yang Clara kerjakan padahal ia saja butuh waktu kurang lebih sebulan untuk pahami urusan perusahaan yang suatu saat ia akan menjabat sebagai Presiden Direktur, dan untuk saat ini ia menjabat sebagai wakil Presdir. Sangkin kagum nya ia dengan cara kerja Clara ia pun sampai lupa akan tugas nya di ruangan nya yang juga menumpuk dan terus melihat kinerja Clara yang sangat bagus bahkan lebih bagus dari Elva sang sekretaris nya dulu.
Saat itu juga Dev sedang sibuk nya melihat mengecek beberapa berkas yang harus ia cek ulang agar tidak terjadi kesalahan yang berakibat fatal. Sesekali ia juga melihat jam yang ada di pergelangan tangan nya dan menyamakan di sisi rak buku tempat jam besar itu berada.
udah mau masuk jam istirahat, bentar lagi deh 5 menit gw siapin baru deh samperin ayang beb Ara.
....................
Sementara di rumah kebesaran keluarga Radiansyah bunda Sita begitu sibuk nya membuat makan siang untuk sang suami tak lupa juga untuk anak-anak nya yang juga bekerja di sana, setelah siap semua ia pun bergegas bersiap siap untuk pergi ke perusahaan Hazard Group untuk mengantarkan makan siang suami dan anak nya.
Bunda yang sudah dalam perjalanan menuju perusahaan dengan supir pun tak lupa mengirim pesan kepada sang suami bahwa ia akan ke sana membawa makan siang.
my hubby ❤️
ayah sayang, bunda lagi di jalan nih bawakan bekal makan siang buat ayah sama anak-anak juga.
Di ruangan Presdir, tuan Hazlan tak henti nya tersenyum malu dengan pesan yang di terima nya dari istri tercinta.
ih gemes deh... kalau gini terus rasa nya aku mau nambah anak lagi ahayyy... batin tuan Hazlan yang senyum senyum sendiri, lalu ia membalas pesan WhatsApp dari sang istri.
my istri terlope Lope ❤️
iya sayang ayah tunggu ya, jangan lama-lama oke. Aku udah gak sabar ni mau di suapin ayang beb hihihi ( emoticon cium)
bunda yang mendapat pesan dari sang suami pun tersipu malu.
" dasar udah tua tapi masih aja manja hihihi."
tak lama kemudian bunda pun sampai di perusahaan Hazard Group, ia pun berjalan menuju lobby dan di sambut hangat oleh seluruh karyawan karena mereka tau jika ia adalah istri dari tuan Hazlan Presiden Direktur Hazard Group.
" selamat siang nyonya muda." ucap mereka serempak
" siang semua nya .... mari."
" iya nyonya muda."
__ADS_1
Banyak yang menatap kagum istri dari Presdir ini, bagaimana tidak. di usia nya yang sudah kepala 4 tapi wajah nya bak usia 25 tahun membuat nya awet muda dan cantik.
wah cantik banget nyonya muda ya, padahal udah kepala 4 tapi berasa kayak mahasiswa, kayak nya kita gak pantes deh bilang dia nyonya besar berasa tua banget gitu apalagi muka nyonya muda kan cantik gitu awet muda lagi. ucap salah satu karyawan yang menatap kagum bunda Sita
hus nanti kamu di tendang dari Perusahaan loh sama tuan Hazlan, kamu kan tau sendiri gimana bucin nya tuan kalau udah sama istrinya. ucap salah satu rekan kerja nya yang mengingatkan teman nya.
Sementara bunda sudah sampai di lantai yang ia tuju dengan lift khusus Presdir tentu nya. ia berjalan menyusuri lorong yang sepanjang jalan mata nya di manjakan dengan keindahan lorong yang di design sangat menarik, ia juga melihat Clara yang sedang serius nya bekerja tanpa tau ada calon mertua datang menghampiri nya.
" assalamualaikum nak." sapa bunda.
Clara pun mendongak dan melihat siapa yang menyapa nya dan ternyata bunda Sita, bunda nya Dev.
" eh Tante wa'alaikumsalam Tante apa kabar." ucap Clara yang mengakhiri kerja nya dan mempersilahkan bunda duduk namun bunda menolak nya dengan halus karena ia juga akan masuk keruangan suami nya.
" Alhamdulillah Tante baik kok sayang, kamu sekarang kerja di sini nak, Tante gak tau loh kenapa kamu gak cerita sama Tante."
" iya tan soal nya Ara juga udah lama juga mau kerja di sini tinggal nunggu time tepat nya aja dan sekarang Alhamdulillah baru bisa."
" oh gitu yaudah yuk ikut Tante makan siang di ruangan paman kamu, sekalian kita ngobrol ngerumpi no secret hihihi."
" eh gimana ya tan tapi Ara gak enak masa iya sih numpang makan siang sama Tante dan lain nya." tolak Clara yang merasa tidak enak harus bergabung makan siang bersama.
" loh kok kamu ngomong nya gitu sih nak, apaan sih gak ada ya istilahnya numpang loh kan Tante memang mau kamu ikut juga makan siang bersama, kebetulan juga Tante bawa banyak lauk sama nasi nya, kamu mau ya please nak mau ya." ucap bunda yang memohon kepada Clara dan membuat diri nya mau tak mau ikut makan siang bersama di ruangan Presdir.
" gak ah Tante barengan kamu aja masuk nya."
setelah selesai Clara membereskan beberapa berkas file, iapun menuju ke ruangan Presdir tak lupa ia juga mengetuk pintu nya.
tu tuk tuk
" masuk." terdengar suara dari dalam menandakan ia masuk bersama bunda.
" assalamualaikum ayah." ucap bunda Sita yang tersenyum melihat sang suami sedang bekerja dan mencium tangan sang suami, Clara yang melihat itu pun iri.
Masya Allah adem banget liat nya, semoga aja aku dapat calon suami yang baik seperti paman Hazlan.
" wa'alaikumsalam sayang, kamu baru sampai ayo duduk di sofa biar enak kita ngobrol nya." ucap tuan Hazlan yang mengajak bunda ke sofa dan di ikuti oleh Clara.
" sayang kamu bawa bekal makan siang apa, kayak nya enak deh malah perut ayah udah keroncongan dari tadi." ucap nya sambil mengusap perut nya yang sudah lapar.
Tak lama kemudian Dev pun keluar dari ruangan nya dan melihat ada bunda dan wanita nya yang sedang duduk di sofa bersama, tak lupa om om tua yang ia maksud, siapa lagi kalau bukan bapak nya sendiri.
" eh bunda tumben ke sini kenapa gak hubungi kakak." tanya Dev bersalaman dengan mencium tangan bunda.
__ADS_1
" bunda memang sengaja kak lagian bunda juga kaget loh kalau nak Ara juga kerja di sini."
" iya bund soal nya sekretaris kita yang dulu sudah mengundurkan diri karena lagi hamil besar."
" oh begitu pasti itu juga permintaan dari suami nya juga yang gak mau istri nya kelelahan, sweet banget sih suami nya Elva."
tuan Hazlan yang mendengar bunda memuji pria lain langsung memasang wajah jutek nya namun terlihat menggemaskan di mata bunda.
" kamu berani banget ya sayang muji laki-laki lain di depan suami awas aja kamu aku hukum baru tau rasa."
bunda yang sadar akan ucapan nya pun langsung panik, apalagi tuan Hazlan yang sudah memasang wajah mesum nya memandang bunda, di tambah Irgi yang tiba-tiba datang dan Dev yang ikut mengompori nya.
" hayo loh bunda nanti malam gak tidur nyenyak loh ya kan yah." ucap Irgi yang menakuti bunda yang sudah pucat pasih.
" iya dong kan udah lama juga gak olahraga malam iyakan sayang." goda tuan Hazlan mencolek dagu bunda yang semakin menggemaskan di mata nya.
" bunda kok gemesin gini sih muka nya, muka panik nya lucu hahaha." ucap Dev yang sudah tak tahan melihat ekspresi wajah bunda nya yang seperti anak kecil kepergok makan permen diam diam.
" nak Ara liat tuh cowok yang tergila-gila sama kamu, dia ngekek Tante." bunda pun mengadu kepada Clara.
" udah dong Va kasian loh bunda kamu di ejek gitu." Clara hanya membantu sekena nya saja
" iya my future wife sayang aku gak ulangi lagi kok."
" sudah sudah sekarang kan sudah kumpul nih dan saat nya kita makan siang, bunda udah bawakan banyak banget lauk sama nasi juga, yuk makan sama-sama."
" siap bunda." ucap mereka serempak.
Mereka pun makan bersama di iringi dengan Senda gurau dan gelak tau yang tak ada habis nya yang di ciptakan oleh setiap salah satu dari mereka apalagi dengan tuan Hazlan yang makan nya penuh drama Korea yang harus di suapi oleh bunda.
" sayang suapin dong." rengek tuan Hazlan kepada bunda.
sementara Dev dan Irgi memutar mata nya jengah melihat kebucinan om om nyebelin ini.
" iya iya sayang, bunda suapi aaaakkkk."
" cih punya tangan kok minta di suapin, kayak bocil mau berangkat sekolah aja kalau sarapan di suapin ibu nya." ucap Dev yang sensi tapi ia juga senang melihat keharmonisan keluarga Radiansyah.
" IRI! BILANG BOS." ejek tuan Hazlan sembari makan di suapi sang istri tercinta.
Mereka pun makan bersama penuh dengan drama Korea ini. Clara hanya mampu menahan tawa melihat kekesalan Dev kepada orang tua prik nya.
ya ampun kenapa paman sama Deva lucu banget sih kalau udah bersatu gini, si Irgi juga gak kalah prik nya dari mereka, emang kalian keluarga gesrek.
__ADS_1
...****************...